Main Article Content

Abstract

Tulisan ini merupakan kajian pustaka yang mencoba menelaah lebih dalam mengenai kecerdasan spiritual dan relevansinya untuk mengatasi kasus korupsi di Indonesia prespektif bimbingan dan konseling islam. Kasus korupsi di Indonesia sangat memperihatinkan dan marak terjadi, bahkan sudah menjadi rahasia umum bagi masyarakat Indonesia. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selaku lembaga yang dibentuk oleh pemerintah yang menangani kasus korupsi di Indonesia, baru hanya pada tataran menghukum koruptor, sehingga efektivitas pemberantasan kasus korupsi di Indonesia masih rendah, karena hukuman yang diberikan tidak dapat membuat jera para koruptor. Berdasarkan fakta tersebut, peran kecerdasan spiritual (fitrah) yang dimiliki oleh setiap manusia sebagai pengontrol terhadap perilaku yang tidak sesuai dengan norma sosial, agama, dan hukum. Dengan meningkatkan kecerdasan spiritual yang ada pada setiap manusia, diharapkan individu dapat lebih menyadari dan menghayati akan hakikat dan esistensinya sebagai hamba Allah untuk beribadah kepada-Nya sekaligus menjadi khlaifah Allah di muka bumi. Untuk mencegah terjadinya korupsi dimasa yang akan datang, perlu ditanamkan pendidikan anti korupsi dari level Pendidikan Anak Usia Dini sampai pada level Perguruan Tinggi. Dengan meningkatnya kecerdasan spiritual, diharapkan perilaku yang ditunjukkan sehari-hari oleh individu adalah perilaku akhlakul karimah sebagai bentuk manifestasi dari berkembangnya fitrah iman secara optimal dan meningkatnya kecerdasan spiritual serta menjadi peribadi yang mukmin muttaqin untuk mencapai kebahagiaan yang hakiki di dunia dan akhirat.

Keywords

Kecerdasan Spiritual, Kasus Korupsi, Bimbingan dan Konseling Islam.

Article Details

How to Cite
WAHID, LALU, and ETTY SETIAWATI. 2021. “UPAYA MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL UNTUK MENGATASI KASUS KORUPSI PERSEPEKTIF BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM”. TASÂMUH 19 (1), 41-59. https://doi.org/10.20414/tasamuh.v19i1.3269.