Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Individu Terhadap Financial Technology (Fintech) Syariah (Paytren) Sebagai Salah Satu Alat Transaksi Pembayaran (PendekatanTechnology Acceptance Model (TAM) dan Theory Of Planned Behavior (TPB)

Main Article Content

Siti Nur Annisa Amalia

Abstract

Penelitian  ini membahas tentang faktor-faktor yang dapat memepengaruhi Minat (Intention to Use) dalam menggunakan Aplikasi PayTen sebagai alat pembayaran elektronik. Penelitian ini menggunakan integrasi teori yaitu Theory Acceptance Model (TAM), Theory Planed Behavior (TPB). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat seorang konsumen dalam menggunakan aplikasi PayTren sebagai alat transaksi ataupun pembayaran elektronik dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) Theory Planed Behavior (TPB).
Penelitian ini bersifat kuantitatif deskriptif dan eksploratif. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner online menggunakan google form dan disebar ke komunitas/pengguna Paytren. Dalam pengujian Hipotesis ini menggunakan Stuctural Equation Modeling (SEM) untuk membuktikan dan mengevaluasi pengaruh hipotesis penelitian. Sebanyak 199 sampel diambil dan dianalisis dengan menggunakan Software Smart PLS versi 3.2.7.
Hasil penelitian ini mendapatkan bahwa minat dalam menggunakan aplikasi Paytren sebagai alat transaksi pembayaran dipengaruhi oleh Persepsi Manfaat (Perceived Usefulness) dan Sikap (Attitude). Persepsi Kemudahan Penggunaan (PEOU) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Persepsi Manfaat (PU) dengan besar kontribusi sebesar 64,4%. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi persepsi masyarakat terhadap kemudahan aplikasi paytren maka semakin tinggi persepsi masyarakat terhadap kegunaan paytren Pengaruh SN(subjective Norm) terhadap persepsi manfaat (PU) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel PU dengan besar pengaruh 9,7%. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi norma subjektif terhadap aplikasi paytren maka semakin tinggi persepsi masyarakat terhadap kegunaan paytren, bisa dikatakan Norma subjective baik interpersonal maupun pengaruh lingkungan, ataupun opini-opini dari tokoh tertentu akan dapat membentuk persepsi manfaat dari sebuah

produk.Persepsi Kemudahaan Penggunaan (PEOU) berpengaruh positif signifikan terhadap variabel sikap konsumen dalam menggunakan Paytren (Attitude).Sama halnya dengan Persepsi Manfaat (PU) yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap Sikap (Attitude) dengan besar kontribusi sebesar 35,1%.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Buku

Creswell, John W. (2015), Riset Pendidikan : Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Riset Kualitatif & Kuantitatif , 5nd ed, Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Imam Ghozali, “Partial less Square : Konsep, Teknik, dan Aplikasi Menggunakan Program SmartPLS 3.0. Semarang: Badan Penerbit UNDIP,2015

M. Umer Chapra, Islam and the Economic Challenge, Leicester: The Islamic Foundation, 1992

Mahfud Sholihin, Analisis SEM-PLS dengan WarpPLS 3.0,Yogyakarta: Penerbit Afandi 2013

Oetomo, Budi Sutedjo Dharma. Perspektif e- Business: Tinjauan Teknis, Manajerial, Dan Strategi”, Penerbit Andi Yogyakarta, 2001

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. 2008.

Umar Husein, Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif untuk Skripsi dan Thesis Bisnis. Jakarta: Rajagrafindo Persada. 2011

Tesis, Jurnal dan Karya Ilmiah

Ajzen, I. The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes 50 (2): 179-211. 1991

Alt, R., & Puschmann, T. (2012). The rise of customer-oriented banking – electronic markets are paving the way for change in the financial industry. Electronic Markets, 22(4), 203-2015.

Christianto, P. E-Gold Sebagai Alternatif Alat Pembayaran pada E-Commerce. Jurnal Teknologi Informasi DINAMIK Volume XIV, No.1. 2009

Davis et.al. A Technology Acceptance Model For Empirically Testing New End User Information System: Theory And Result. Doctoral Dissertation. Soan School Management, Massacusettsinstitute Of Technology. 1998

Davis, F.D., Bagozi, R.P., Warshaw, P.R., User Acceptance of Computer Technology: A Comparison of Two Theoritical Models. Management Science Vol. 35, No. 8. Pp. 982-1003, 1989.

Fishbein, M., & Ajzen.I. Belief, Attitude, Intention, Behavior: An Introduction to Theory on Research. Addison-Wesley. 1975.

Lewis, William, Ritu Agarwal dan V Sambamurthy. Sourche of Influence on Beliefs About Information Technology Use, An Empirica Study of Knowledge Worker, MIS Quarterly, Vol. 27, No. 4, pp 316-328. 2003

Minarko, B. & Mahadewi, L., “Tinjauan Beberapa Model Teori Dasar Adopsi Teknologi Baru, Sampoerna School of Bussines. 2013

Venkatesh, Viswanath, Fred D. Davis. A Theoritical Extension of the Technology Acceptance Model: Four Longitudinal Field Studies. Management Science, Vol. 46, No. 2, pp. 186-204. 2000

Walker, Rhett H., dan Lester W. Johnson. 2006. Why Consumer Use and Do Not Use Technology-Enabled. Journal of Service Marketing. Vol. 20, No. 2, pp. 125-135.

Website/ Internet

Https://Www.Finansialku.Com/Perkembangan-Fintech-Di-Indonesia/ Diakses 24/10/17 Https://Lirboyo.Net/Paytren-Dalam-Kacamata-Syariat/ Diakses Pada 25/10/2017

https://www.fintechsyariah.com/apa-itu-paytren/ diakses pada 26/04/2017 pukul 10:00