Main Article Content

Abstract

 


Abstrak: Dakwah, jihad, Islam memiliki korelasi parsial. Dakwah dalam pandangan setiap orang berbeda-beda, demikian pula jihad yang selalu identik dengan kekerasan. Seruan jihad dalam Islam bukanlah hal baru dalam Islam. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptip kualitatif. Penelitian ini melibatkan mahasiswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Dakwah sebaiknya dilakukan dengan mengedepankan kesantunan dan menghindari perilaku kekerasan karena sesungguhnya kemajemukan adalah bagian yang harus diutamakan; (2) Jihad sebagai bagian dari ajaran Islam jangan diartikan dalam makna yang sempit. Jihad sering diartikan sebagai upaya pembelaan agama pada saat perang dan banyak di dalilkan oleh pelaku teror. (3) Stigma bahwa Islam identik dengan kekerasan adalah sesat dan tidak dapat dibenarkan karena Islam sendiri bukanlah agama kekerasan, tetapi Islam sering dijadikan alat untuk meraih kekuasaan atau komoditas politik untuk menggaet kekuasaan.


Abstract: Da’wah, jihad, Islam has a partial correlation. Da'wah in of each person’s view is different, jihad is also always synonymous with violence. The call for jihad in Islam is not new. This is a qualitative descriptive research. This research involves the university students as informants. The results showed that; (1) Da'wah should be done by promoting politeness and avoiding violent behavior because pluralism is a part that should take precedence; (2) Jihad as part of the Islamic teachings should not be interpreted in a narrow sense. Jihad is often interpreted as an effort to defend religion during the war and argued most of the time by the terror doer; (3) The stigma that Islam is synonymous with violence is heretical and can not be justified because Islam itself is not a violent religion, but Islam is often used as a tool to gain power or political commodities to gain power.

Keywords

pandangan mahasiswa radikalisme

Article Details

References

Agil Asshofie, Radikalisme Gerakan Islam, http://agil-asshofie.blogspot.com/2011/10/radikalisme-gerakan-politik.html, diakses pada 10 April 2014.
Abu Rokhmad, “Pandangan Kiai Tentang Farhan Deradikalisasi Paham Islam Radikal Di Kota Semarang, Jurnal “Analisa” Volume 21 Nomor 01 Juni 2014. h. 29-30.
Abu Alhasan Ali Al-Bashari Al-Mawardi, etika agama dan dunia, (Bandung: CV Pustaka Setia, 2002).
Afadlal, Islam dan Radikalisme di Indonesia, (Jakarta: LIPI, 2005).
Ahmad Baidowi, Prinsip Dakwah Tanpa Kekerasan dalam Al-Qur’an, Hermeneutik, Vol. 9, No.2, Desember 2015.
Ahmad Rizky Mardhatillah Umar, Melacak akar radikalisme Islam di Indonesia, Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Volume 14, Nomor 2, November 2010 (169-186) ISSN 1410-4946.
Ali Imron, Konsep Jihad Dan Implementasinya Terhadap Pembelajaran Di Madrasah (Studi Kasus Pada Madrasah Se-Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak 2014), Tesis STAIN Salatiga, Diakses Tanggal 03/07/2017 Jam 14.00 WITA.
Abu Abdullah Muhammad bin ’Ali bin al-Husain al-Hakim atTirmidzi, Nawâdir al - Ushûl Fî Ahâdîts ar - Rasûl Shallallâhu ‘Alaihi Wa Sallam , juz IV, hal. 56)
Dewan Redaksi, Ensiklopedi Islam 2, Fas-Kalangan, (Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve, 1994).
DadanRusmana, al Qur’an dan Hegemoni Wacana Islamologi Barat, cet. I.,(Bandung: Pustaka Setia, 2006).
Emna Laisa, islam dan radikalisme, Islamuna,Volume 1 Nomor 1 Juni 2014.
H. Ma'mun Efendi Nur, Hukum Jihad dan Terorisme: Perspektif Al-Qur’an, Maslahah, Vol.1, No. 1, Juli 2010.
Junaidi Abdillah, Radikalisme Agama: Dekonstruksi Tafsir Ayat-Ayat “Kekerasan” Dalam Al-Qur’an, Volume 8, Nomor 2, Desember 2014 h. 282
M. Quraish Shihab, wawasan Al-Qur’an, Tafsir Maudhu’ I atas pelbagai persoalan umat, (Bandung: Mizan, 1996), jet ke 3.
Maulani, Z.A. dkk.,Islam dan Terorisme: dari Minyak Hingga Hegemoni Amerika. Cet. Ke (Yogyakarta: UCY Press, 2005).
M. Imdadun rahmat, “Arus Baru Islam Radikal” (Jakarta: Erlangga, 2005). Nasution, Harun, Islam Rasional, (Bandung:Mizan, 1995). Nuraida, Gerakan Radikalisme Di Indonesia, Wardah: No. 23/ Th. XXII/Desember 2011. Quintan Wiktorowicz, Islamic Activism, A Social Movement TheoryApproach,
Bloomington dan Indianapolis, IndianaUniversity Press, 2004, Book review oleh Noorhaidi Hasan.
Republika.co.id diakses tanggal 24/3/2017 jam 7.09 Sofwan, Ridin,“Para Wali Mengislamkan Tanah Jawa” dalam Merumuskan KembaliInterrelasi Islam-Jawa, (Yogyakarta: Gama Media, 2004).
Susiba dan Yasnel, Akidah Akhlak, (Pekan baru: CV Mutiara Pesisir Sumatra, 2014).
Sihab dalam Kamarudin, Jihad Dalam Perspektif Hadis, STAIN Datokarama Palu, Jl. Diponegoro 23 Palu.
Zainuddin dan M Jamhari, Akidah dan Ibadah, (Bandung: Pustaka Setia, 1999).