Main Article Content

Abstract

Abstract: Abstract: Da’wah and tourism are two things that are needed by Muslims in the tourism area. To guarantee that both of them will exist, the Muslims need Da’wah management which friendly for tourism. This research reveals the best practices of da’wah management that friendly for tourism with mosque-based in Gili Trawangan, Lombok. The results showed that the mosque administrator of Baiturrahman mosque in Gili Trawangan was considered capable in managing da’wah that friendly for tourism with mosque-based. This is reflected in three types of da’wah, namely; managing the tourism business as part of da’wah in the economic aspect, holding the tolerance da’wah (tabligh method) routinely, and teaching Islamic values to the children in Gili Trawangan actively in order to avoid the negative impacts of tourism. Those three da’wah management strategies are not only to reinforce the Islamic values for the Muslims internally, but also to provide comfort for tourists and the tourism industry externally, so that the continuity of da’wah will go hand in hand with the advancement of international tourism in Gili Trawangan.


Abstrak: Dakwah dan pariwisata adalah dua hal yang diperlukan oleh warga Muslim di wilayah pariwisata. Untuk menjamin keduanya tetap berlangsung maka diperlukan manajemen dakwah yang ramah pariwisata. Riset ini mengungkap best practices manajemen dakwah ramah pariwisata berbasis masjid di Gili Trawangan, Lombok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Takmir Masjid Agung Baiturrahman Gili Trawangan dinilai mampu mengelola dakwah ramah pariwisata berbasis masjid secara baik. Hal tersebut tercermin dari tiga jenis aktivitas dakwah yang dilakukan yakni mengelola bisnis keparwisataan sebagai bagian dari dakwah di bidang ekonomi, rutin menyelenggarakan tabligh dengan mengedepankan semangat toleransi, dan proaktif membina dan menanamkan ajaran Islam pada anak-anak Gili Trawangan agar imun terhadap dampak negatif pariwisata. Ketiga strategi manajemen dakwah tersebut tidak hanya memberi penguatan nilai keislaman pada warga Muslim secara interal, tetapi juga secara eksternal berkontribusi menghadirkan rasa nyaman bagi wisatawan dan industri pariwisata sehingga kelangsungan dakwah akan berjalan seiring dengan kemajuan pariwisata internasional di Gili Trawangan.  

Keywords

manajemen dakwah; pariwisata; masjid; Gili Trawangan; Lombok

Article Details

How to Cite
Kadri, Kadri. 2020. “MANAJEMEN DAKWAH RAMAH PARIWISATA BERBASIS MASJID DI GILI TRAWANGAN, LOMBOK”. TASÂMUH 18 (1), 29-53. https://doi.org/10.20414/tasamuh.v18i1.1986.

References

Buku dan Jurnal:
Alwi, Muhammad Muhib, 2015, “Optimalisasi Fungsi Masjid dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Al-Tatwir, Vol. 2 No. 1 Oktober
Asror, Ahidul, 2014, “Dakwah Transformatif Lembaga Pesantren dalam Menghadapi Tantangan Kontemporer”, Jurnal Dakwah, Vol. XV, No. 2
Azra, Azyumardi, 1999, Konteks Berteologi di Indonesia, Pengalaman Islam Jakarta: Paramadina
Fahrurrozi, Faizah & Kadri, 2019, Ilmu Dakwah, Jakarta: Kencana
Fariana, Andi, 2016, “Hukum Islam Sebagai The Living Law Dalam Meminimalisasi Dampak Negatif Pariwisata Di Pulau Lombok Bagian Utara”. Istinbáth. Vol. 15, No. 2, Desember
Fariantin, Erviva and Syaiful Amri, 2017, “Analisis Pengaruh Sektor Pariwisata dan PDRB (Non Migas-Non Pertanian) terhadap Peningkatan PAD di Kabupaten Lombok Utara, Jurnal Valid, Vol. 14 No. 1, Januari
Hariyanto & Samani M. 2013, Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya
Muhtarom, Zaini, 1996, Dasar-dasar Manajemen Dakwah, Yogyakarta: Al-Amin Press
Mulyana, Deddy, 2018, Metode Penelitian Kualitatif:Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya, Bandung: Remaja Rosdakarya
Munir M. dan Wahyu Ilahi, 2006, Manajemen Dakwah, Jakarta: Rahmat Semesta
Pitana, I Gde & I Ketut Surya Diarta, 2009, Pengantar Ilmu Pariwisata, Yogyakarta: Andi
Retnasari, Lisa, Suyitno & Yayuk Hidayah, 2019, “Penguatan Peran Taman Pendidikan Alquran (TPQ) Sebagai Pendidikan Karakter Religius”, Jurnal SOLMA, Vol. 08, No. 01
Richardson, John I & Martin Fluker, 2004, Understanding and Managing Tourism, Australia: Pearson Education Australia, NSW Australia
Susanto, Himawan, 2017, “Dilema Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Di Kawasan Tiga Gili Kabupaten Lombok Utara”, Ekonobis, Volume 3, No.1 Maret
Sutarmaji, Ahmad. 2002, Visi, Misi, dan langkah strategis; Pengurus Dewan Masjid Indonesia dan Pengelola Masjid, Jakarta: Logos Wacana Ilmu
Syaefudin, Machfud, 2014, “Reinterpretasi Gerakan Dakwah Front Pembela Islam (FPI)”, Jurnal Ilmu Dakwah, Vol. 34 No. 2
Tasmara, Toto, 1997, Komunikasi Dakwah, Jakarta: Graha Media Pratama
Tinumbia, R.P, Agung Murti Nugroho & Subhan Ramdlani, 2016, “Penerapan Prinsip Ekowisata pada Perancangan Fasilitas Pengelolaan Ekosistem Terumbu Karang di Gili Trawangan”, Jurnal Mahasiswa Jurusan Aritektur, Vol. 4, No. 1
Utama, Cynthia Afriani & Lina Hapsari, 2012, “Jenis Industri, Kepemilikan Saham Asing Dan Reaksi Pasar Modal Akibat Serangan Bom Teroris”, Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, Desember, Vol. 9, No. 2
Yusuf, Moh. 2016, “Prinsip Ikram Al-Muslim Gerakan Dakwah Jama’ah Tabligh dalam MembangunMasyarakat Religius di Temboro Magetan”, ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman, Volume 10, Nomor 2

Referensi Elektronik:
https://kicknews.today/2017/11/15/ritual-mandi-safar-di-gili-trawangan-pikat-wisatawan/, diakses tanggal 20 Maret 2020
Republika online, Senin 11 Jun 2018, Pariwisata Gili Sumbang 45 Persen PAD Lombok Utara, https://m.republika.co.id/berita/nasional/daerah/ 18/06/11/pa5nf6370-pariwisata-gili-sumbang-45-persen-pad-lombok-utara, diakses 14 Juli 2019