Main Article Content

Abstract

Sastra lisan lelakaq merupakan salah satu bentuk kebudayaan
daerah yang berkembang di tengah-tengah masyarakat Sasak di Lombok
ynag diwariskan secara turun-temurun secara lisan. lelakaq adalah salah
satu sastra lisan yang dianggap penting oleh pemakai atau pendukungnya.
Lelakaq adalah sejenis puisi lama yang berbentuk pantun karena terdiri atas
empat baris yang berisi sampiran dan isi serta berirama a-b-a-b.
Lelakaq berfiungsi sebagai sarana pendidikan budi pekerti yang di dalamnya
terkandung nasehat-nasehat, sindiran, serta nilai-nilai budaya yang sangat
berguna bagi kehidupan warga masyarakat.Dengan demikian, lelakaq pada
umumnya adalah pencerminan alarn fisik dan nonfisik tempat kolektifnya
hidup.Oleh karena itu, faktor geografis dan latar belakang sosial masyarakat
terkait langsung dengan nilai-nilai budaya setempat. Nilai-nilai budaya yang
terkandung di dalarnnya dipahami melalui simbol-simbol yang diambil
dari pengalaman-pengalaman, kejadian-kejadian, nama hewan, tumbuhtumbuhan,
api/cahaya, dan benda-benda lain yang disesuaikan dengan
makna serta nilai yang terkandung di dalamnya.

Keywords

Lelakaq Fungsi di masyarakat

Article Details

References

Danandjaya, James, 1991. Folklor Indonesia. Ilmu Sosial, Dongeng.Pustaka Utama
Graffiti. Jakarta.
Hutomo, Suripan Sadi. 1991. Mutiara yang Terlupakan. Pengantar Studi Sastra Lisan.
Hiski, Jawa Timur.
Hutomo, Suripan Sadi. 1993. Cerita Kantrung Sarahwulan di Tahan di Tuban.Jakarta:
Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Pradopo, Rahmat Djok, 1990. Pengkajan Puisi. Analisis Strata Norma dan Analisis
Struktural dan Semiotik.Gajah Mada University Press.Yogyakarta.