PEMUDA SEBAGAI TULANG PUNGGUNG PERUBAHAN DALAM UPAYA MENANGKAL PAHAM RADIKALISME STUDI DI LINGKUNGAN GEGUTU TIMUR, REMBIGA, SELAPARANG KOTA MATARAM
Main Article Content
Abstract
Dalam kaidah bahasa Qurani pemuda atau yang disebut “asysyabab”
didefinisikan dalam ungkapan sifat dan sikap seperti: 1). berani
merombak dan bertindak revolusioner terhadap tatanan sistem yang rusak,
seperti kisah pemuda (Nabi) Ibrahim. “Mereka berkata: ‘Siapakah yang
(berani) melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami? Sesungguhnya
dia termasuk orang orang yang zalim, Mereka berkata: ‘Kami dengar ada seorang
pemuda yang (berani) mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim.” (QS.
Al-Anbiya, 21:59-60). 2). memiliki standar moralitas (iman), berwawasan,
bersatu, optimis dan teguh dalam pendirian serta konsisten dalam dengan
perkataan, seperti tergambar pada kisah Ash-habul Kahfi (para pemuda
penghuni gua).“Kami ceritakan kisah mereka kepadamu (Muhammad) dengan
sebenarnya. Sesungguhnya mereka itu adalah pemuda.pemuda yang beriman
kepada Tuhan mereka dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk; dan Kami
telah meneguhkan hati mereka di waktu mereka berdiri, lalu mereka mengatakan:
“Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru
Tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan
perkataan yang amat jauh dari kebenaran” (QS.18: 13-14). 3). seorang yang
tidak berputus-asa, pantang mundur sebelum cita-citanya tercapai. Seperti
digambarkan pada pribadi pemuda (Nabi) Musa. “Dan (ingatlah) ketika
Musa berkata kepada muridnya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum
sampai kepertemuan dua buah lautan; atau aku akan berjalan sampai bertahuntahun”
(QS. Al-Kahfi,18 : 60).
Peran penting dari seorang pemuda adalah pada kemampuannya
melakukan perubahan. Perubahan menjadi indikator suatu keberhasilan
terhadap sebuah gerakan pemuda. Perubahan menjadi sebuah kata yang
memiliki daya magis yang sangat kuat, sehingga membuat gentar orang
yang mendengarnya, terutama mereka yang telah merasakan kenikmatan
dalam iklim status quo.
Downloads
Article Details
References
Robbin, S.P. and Coulter, M. (2005),
Management, Upper Saddle River,
Eight Editions, New Jersey,
Prentice Hall.
Hani Handoko, T.H. (2000), Manajemen,
Edisi 2, BPFE UGM, Yogyakarta.
Manullang M. 2001. Dasar-dasar
Manajemen. Gadjah Mada
University. Yogyakarta.
Siagian 1977, Manajemen Suatu
Pengantar, Bandung: Alumni.
Oey Liang Lee, Pengertian Manajemen,
Yogyakarta : Balai Pembinaan
Administras, Universitas Gadjah
Mada.
Pariata Westra, 1980, Pokok-pokok
Pengertian Ilmu Manajemen
Yogyakarta : BPA Akademi
Administrasi Negara
Harold Koontz dan Crill O’Donnel,
Principles of Management to Analysis
Managerial Fungctions, Tokyo :
Kogakusha Company, Ltd
William Herbert Newman, 1957,
Administrative Action, New Jersey
Prentice Hall Inc, Englewood
Cliffs
Louis A. Allen, 1963, Karya Manajemen,
Jakarta : PT. Pembangunan.
William H. Newman, op.cit.p.16
Ernie Trisnawati Sule & Kurniawan
Saefullah. 2004 Pengantar
Manajemen. Prenada Media.
Jakarta.