Main Article Content

Abstract

Abstract


One of the acts of domestic violence against people in the household sphere is neglect. Parental neglect is negligence of the child towards the biological mother's father who has a dependency in physical needs (negligence to provide adequate food, clothing, or hygiene), and emotional (negligence to provide care or affection). neglect of parents is included in the form of lawlessness to parents because parents have rights to their children. So that for each perpetrator of neglect parents must be subject to sanctions.


This study aims to answer the questions that formulate the problem: "What is the view of Islamic law and positive law in Indonesia on neglect of parents" and "What are the sanctions for perpetrators of neglect of parents according to Islamic law and positive law in Indonesia". This study uses qualitative research, data collected by means of literature (library research) are then analyzed.


As for the results of this study: 1) Neglect of parents in Islamic law and in positive law in Indonesia is prohibited, because in Islamic law people who do neglect are sinful, while in positive law in Indonesia neglect is included in violence. 2) Sanctions for perpetrators of neglect of parents in the perspective of Islamic law and positive law in Indonesia are criminal sanctions, but in Islamic law it is called jarimah ta'zir and the sanctions are not only that but there are other sanctions, namely big sins, all deeds are not accepted by Allah SWT, will not enter heaven, hated by Allah SWT.


 



Keywords: Neglect, Parents, Sanctions, Islamic Law, Positive Law in Indonesia.


 

Keywords

Keywords: Neglect, Parents, Sanctions, Islamic Law, Positive Law in Indonesia.

Article Details

How to Cite
Nuroniyah, W. (2019). PENELANTARAN ORANG TUA DALAM LINGKUP RUMAH TANGGA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF INDONESIA. QAWWAM, 13(1), 63-84. https://doi.org/10.20414/qawwam.v13i1.1671

References

C. Daftar Pustaka
Al-‘Adawi Mushthofa bin, Fiqih Birrul Walidain, Solo: Al-Qowam, 2005.
Al-Fahham Muhammad, Berbakti Kepada Orang Tua Kunci Kesuksesan dan Kebahagiaan Anak, Bandung: Irsyad Baitus Salam, 2006.
Al-Faruq, Asadulloh, Hukum Pidana dalam Sistem Hukum Islam, Bogor: Ghalia Indonesia, 2009.
al-Ghamidi, Abu Hamzah Abdul Latief, Stop KDRT Membuang Prahara Di Rumah Kita dengan Kembali kepada Tuntunan Islam, Jakarta: Pustaka Imam Syafi'i, 2010.
Ali, Mahrus, Dasar-dasar Hukum Pidana, Jakarta: Sinar Grafika, 2015.
Al-Iraqi Butsainah As-Sayyid, Air Mata Orang Tua Karena Kedurhakaan anaknya, Waringinrejo: Qiblatuna, 2014.
Al-Juzairi, Syekh Abdurrahman, Fikih Empat Mazhab, Jilid 3, Jakarta: Pustaka Al-Kausar, 2017.
Apeldoorn, L.J. Van, Pengantar Ilmu Hukum, Jakarta: PT. Pradnya Paramita, 1996.
ar-Rifa’i Muhammad Nasib, Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir, jilid 3, Jakarta: Gema Insani, 2012.
Asy-Syifa, Al-Quran dan Terjemahan, Semarang: Raja Publishing, 2011.
Ath-Thahir Hamid Ahmad, Nestapa Anak Durhaka, Surabaya: Pustaka Yassir, 2014.
Amiruddin, Pengantar Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Pt Raja Grafindo,
2004.
Efendy, Ferry dan Makhfudli, Keperawatan Kesehatan Komunitas: Teori dan Praktik dalam Djamarah, Syaiful Bahri, Pola Asuh Orang Tua dan Komunikasi dalam Keluarga: upaya membengun citra membentuk pribadi anak, Jakarta: Rineka Cipta, 2014.
Gunawan Heri, Keajaiban Berbakti Kepada Kedua Orang Tua, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2014.
Hakim, Rahmat, Hukum Pidana Islam, Bandung: Pustaka Setia, 2000.
Hasan, Mustofa dan Beni Ahmad Saebani, Hukum Pidana Islam (Fiqh Jinayah), Cet. 1, Bandung: Pustaka Setia, 2013.
Hasan: HR. at-Tirmidzi (no. 1899), al-Hakim (no. 7249), dan ath-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabiir (no. 14368), dan al-Bazzar (no. 2394).
Hasan: HR. Hakim, Baihaqi, Ahmad (no. 2/134).
HR. Muslim (no. 2551), Tirmidzi (no. 3545), Ahmad (no. 7451).
Ihromi, T.O, Bunga Rampai Sosiologi Keluarga (Jakarta: Yayasan Obor, 1999)
Imaniyati, Neni, Sri, dan Panji Adam, Pengantar Hukum Indonesia: Sejarah dan Pokok-pokok Hukum Indonesia, Jakarta: Sinar Grafika, 2018.
Irfan, M. Nurul, Hukum Pidana Islam, Jakarta: Amzah, 2016.
Jawas, Yazid bin Abdul Qadir, Birrul Walidain Berbakti Kepada Kedua Orang Tua, Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, 2018.
Keperawatan, Jakarta: Salemba Medika, 2009
Jahja, Yudrik. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Kencana. 2011.
Kansil, C.S.T. Pengantar Ilmu Hukum Dan Tata Hukum Indonesia. Jakarta Balai
Pustaka.
Koenjaraninggrat, Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Bina Asara,
2002.
Raco, J, R. Metode Penelitian Kualitatif: Jenis, Karakter, Dan Keunggulannya,
Jakarta: PT Grasindo. 2010.
Kitab Undang-undang Hukum Perdata
Kitab Undang-undang Hukum Pidana
Lamintang dan Franciscus Theojunior Lamintang, Dasar-dasar Hukum Pidana Di Indonesia, Jakarta: Sinar Grafika, 2014.
Luhulima, Achie Sudiarti, Pemahaman Bentuk – Bentuk Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Alternatif Pemecahannya, Jakarta: PT.Alumni, 2000.
Notoatmodjo, S, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Jakarta: Rineka Cipta, 2007
Mertokusumo, Sudikno, Mengenal Hukum Suatu Pengantar, Cet. IV, Yogyakarta: Liberty Yogyakarta, 2008.
Muslich, Ahmad Wardi, Hukum Pidana Islam, Cet. 2, Jakarta: Sinar Grafika, 2005.
Sabiq, Sayyid, Fiqh Sunnah 10, Bandung: PT. Alma'arif, 1987.
Salim Abdurrasyid Abdul Aziz, Syarah Bulughul Maram, Surabaya: Halimjaya, 2010.
Saputra, Mighael Agus , Asas-asas Hukum Perdata, 4 Desember 2014, http://luhurbudiawanilmuhukum.blogspot.com/2014/12/asas-asas-hukum-perdata.html, Diakses 26 Juli 2019.
Shahih dan hasan: HR. Ahmad (no. 441), Sunan Nasa`i (no. 2515) dan di hasankan oleh Al-Albani dalam Silsilah Hadits Shahihnya (no. 675).
Shahih: HR. Al-Bukhari (no. 2654, 5976), Muslim (no. 87), Ahmad (V/36, 38), dan at-Tirmidzi (no. 1901, 2301, 3019).
Shahih: HR. Al-Bukhari (no. 2856, 5967), Muslimah (no. 30 [48], 30 [49]), dan at-Tirmidzi (no. 2643).
Shahih: HR. Al-Hakim (no. 7430), al-Bukhari dalam Al Adab Al Mufrad (no. 895).
Shahih: HR. ath-Thabrani (no. 7547), Ibnu Abi ‘Ashim, as-Sanah (no. 323).
Shahih: HR. Bukhari (no. 5518), dan Muslim (no. 3239).
Shihab M. Quraish, Tafsir Al-Misbah, Vol 12, Jakarta: Lentera Hati, 2011.
Sudira, I Ketut, Mediasi Penal Perkara Penelantaran Rumah Tangga, Yogyakarta: UII Press Yogyakarta, 2016.
Sulaiman, Abu Dawud bin al-Asy’as bin Ishaq bin Basyir bin Syaddad bin ‘Amr al-Azdi as-Sijistani, Sunan Abi Dawud, jilid II, Beirut: Maktabah al-‘Isriyyah, t.t.
Undang-undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
Undang-undang No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.
Undang-undang Nomor 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia.
Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
Wahidin, Khaerul dan Taqiyuddin Masyhuri. Metode Penelitian (Prosedur dan Teknik Menyusun Skripsi Makalah dan Book Raport). Cirebon: CV Alawiyah, 2002.
www.Id.wikipedia.org/wiki/kekerasan dalam rumahtangga‚pengertian,Penelanran, diakses pada hari minggu, 3 Juli 2019, 20:33 WIB.