Hakikat Manusia, Alam Semesta, dan Masyarakat dalam Konteks Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.20414/jpk.v15i2.1760Keywords:
Human, Society, Islamic educationAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui esensi manusia, alam semesta, dan masyarakat dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka, yakni peneliti menganalisis literatur tertulis sebagai sumber utama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menusia memiliki keunggulan dari makhluk lain di alam semesta. Eksistensinya sebagai ‘abdullah sekaligus sebagai khalifatullah di bumi. Manusia sebagai hamba (‘abdullah) memiliki inspirasi nilai-nilai ketuhanan yang tertanam sebagai pejalan amanah (khalifah) Tuhan dimuka bumi. Keingintahuan manusia menjadikannya bersifat kreatif dengan disemangati nilai-nilai trasendensi. Manusia dengan manusia lainnya memiliki korelasi yang seimbang, tolong menolong (ta’awun), dan saling bekerja sama dalam rangka memakmurkan bumi. Manusia dengan alam sekitar merupakan sarana untuk meningkatkan pengetahuan, rasa syukur, dan mendekatkan diri kepada tuhan.
Kata kunci: manusia, maysarakat, pendidikan Islam
Title: Human Essence, Universe, and Community in Islamic Education Perspective
Abstract: The purpose of this research is to find out how the perspective of Islamic education philosophy relates to the human essence, the universe, and society. The research method uses library research, in which the researcher analyzes written literature as the main source. The results of this study indicate that humans have advantages over other creatures in the universe. The existence of human as servants (‘abdullah) as well as caliph of Allah (khalifatullah) on earth. Humans as ‘abdullah have inspired the divine values. Human curiosity makes it creative by encouraging transcendence values. Human curiosity makes it creative by encouraging values of transcendence. Humans with other humans have a balanced correlation, please help (ta'awun), and cooperate with each other in order to prosper the earth. Humans with the natural surroundings is a means to increase knowledge, gratitude, and a means to get closer to God.
Downloads
References
Abdullah, Abdurrahman Saleh. Educational Theory; a Qur’anic Outlook Teori-teori Pendidikan Berdasarkan Al-Qur’an, terj. M. Arifin. Jakarta: Rineka Cipta, 2007.
Abu al-Aynain, Ali Khalil. Fasafah al-Tarbiyah al-Islamiyah fi Al-Qur’an al-Karim. Mesir: Dar al-Fikr al-“Arabiyah, 1980.
Ahmadi, Abu. Islam sebagai Paradigma Ilmu Pendidikan. Jogyakarta: Aditya Media, 1992.
al-Banjari, Rachmat Ramadhana. Membaca Kepribadian Manusia seperti Membaca Al-Qur’an. Jogyakarta: DIVA Press, 2008.
al-Jam?li, Muhammad F?dil. FalsafahPendidikan Islam dalam Al-Qur’an. Surabaya: Bina Ilmu, 1986.
Departemen Agama RI. Alqur`an dan Terjemahannya. Bandung: Sygma Examedia Arkanleema,2014.
http://daviatario.blogspot.com/2014/10/hakekat-masyarakat.html,diakses pada tanggal 19 Februari 2019.
http://piuii17.blogspot.com/2018/09/hakikat-manusia-dan-masyarakat.html, diakses pada tanggal 19 Februari 2019.
Indar, M. Djumberansjah. Filsafat Pendidikan. Surabaya: Karya Abditama, 1994.
Maragustam. Filsafat Pendidikan Islam. Yogyakarta: Kurnia Kalam Semesta, 2014.
Mujib, Abdul dan Jusuf mudzakkir. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Prenada Media Group, 2008.
Nata, Abuddin, Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Gaya Media Pratama, 2005.
Shihab, M. Quraish, Membumikan, Al-Qur’an: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung: Mizan, 1992.
____, Logika Agama; Kedudukan Wahyu dan Batas-batas Akal dalam Islam. Jakarta: Lentera Hati, 2005.
Slahudin, Anas. Filsafat Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia, 2011.
Suharto, Toto. Filsafat Pendidikan Islam. Yogyakarta: Ar-Ruzzma Media, 2006.
Sutoyo, Anwar. Manusia Dalam Perspektif Alqur`an. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.
Tafsir, Ahmad, Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam Bandung: Remaja Rosdakarya, 2007.








