Environmental Politics in the Implementation of Waste Management: A Study of the Environment Agency of West Lampung Regency
DOI:
https://doi.org/10.20414/politea.v9i2.15478Keywords:
Environmental Politics, Waste Management, Department of Environment, West Lampung, SustainabilityAbstract
This study examines the role of environmental politics in the implementation of waste management by the West Lampung Regency Environmental Agency (DLH). The volume of waste that reaches around 120 tonnes per day, with only 70% effectively managed, presents a critical governance challenge. Using Piers Blaikie's theory of Political Ecology, this qualitative field research was conducted through in-depth interviews, participatory observation, and documentation analysis. The findings of the study show that although DLH has a clear regulatory foundation, especially Regional Regulation Number 15 of 2013 and Regent Regulation Number 48 of 2018, its implementation faces significant obstacles. These obstacles include infrastructure limitations such as lack of adequate landfills and transport fleets, inadequate budget allocation for operations and maintenance, uneven distribution of waste services between sub-districts (some remote areas are unreachable), and low community participation which only reaches 35% in sorting activities and levy payments. This low participation is exacerbated by weak environmental awareness and lack of strict sanctions. This study concludes that strengthening DLH's institutional capacity, increasing regional budget commitments in a sustainable manner, and developing participatory and ecologically fair community involvement are absolute requirements to achieve sustainable waste management in West Lampung. On top of these three pillars, the gap between policy and practice will continue to widen, threatening the environment and social justice.
Downloads
References
Amri, S.H., M.Hum. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Barat. Wawancara. Liwa, 10 Maret 2025.
Anjelina, S., Muhtadi, Triono, A., Wierma, R., & Yusdiyanto. (2023). Kebijakan Berkelanjutan Pemerintahan Daerah Lampung Barat dalam Menangani Sampah Rumah Tangga. Jurnal Ilmu Pemerintahan.
Ardiansyah Fikri. Kepala Bidang Kebersihan DLH Kabupaten Lampung Barat. Wawancara. Liwa, 11 Maret 2025.
Blaikie, P. (1985). The Political Economy of Soil Erosion in Developing Countries. London: Longman.
Blaikie, P., & Brookfield, H. (1987). Land Degradation and Society. London: Methuen.
Bryant, R. L., & Bailey, S. (1997). Third World Political Ecology. London: Routledge.
Dafirzata, M. Kepala Pekon Sebarus, Kecamatan Balikbukit. Wawancara. Sebarus, 12 Maret 2025.
Depag RI. (1971). Al-Qur'an dan Terjemah. Jakarta: Yayasan Penyelenggara Penerjemah dan Penafsiran Al-Qur'an.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Barat. (2023). Laporan Tahunan Pengelolaan Sampah Kabupaten Lampung Barat. Lampung Barat: DLH.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Barat. (2024). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP) Tahun 2024. Liwa: DLH.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Barat. (2025). Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Barat Tahun 2025–2029. Liwa: DLH.
Elamin, M. Z., et al. (2018). Analisis Pengelolaan Sampah pada Masyarakat Desa Disanah Kecamatan Sreseh Kabupaten Sampang. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 10(4), 368–375.
Fatahudin, A. M., & Arum, W. S. (2024). Tinjauan Hukum Undang-Undang Pengelolaan Sampah. Civilia, 3(1), 50–59.
Indra. Ketua RT/RW Pekon Sebarus. Wawancara. Sebarus, 12 Maret 2025.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2022). Laporan Status Lingkungan Hidup Indonesia 2022. Jakarta: KLHK.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nurul Hidayati. (2022). Kebijakan Pengelolaan Sampah dan Efektivitas Anggaran Daerah dalam Perspektif Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Administrasi Publik, 8(2), 115.
Peraturan Bupati Lampung Barat Nomor 48 Tahun 2018 tentang Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga.
Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Barat Nomor 15 Tahun 2013 tentang Ketertiban Umum.
Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Pramesi, P. N., Herdiansyah, H., & Aminah, S. (2023). Perspektif Politik Lingkungan dalam Membangun Transportasi Publik Berkelanjutan. Jurnal Manajemen Transportasi & Logistik (JMTRANSLOG), 10(1), 1–10.
Rina Septiani dan Ahmad Fauzi. (2023). Transparansi Anggaran Lingkungan dan Partisipasi Masyarakat dalam Tata Kelola Persampahan. Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Kebijakan Publik, 10(1), 67.
Rohmah, L. (2022). Analisis Implementasi Sistem Pengelolaan Persampahan di Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung.
Shihab, M. Q. (2021). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur'an, Vol. 5. Jakarta: Lentera Hati.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Yudianto, T., Setyono, P., & Handayani, I.G.A.K.R. (2021). Implementasi Kebijakan dan Strategi dalam Pengelolaan Sampah di Kabupaten Blora. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 20(1), 21–26.
Yulia Guntari. Perwakilan Masyarakat Pekon Sebarus. Wawancara. Sebarus, 13 Maret 2025.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yandi Rianto Ramadhan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




