ADDRESSING INTERNET ADDICTION AMONG ADOLESCENTS: THE ROLE OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION IN PREVENTION AND INTERVENTION

Authors

  • Makmun Syukron Universitas Islam Negeri Mataram
  • Zainudin Universitas Islam Negeri Mataram
  • Rohana Universitas Islam Negeri Mataram

DOI:

https://doi.org/10.20414/jpk.v22i1.15709

Keywords:

Bullying, Pesantren, Santri

Abstract

Bullying remains a significant challenge in educational institutions, including Islamic boarding schools (pesantren), where intensive social interactions among students may create opportunities for both positive relationships and bullying behavior. This study aims to analyze the forms of bullying, the factors contributing to its occurrence, and the strategies employed to prevent bullying at Al-Falah Pancordao Islamic Boarding School, Central Lombok. This research adopted a qualitative field-study approach. Data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation, and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that verbal bullying is the most dominant form of bullying, manifested through teasing, mocking, ridiculing peers during classroom presentations, and assigning derogatory nicknames. Physical bullying was also identified, although it was limited to minor physical actions such as pinching and ear-pulling, which were often perceived as jokes among students.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Drajat, Z. (2004). Membina NIlai-Nilai Moral di Indonesia. Jakarta: Bulan Bintang.

Eka Afriani, A. (2023). Dampak Bullying Verbal Terhadap Perilaku Siswa di SMA Negeri 3 Payakumbuh. Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora, 762-82. DOI: https://doi.org/10.59024/atmosfer.v1i1.34

Emilda. (2022). Bullying di Pesantren: Jenis, Bentuk, Faktor, dan Upaya Pencegahannya. Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 198-207. DOI: https://doi.org/10.18592/jah.v2i3.5590

Firmansyah, F. A. (2021). Peran Guru Dalam Penanganan Dan Pencegahan Bullying di Tingkat Sekolah Dasar. Jurnal Al Husna, 205-216. DOI: 10.18592/jah.v2vi3i.5590

Imam Tolhah, S. N. (2017). Pendidikan Islam dalam Lintasan Sejarah. Jakarta: Dirjen Pendis Kemenag RI.

Isjoni. (2016). Pendidikan Sebagai Investasi Masa Depan. Jakarta: Pusaka Obor Indonesia.

Liputan6. https://www.liputan6.com/regional/read/6123115/pelajar-di-pesantren-janapria-ntb-tewas-akibat-perundungan-keluarga-korban-terima-sebagai-musibah (2025).

Muhammad. (2009). Aspek Perlindu ngan Anak dalam Tindak Kekerasan (Bullying) Terhadap Siswa Korban Kekerasan di Sekolah. Jurnal Dinamika Hukum, 136.

news.indozone. https://news.indozone.id/tau-gak-sih/914819308/kementrian-pppa-kutuk-aksi-bullying-yang-sebabkan-seorang-santriwati-tewas-di-lombok-barat (2024).

Norelis, V. (2019). Peran Guru Dalam Memberikan Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 2 Sengah Temila Kabupaten Landak. Jurnal Psikologi Pendidikan, 113 DOI: https://doi.org/10.26418/jppk.v8i11.

Shidiqi, M. F. (2013). Pemaknaan Bullying pada Remaja Penindas (The Bully). Jurnal Psikologi Kepribadian dan Sosial, 91.

Syah, M. (2016). Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

UU No 20 Tahun 2003. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 Pasal 1 Ayat 1.

Downloads

Published

2026-06-30