SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin <p>SPIN adalah jurnal berkala yang diterbitkan dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember oleh Program Studi Tadris Kimia FTK UIN Mataram. Jurnal ini berisi artikel yang diangkat dari hasil penelitian atau kajian analitis kritis kepustakaan khususnya di bidang kimia dan pendidikan kimia.</p> en-US <p>Authors who publish with this journal agree to the following terms:</p> <ol> <li>Copyright on any article is retained by the author(s).</li> <li>The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.</li> <li>Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.</li> <li>Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.</li> <li>The article and any associated published material is distributed under the&nbsp;<a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License</a></li> </ol> <p>&nbsp;</p> jurnalspin@uinmataram.ac.id (Syarifatul Mubarak) jurnalspin@uinmataram.ac.id (Syarif) Wed, 29 Jun 2022 17:23:41 +0000 OJS 3.3.0.8 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG PEMBELAJARAN DARING TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI DAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/4727 <p>Pembelajaran daring merupakan pembelajaran alternatif pada masa pandemi covid-19, namun pada proses pembelajaran daring terdapat berbagai macam kesulitan yang dihadapi oleh siswa sehingga menimbulkan berbagai persepsi tentang pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh persepsi siswa tentang pembelajaran daring terhadap motivasi berprestasi, (2) pengaruh persepsi siswa tentang pembelajaran daring terhadap keaktifan belajar siswa, (3) pengaruh persespsi siswa tentang pembelajaran daring terhadap motivasi berprestasi dan keaktifan belajar siswa, dan (4) pengaruh motivasi berprestasi terhadap keaktifan belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan pendekatan kuantitatif, metode yang digunakan yaitu kuesioner, sedangkan untuk analisis data peneliti menggunakan analisis regresi sederhana dan analisis korelasi kanonikal dengan bantuan SPSS versi 16.0. Hasil dari penelitian ini secara umumnya menunjukkan bahwa terdapat pengaruh persepsi siswa tentang pembelajaran daring terhadap motivasi berprestasi dan keaktifan belajar siswa.</p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><em>Online learning is an alternative learning during the covid-19 pandemic, but in the online learning process there are various kinds of difficulties faced by students, giving rise to various perceptions about online learning. This study aims to determine (1) the effect of students’ perceptions of online learning on achievement motivation, (2) the influence of students’ perceptions of online learning on student learning activities, (3) the influence of students’ perceptions of online learning on achievement motivation and student learning activities, (4) the influence of achievement motivation on student learning activities. This research is acorrelation research with a quantitative approach, the method used is a questionnaire, while for data analysis the researcher uses simple regression analysis and canonical correlation analysis with the help of SPSS version 16.0. The results of this study indicate that there is an influence of students’ perceptions about online learning on achievement motivation and student learning activity.</em></p> Uswatun Hasanah, Yudin Citriadin, Alfina Mizriaty Copyright (c) 2022 SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/4727 Wed, 29 Jun 2022 00:00:00 +0000 ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT PEMBELAJARAN ONLINE YANG DIHADAPI OLEH GURU IPA DAN PESERTA DIDIK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI MADRASAH ALIYAH PUTRI NURUL HAKIM https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/4733 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru IPA dan peserta didik di MA Dakwah Islamiyah Putri Nurul Hakim Kediri Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat saat melaksanakan pembelajaran online di masa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan kuisioner. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif yaitu pengukuran tendensi sentral dan perhitungan persentase. Indikator yang digunakan dalam kuesioner ini meliputi 6 indikator yang terbagi menjadi 2 faktor yaitu faktor internal dan eksternal. Indikator pada faktor internal terdiri atas indikator kesehatan, inteligensi, minat, dan motivasi. Sedangkan indikator pada faktor eksternal meliputi indikator ekonomi dan sarana prasarana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru IPA di Madrasah Aliyah Putri Nurul Hakim Kediri Kabupaten Lombok Barat mengalami hambatan tertinggi pada faktor internal yakni indikator motivasi sebesar 69.00% dan hambatan terendah ditemukan pada indikator sarana prasarana sebesar 63.33%. Pada peserta didik, hambatan tertinggi terdapat pada indikator intelegensi sebesar 74.80% dan hambatan terendah terdapat pada indikator sarana prasarana sebesar 65.43%.</p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><em>The aim of this research is to analysis some challenges faced by science teachers and students at MA Dakwah Islamiyah Putri Nurul Hakim Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat when students was doing online learning during the covid-19 pandemic. The type of this research is quantitative using survey method. The data collection method used was a questionnaire. For data analysis, the researcher used descriptive statistics, by calculating both central tendency and the percentages. There are indicators was used in this research. Indicators of internal factor consist of health, intelligence, interest, and motivation. Meanwhile, indicators of external factor consist of both economy and infrastructure. The results in this study indicated that the highest challenges percentage for science teachers was in the motivation indicator. It was 69.00%. Meanwhile, the lowest challenges percentage was on the infrastructure indicator as much as 63.33%. For students, the highest challenges percentage was on intelligence indicator (74,80%) and the lowest challenges percentage was on infrastructure indicator (65.43%).</em></p> Hidayati Hidayati, Hadi Kusuma Ningrat, Baiq Amelia Riyandari Copyright (c) 2022 SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/4733 Wed, 29 Jun 2022 00:00:00 +0000 SKRINING FITOKIMIA DAN UJI ANTIBAKTERI EKSTRAK KOMBINASI DAUN JERUK PURUT (Citrus hystrix) DAN KELOR (Moringa oleifera L.) SEBAGAI ZAT AKTIF PADA SABUN ANTIBAKTERI https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/4801 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder dan pengaruh konsentrasi terhadap diameter zona hambat antibakteri ekstrak kombinasi daun jeruk purut (<em>Citrus hystrix</em>) dan daun kelor (<em>Moringa oleifera </em>L.). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Ekstrak kombinasi daun jeruk purut (<em>Citrus hystrix</em>) dan daun kelor (<em>Moringa oleifera </em>L.) diperoleh dari metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Skrining fitokimia yang dilakukan yaitu uji alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, steroid, dan terpenoid. Sedangkan uji antibakteri terhadap bakteri <em>Staphylococcus aureus</em> dilakukan menggunakan metode sumuran dengan variasi konsentrasi ekstrak kombinasi daun jeruk purut dan daun kelor 20%, 40%, 60% 80% dan 100%. Hasil penelitian skrining fitokimia menunjukkan hasil positif untuk alkaloid, flavonoid, tanin, dan steroid. Adapun hasil pengujian zona hambat bakteri masing-masing secara berturut-turut yaitu 7,20 mm; 8,45 mm; 8,70 mm; 9,20 mm dan 10,68 mm. Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa adanya kenaikan konsentrasi ekstrak kombinasi daun jeruk purut dan daun kelor berpengaruh pada semakin bertambahnya diameter zona hambat terhadap pertumbuhan bakteri <em>Staphylococcus </em>aureus.</p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><em>This study aims to determine the content of secondary metabolites and the effect of concentration on the diameter of the antibacterial inhibition zone of the combination extracts of kaffir lime leaves (Citrus hystrix) and Moringa leaves (Moringa oleifera L.). This study use experimental methods with qualitative and quantitative approaches. Combination extracts of kaffir lime leaves (Citrus hystrix) and Moringa leaves (Moringa oleifera L.) were obtained by maceration method using 96% ethanol as solvent. Phytochemical screenings were carried out by testing for alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, steroids, and terpenoids. While the antibacterial test against Staphylococcus aureus was carried out using the well method with various concentrations combination extracts of kaffir lime leaves and moringa leaves 20%, 40%, 60% 80% and 100%. The results of the phytochemical screening study showed positive results for alkaloids, flavonoids, tannins, and steroids. The results of the bacterial inhibition zone testing were respectively 7.20 mm; 8.45 mm; 8.70 mm; 9.20 mm and 10.68 mm. Based on the results obtained indicate that an increase in concentration combination extracts of kaffir lime leaves and moringa leaves affects the increasing diameter of the inhibition zone on the growth of Staphylococcus aureus bacteria.</em></p> Iin Nurjannah, Baiq Ayu Aprilia Mustariani, Novia Suryani Copyright (c) 2022 SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/4801 Wed, 29 Jun 2022 00:00:00 +0000 ANALISIS PEMORDANAN TAWAS PADA PENCELUPAN EKSTRAK KULIT RAMBUTAN SEBAGAI MOTIF BATIK JUMPUTAN https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/4852 <p>Penggunaan pewarna alami yang berasal dari tumbuhan semakin banyak dilakukan salah satunya dengan memanfaatkan kulit rambutan yang menghasilkan warna cokelat muda. Namun konsumsi rambutan yang berlebih sebanding dengan sampah kulit rambutan yang dihasilkan. Pada penelitian ini, ekstrak dari kulit rambutan menggunakan mordan tawas pada kain katun ukuran 50 cm x 115 cm sebagai motif batik jumputan. Mordan tawas digunakan untuk tiga cara mordanting yang berbeda. Hasil warna cream coklat terbaik diperoleh pada meta-mordanting dengan uji ketahanan warna menggunakan detergen 1% dan <em>Grey Scale</em> dan <em>Staining Scale</em>.</p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><em>Natural dyes derived from plants is increasingly being done, one of which is by utilizing rambutan skin which produces a light brown color. However, excessive consumption of rambutan is comparable to the waste of rambutan skin that is produced. In this study, the authors used extracts from rambutan peel using alum mordant on 50 cm x 115 cm cotton as jumputan batik motifs. Alum mordant for using three different mordanting methods was used. The best brown cream color results were obtained in meta-mordanting with a color resistance test using 1% detergent and Grey Scale and Staining Scale Test.</em></p> Atina Khoiron Nisa, Chairunisa Wiji Hidayati, Siti Khomsatin Copyright (c) 2022 SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/4852 Wed, 29 Jun 2022 00:00:00 +0000 FABRIKASI MEMBRAN BIOPOLIMER KITOSAN DARI CANGKANG KERANG MUTIARA (Pinctada maxima) SEBAGAI ADSORBEN METILEN BIRU https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/5371 <p>Kitosan merupakan salah satu biopolimer yang memiliki kemampuan dalam membentuk film dan dapat dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan membran. Membran dapat digunakan dalam berbagai aplikasi filtrasi atau pemisahan, salah satunya adalah adsorpsi larutan warna metilen biru (MB). Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari dan mengetahui pengaruh variasi massa kitosan terhadap Modulus Young membran dan persen rejeksi membran kitosan dalam memfiltrasi larutan warna MB. Pembuatan membran dilakukan dengan metode inversi fasa dengan memvariasikan konsentrasi massa kitosan masing-masing sebesar 0 g, 1 g, 2 g, 3 g, dan 4 g. Kitosan dari cangkang kerang mutiara (<em>Pinctada maxima</em>) telah berhasil disintesis melalui beberapa proses yaitu deproteinasi, demineralisasi, dan deasetilasi. Melalui proses ini diperoleh kadar kitosan dalam cangkang kerang mutiara <em>Pinctada maxima </em>dari hasil deasetilasi sebesar 71,43 dengan derajat deasetilasi (DD) kitosan sebesar 75,86 . Nilai Modulus Young dan nilai permselektivitas terbaik didapatkan pada membran dengan konsentrasi massa kitosan sebesar 4 g, berturut turut yakni 2,51 MPa dan 65,86 , sedangkan nilai permeabilitas tertinggi didapatkan pada konsentrasi massa kitosan sebesar 3 g, yakni 6,75 . . Ini menunjukkan bahwa membran yang terbuat dari kitosan cangkang kerang dapat digunakan untuk mengadsorbsi MB.</p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><em>Chitosan is one of the biopolymers that can form films and be used as raw material for making membranes. Membranes can be used in various filtration or separation applications, one of which is methylene blue (MB) color solution. This study aimed to study and determine the effect of mass of chitosan on Young's modulus of membranes and the percent rejection of chitosan membranes in MB solution. The membrane was made using the phase inversion method by varying the mass of chitosan by 0, 1, 2, 3, and 4 g, respectively. Chitosan from pearl oyster shells (Pinctada maxima) has been successfully synthesized through several processes, namely deproteination, demineralization, and deacetylation. The chitosan content in the Pinctada maxima pearl shell from the deacetylation result was 71.43 %, with the deacetylation degree of chitosan (DD) 75.86 %. Young's modulus and the best permeselectivity values ??were obtained on membranes with a mass concentration of 4 g of chitosan, 2.51 MPa, and 65.86 %, respectively. The highest permeability value was obtained at a mass concentration of 3 g of chitosan, 6.75 </em> <em>.</em> <em> . This result indicates that the membrane made of chitosan from oyster shells can be used to adsorb MB.</em></p> Dita Wiliana, Siti Alaa, Teguh Ardianto Copyright (c) 2022 SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/5371 Wed, 29 Jun 2022 00:00:00 +0000 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMAN 1 WANASABA https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/5092 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran kimia berbasis video animasi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian jenis pengembangan atau R&amp;D (research &amp; development) dengan menggunakan pengembangan model ADDIE <em>(Analyze, Design, Develop, Implement dan Evaluate)</em>. Teknik pengumpulan data untuk kelayakan media pembelajaran kimia oleh validator dan angket respon siswa. Validator terdiri dari dua orang dosen dan satu orang guru mata pelajaran kimia, dan siswa sebagai sampel ujicoba kelompok kecil dan ujicoba kelompok besar dengan memberikan angket respon ke siswa, sedangkan teknik analisis datakeefektifan media pembelajaran kimia untuk meningkatkan motivasi belajar siswa diperoleh dari aspek internal dan eksternal dari indikator motivasi belajar. Analisis data kelayakan menggunakan persentase kelayakan, sedangkan keefektifan menggunakan rumus uji N Gain. Berdasarkan hasil uji kelayakan tiga validator diperoleh kesimpulan bahwa media pembelajaran kimia berbasis video animasi dinyatakan valid tinggi atau sangat layak dengan kategori rata-rata nilai valid 0,900884, sedangkan untuk angket respon siswa menyatakan layak tidak perlu revisi dengan persentase kelayakan rata-rata sebesar 81,16%. Nilai keefektifan penggunaan media pembelajaran kimia berbasis video animasi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa menunjukkan kategori sedang dengan skor N Gain rata-rata sebesar 0,5.</p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><em>This study aims to develop an animated video-based chemistry learning media to increase students' learning motivation. This research is a research type of development or R&amp;D (research &amp; development) using the ADDIE model development (Analyze, Design, Develop, Implement and Evaluate). Data collection techniques for the feasibility of chemistry learning media by validators and student response questionnaires. The validator consists of two lecturers and one teacher of chemistry subject, and students as a sample of small group trials and large group trials by providing response questionnaires to students, while data analysis techniques on the effectiveness of chemistry learning media to increase student learning motivation are obtained from internal and external aspects. external indicators of learning motivation. The feasibility data analysis uses the percentage of feasibility, while the effectiveness uses the N Gain test formula. Based on the results of the feasibility test of the three validators, it was concluded that the animated video-based chemistry learning media was declared to be highly valid or very feasible with an average valid value category of 0,900884, while the student response questionnaire stated that it was feasible and did not need revision with an average feasibility percentage of 81,16%. The value of the effectiveness of using animated video-based chemistry learning media to increase students' learning motivation shows the medium category with an average N Gain score of 0,5.</em></p> Siti Wahdianti Putri, Lukman Taufik, Devi Qurniati Copyright (c) 2022 SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/5092 Wed, 29 Jun 2022 00:00:00 +0000 PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA TERHADAP KETERAMPILAN SELF REGULATED LEARNING DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19 https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/5096 <p>Tujuan penelitian adalah untuk melihat pengaruh penggunaan media game edukasi Quizizz terhadap keterampilan <em>self regulated learning</em> dan hasil belajar siswa kelas X MIA MAN 1 Lombok Timur pada masa pandemi covid-19. Jenis penelitian eksperimen dengan desain <em>non-equivalent pretest-pottest control group design</em>. Pengumpulan data menggunakan angket dan tes pada kelas eksperimen (X MIA 4) dan kelas kontrol (X MIA 3). Teknik analisa data yang digunakan adalah statistik parametris yaitu uji <em>independent t-test</em> dan uji <em>paired t-test</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media game edukasi Quizizz terhadap keterampilan <em>self regulated learning</em> siswa. Tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media game edukasi Quizizz terhadap hasil belajar siswa. Terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media game edukasi Quizizz terhadap keterampilan <em>self regulated learning </em>dan hasil belajar siswa.</p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><em>The purpose of this study was to look at the use of Quizizz the educational game media for self-regulated learning skills and students learning outcomes of grade X MIA MAN 1 East Lombok during the Covid-19 pandemic. Type of experimental research with non-equivalent pretest-pottest control group design. Data collection with questionnaires and tests in experimental classes (X MIA 4) and control classes (X MIA 3). The data analysis technique used is parametric statistics, namely the independent t-test and the paired t-test. The results showed that there was a significant influence from the use of Quizizz educational game media on students' self-regulated learning skills. There is no significant influence from the use of Quizizz educational game media on student learning outcomes. There is a significant influence of the use of quizizz educational game media on self-regulated learning skills and student learning outcomes.</em></p> Siti Nurhayati, Yudin Citriadin, Syarifatul Mubarak Copyright (c) 2022 SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/5096 Wed, 29 Jun 2022 00:00:00 +0000 KATALIS HETEROGEN ALLUMINA PADA SINTESIS KALKON DARI VANILIN https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/5121 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis senyawa kalkon langsung dari vanillin. Kalkon termasuk dalam kelas penting dari flavonoid, sebagai prekursor senyawa flavonoid an isoflavonoid pada tanaman. Senyawa kalkon dapat disintesis di laboratorium dari bahan kimia golongan aldehid atau keton melalui reaksi kondensasi aldol atau kondensasi Claisen-Schmidt. Vanilin yang mengandung gugus aldehid pada strukturnya dapat mengalami reaksi kondensasi menghasilkan senyawa kalkon. Sintesis kalkon pada penelitian ini menggunakan metode konvensional, stir pada temperatur kamar, dengan menambahkan katalis heterogen dari oksida logam alkali yakni aluminium oksida atau alumina (Al<sub>2</sub>O<sub>3</sub>) dan etanol sebagai pelarut. Sintesis ini menghasilkan kalkon dengan rendemen sampai 65%.</p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><em>Chalcone belongs to an important class of flavonoids, as precursors of flavonoid and isoflavonoid compounds in plants. Chalcone compounds can be synthesized in the laboratory from aldehydes or ketones by means of an aldol condensation reaction or a Schmidt claisen. Vanillin which contains an aldehyde group in its structure can undergo a condensation reaction to produce chalcone compounds. The synthesis of chalcone from vanillin takes place in an alkaline environment as a catalyst, but the yield of the resulting product is not up to 50%. This research has succeeded in synthesizing chalcone compounds with yields up to 65% using the addition of heterogeneous catalysts from alkali metal oxides, aluminum oxides or alumina (Al<sub>2</sub>O<sub>3</sub>) with ethanol as solvent and stirring under room temperature.</em></p> Rahmawati, Baiq Fara Dwirani Sofia Copyright (c) 2022 SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/5121 Wed, 29 Jun 2022 00:00:00 +0000 ANALISIS TEORI ENERGI DESOLVASI ION NATRIUM PADA PELARUT ELEKTROLIT ORGANIK MENGGUNAKAN DENSITY FUNCTIONAL TIGHT BINDING (DFTB) https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/5147 <p>Larutan elektrolit sangat berperan penting sebagai media transfer ion pada baterai. Transfer ion pada antar muka elektrolit dan elektroda dapat menentukan energi desolvasi dan konduktivitas ion. Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi pelarut organik terhadap energi desolvasi lepasnya pelarut organik. Penelitian ini menggunakan lima pelarut elektrolit organik yaitu <em>Adiponitrile</em> (APN), <em>Acetonitrile</em> (ATN), <em>Butylene Carbonate</em> (BC), <em>Diethyl Carbonate</em> (DEC), dan <em>1,4-Dioxa­ne</em> (DIO). Parameter yang diamati adalah energi desolvasi menggunakan metode DFTB dengan program Dcdftbmd. Hasil analisis data <em>twoway</em> ANOVA diperoleh signifikansi kurang dari 0,05 dan Ha diterima yang berarti bahwa ada perbedaan yang nyata pada jenis pelarut elektrolit organik terhadap energi desolvasi. Untuk uji lanjut Post Hoc diperoleh bahwa terdapat perbedaan secara signifikan. Berdasarkan parameter yang diamati, dapat disimpulkan bahwa kelima jenis pelarut elektrolit organik memiliki pengaruh terhadap energi desolvasi. Energi desolvasi masing-masing pelarut organik cenderung meningkat seiring dengan semakin banyaknya pelarut organik yang lepas ikatannya dengan Natrium.</p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><em>Electrolyte is very important as an ion transfer medium in battery. Ion transfer at the interface between electrolyte and electrode can determine desolvation energy and ion conductivity. The aims of this study is to determine the effect of variations in organic solvent on desolvation energy of organic solvent. In this study, we were used five organic electrolyte solvents namely Adiponitrile (APN), Acetonitrile (ATN), Butylene Carbonate (BC), Diethyl Carbonate (DEC), and 1,4-Dioxa­ne (DIO). The parameter observed were desolvation energy using DFTB method with the Dcdftbmd program. The result of two way ANOVA data analysis obtained a significance of less than 0.05 and Ha was accepted, which means that there is significant difference between the type of organic electrolyte solvent and the desolvation energy. For the Post Hoc test, it was found that there was a significant difference. Based parameter observed, the five organic solvents have an influence on the desolvation energy. Each desolvation energy of organic solvents tends to increase along with the increasing number of organic solvents released of bond with Sodium.</em></p> Ismiatul Hidayah, Multazam, Yahdi, Aditya Wibawa Sakti Copyright (c) 2022 SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/5147 Wed, 29 Jun 2022 00:00:00 +0000 SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN SELEDRI (Apium graveolens L.) DAN KELOR (Moringa oleifera L.) SEBAGAI ZAT AKTIF MASKER WAJAH https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/5150 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder yang terdapat dalam kombinasi ekstrak etanol daun seledri (<em>Apium graveolens</em> L.) dan daun kelor (<em>Moringa oleifera</em> L.) serta mengetahui pengaruh konsentrasi kombinasi ekstrak etanol daun seledri (<em>Apium graveolens</em> L.) dan daun kelor (<em>Moringa oleifera</em> L.) terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri <em>Staphylococcus aureus</em>. Daun seledri (<em>Apium graveolens</em> L.) dan daun kelor (<em>Moringa oleifera</em> L.) diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak etanol daun seledri (<em>Apium graveolens</em> L.) dan daun kelor (<em>Moringa oleifera</em> L.) mengandung senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid, steroid, terpenoid, alkaloid, dan tanin. Aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri <em>Staphylococcus aureus </em>menunjukkan adanya diameter zona hambat. Nilai rerata diameter zona hambat yang didapatkan pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100% secara berturut-turut yaitu 7,16 mm; 8,33 mm; 8,36 mm; 9,4 mm; dan 10,4 mm. Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui, bahwa semakin tinggi konsentrasi yang digunakan maka semakin besar pula diameter zona hambat yang didapatkan.</p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><em>This study aims to determine the content of secondary metabolites contained in the combination of ethanol extract of celery leaves (Apium graveolens L.) and Moringa leaf (Moringa oleifera L.) and to determine the effect of the concentration of the combined ethanol extract of celery leaves (Apium graveolens L.) and Moringa leaves (Apium graveolens L.) Moringa oleifera L.) on the growth inhibition of Staphylococcus aureus bacteria. Celery (Apium graveolens L.) and Moringa (Moringa oleifera L.) leaves was extracted by the maceration method using 96% ethanol as solvent. The results of phytochemical screening showed that the combination of ethanol extract of celery (Apium graveolens L.) and Moringa (Moringa oleifera L.) leaves contained secondary metabolites in the form of flavonoids, steroids, terpenoids, alkaloids, and tannins. Antibacterial activity on the growth of Staphylococcus aureus bacteria indicated the diameter of the inhibition zone. The mean value of the inhibition zone diameter obtained at concentrations of 20%, 40%, 60%, 80%, and 100%, respectively, was 7.16 mm; 8.33 mm; 8.36 mm; 9.4 mm; and 10.4 mm. Based on these results, it can be seen that the higher the concentration used, the larger the diameter of the inhibition zone obtained.</em></p> Serli Gustiana, Baiq Ayu Aprilia Mustariani, Novia Suryani Copyright (c) 2022 SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/spin/article/view/5150 Wed, 29 Jun 2022 00:00:00 +0000