ANALISIS HUKUM PENGELOLAAN WAKAF UANG DI INDONESIA (Kesenjangan Regulasi, Digitalisasi, Dan Urgensi Reformasi Kelembagaan)
DOI:
https://doi.org/10.20414/mu.v18i1.15851Keywords:
Wakaf Uang, Analisis Hukum, Wakaf Produktif, Reformasi Kelembagaan.Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya problematika dalam pengelolaan wakaf uang di Indonesia yang belum optimal, meskipun memiliki potensi besar sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat. Wakaf uang tumbuh dari Rp61,2 miliar pada tahun 2019 menjadi Rp571,8 miliar pada tahun 2024, namun angka ini masih jauh di bawah potensi tahunan yang diperkirakan mencapai Rp180 triliun. Penelitian ini menganalisis kerangka hukum yang mengatur pengelolaan wakaf uang di Indonesia, mengidentifikasi masalah kelembagaan dan regulasi, serta mengusulkan solusi normatif. Penelitian mengkaji kesenjangan antara amanat regulasi yang mewajibkan penyaluran wakaf uang melalui Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU) dengan praktik masyarakat yang mempercayakan dana langsung kepada nazhir. Kerangka hukum yang dibentuk melalui UU No. 41/2004, PP No. 42/2006, Peraturan BWI No. 1/2020, dan PMA No. 14/2025 telah memberikan legitimasi fundamental dan panduan prosedural. Namun, kekosongan hukum signifikan masih ada: pertama, persyaratan kehadiran fisik dalam Pasal 17 membuat kontrak wakaf elektronik tidak pasti secara hukum; kedua, tidak ada perlindungan konsumen khusus untuk dana wakif di platform fintech non-bank; dan ketiga, tidak adanya standar interoperabilitas antara infrastruktur pembayaran nasional dan platform wakaf digital menghambat pengawasan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan analisis kualitatif terhadap dokumen hukum dan literatur ilmiah terbitan 2021–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan wakaf uang menghadapi tiga masalah hukum utama: (1) ketidaksesuaian regulasi antara persyaratan kehadiran fisik dengan transaksi digital; (2) kinerja kelembagaan LKS-PWU dan nazhir yang suboptimal; dan (3) tidak adanya regulasi teknis komprehensif untuk instrumen inovatif. Berlandaskan maqasid al-shari'ah, menutup kekosongan ini merupakan kewajiban Islam substantif yang berakar pada hifzh al-mal dan maslahah. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan integratif antara hukum positif dan prinsip syariah melalui reformasi regulasi dan penguatan kapasitas kelembagaan.
Downloads
References
Akhtar, J. “Waqf-Based Environmental Initiatives: Collaborative Partnerships with Government for Sustainable Development.” In Government Influences on Eco Friendly Practices in Business. 2024. https://doi.org/10.4018/979-8-3693-6265-5.ch009.
Alkan, H. “Welfare as Gift: Local Charity, Politics of Redistribution, and Religion in Turkey.” In Welfare as Gift Local Charity Politics of Redistribution and Religion in Turkey. 2023. https://doi.org/10.1515/9783111156552.
Amin, H. “Waqf-Based Qardhul Hassan Financing Preference in Malaysia: An Exploratory Study.” In International Journal of Ethics and Systems, vol. 40. no. 3. 2024. https://doi.org/10.1108/IJOES-02-2023-0025.
Ashtiyani, M. G. “Wisdom Ecosystem Model in Research Organizations of the Islamic Republic of Iran.” In International Journal of Knowledge Processing Studies, vol. 4. no. 2. 2024. https://doi.org/10.22034/kps.2023.413267.1159.
Baer, G. “WOMEN AND WAQF: AN ANALYSIS OF THE ISTANBUL TAHRÎR OF 1546.” In Studies in Islamic Society Contributions in Memory of Gabriel Baer. 2025. https://doi.org/10.1163/9789004659629_003.
Chotib, M. “Zakat Management Concept to Accelerate Health and Economic Recovery during the Covid-19 Pandemic.” In Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, vol. 9. 2021. https://doi.org/10.3889/oamjms.2021.7394.
Fitri, A., and M. Sh. “Pembaruan Hukum Keluarga Di Indonesia Melalui Kompilasi Hukum Islam.” In Mahkamah Agung RI. Pta-bandung.go.id, 2020. https://pta-bandung.go.id/images/Pembaruan_Hukum_Keluarga_di_Indonesia_Melalui_Kompilasi_Hukum_Islam.pdf.
Ghaouri, M. H. “Waqf-Linked Islamic Fintech Microfinance as a Business Enabler in Post-Pandemic Economy: The Experience of Hal Microfinance, Kenya.” In Studies in Systems Decision and Control, vol. 470. 2023. https://doi.org/10.1007/978-3-031-28314-7_30.
Jafar, A. “Waqf: From Classical Charitable System to Modern Financial Tool.” In International Journal of Ethics and Systems. 2025. https://doi.org/10.1108/IJOES-10-2024-0354.
Kusmayanti, H. “THE SETTLEMENT OF DISPUTES REGARDING DIVISION OF JOINT PROPERTY AFTER A DIVORCE IN THE CENTRAL ACEH REGENCY.” In Jurnal Ilmiah Islam Futura, vol. 21. no. 2. 2021. https://doi.org/10.22373/jiif.v21i2.6599.
Mohamed, A. “Waqf-Led Buildings and Green Infrastructure Role in Environmental Sustainability: Understanding Critical Gaps in Current Research Landscape.” In Management and Sustainability. 2025. https://doi.org/10.1108/MSAR-09-2024-0152.
Mu’in, F. “THE PRACTICE OF SUBSTITUTE HEIRS IN INDONESIAN RELIGIOUS COURT: Restricted Interpretation.” In Al Ahwal, vol. 16. no. 1. 2023. https://doi.org/10.14421/ahwal.2023.16107.
Mukhlishin. “Zakat and Waqf Synergies to Accelerating Sustainable Development.” In Journal of Sustainable Development and Regulatory Issues, vol. 3. no. 1. 2025. https://doi.org/10.53955/jsderi.v3i1.56.
Pogossian, Z. “Zaroui Pogossian, Princes, Queens, Bishops, Sultans: Seljuks in Syunik’ and the Rise of the Monastery of Noravank.” In Orientalia Christiana Periodica, vol. 89. no. 1. 2023.
Priyadi, U. “Waqf Management and Accountability: Waqf Land Financing Models for Economic Wellbeing.” In Asian Economic and Financial Review, vol. 13. no. 1. 2023. https://doi.org/10.55493/5002.v13i1.4696.
Pusparini, M. D. “‘What Is Done and What Is Left to Be Done?’ An Investigation of YouTube as Knowledge Resource for Islamic Endowment Funds (Cash Waqf) in Indonesia.” In Journal of Islamic Marketing, vol. 16. no. 6. 2025. https://doi.org/10.1108/JIMA-06-2024-0227.
Qurrata, V. A. “Waqf Sustainability or Sustainable Waqf? A Bibliometric Analysis.” In Millah Journal of Religious Studies, vol. 23. no. 1. 2024. https://doi.org/10.20885/millah.vol23.iss1.art4.
Rachmadhani, F. “THE USE OF SADD AL-DHARĪ’AH IN CONTEMPORARY ISLAMIC FAMILY LAW IN INDONESIA: CONCEPT AND PRACTICE.” In Malaysian Journal of Syariah and Law, vol. 12. no. 1. 2024. https://doi.org/10.33102/mjsl.vol12no1.505.
Rachmadhani, F. “THE USE OF SADD AL-DHARĪ’AH IN CONTEMPORARY ISLAMIC FAMILY LAW IN INDONESIA: CONCEPT AND PRACTICE.” In Malaysian Journal of Syariah and Law, vol. 12. no. 1. 2024. https://doi.org/10.33102/mjsl.vol12no1.505.
Sudrajat, R. “Web-Based Information System Framework for the Digitization of Historical Databases and Endowments.” In International Journal of Data and Network Science, vol. 8. no. 1. 2024. https://doi.org/10.5267/j.ijdns.2023.9.022.







