Main Article Content

Abstract

Realitas politik yang menunjukkan masih rendahnya keterwakilan perempuan di DPRD yaitu masih berada di bawah proporsi. Hal ini menunjukkan bahwa keterwakilan perempuan dalam kehidupan politik kurang diperhatikan. Tuntutan kesetaraan gender juga semakin digencarkan sehingga pemerintah mengeluarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 dan Peraturan KPU yang beberapa pasalnya mengatur mengenai 30% keterwakilan perempuan. Kondisi seperti ini juga terjadi di DPRD Kota Salatiga. Pemilu pada tahun 2004, jumlah perempuan yang duduk di kursi legislatif mencapai lima orang. Tahun 2009 menjadi tujuh orang dan tahun 2014 masih mencapai tujuh orang. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah pertama, bagaimana representasi perempuan muslim di DPRD Kota Salatiga; kedua, bagaimana para legislatif perempuan muslim membangun dan mengembangkan komunikasi politik dengan konstituen dan pemerintah serta tantangan dan hambatan apa saja yang telah dilalui. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif yang terdiri dari pertama, pengumpulan data, kedua, reduksi data, ketiga, penyajian data, dan keempat, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tujuh orang perempuan (28%) yang terpilih sebagai anggota DPRD Kota Salatiga pada periode 2014-2019. Hal ini mengindikasikan bahwa keterwakilan perempuan muslim dalam politik sudah cukup baik, hanya saja kiprah dan kontribusinya belum maksimal.

Keywords

representasi perempuan dalam politik komunikasi politik perempuan Kesetaraan Gender

Article Details

How to Cite
Nurul Layli, B., & Erawati, M. (2019). REPRESENTASI PEREMPUAN MUSLIM DALAM KANCAH POLITIK. QAWWAM, 13(2), 85-100. https://doi.org/10.20414/qawwam.v13i2.1663

References

Nugroho, Riant. 2008. Gender dan Administrasi Publik , Yogyakarta, Pustaka Pelajar.
Pudji Astuti, Tri Marhaeni. 2011. Konstruksi Gender dalam Realitas Sosial. Semarang: Unnes Press.
Anugrah, Astrid. Keterwakilan Perempuan Dalam Politik, Jakarta: Pancuran Alam Jakarta. 2009.
Prihatinah, Tri Lisiani. 2010, Hukum dan Kajian Jender, Semarang, Badan Penerbit Universitas Diponegoro
Nasruddin Umar. Argumen Kesetaraan Gender Persfektif Al-Qur’an (Jakarta: Paramadina, 2001), Cetakan ke-2
M. Quraish Shihab, Wawasan al-Qur’an: Tafsir Maudhu’i Atas Berbagai Persoalan Umat, (Bandung: Mizan, 1996), Cetakan ke-13.
Sugiyono. 2011, Metode Penelitian Kuantitati, Kualitatif, dan R&D. Bandung :Afabeta.
Richard S. Katz dan Wiliam Cotty. 2010. Handbook Partai Politik (Terjemahan). Bandung : Nusa Media
Azis, Asmaeny. 2013. Perempuan di Persimpangan Parlemen : Studi dalam Perspektif Hukum. Yogyakarta : Rangkang Education
Syafiie, Inu Kencana. 2013. Ilmu Pemerintahan. Semarang. Bumi Aksara.
Sulaiman, King F. 2013. Sistem Bikameral Dalam Spektrum Lembaga Parlemen Indonesia. Yogyakarta: UII Press.
Nimmo, Dan. 2005. Komunikasi Politik, Khalayak dan Efek. Bandung. PT Remaja Rosdakarya.
Nur Imam Subono, Menuju Representasi Politik Perempuan yang Lebih Bermakna. Jurnal Sosial Demokrasi, Edisi 6, tahun 2, Juni-Agustus 2009.
Ardial. 2010. Komunikasi Politik. Jakarta Barat, PT Indeks.
Surbakti, Ramlan. 2010. Memahami Ilmu Politik. Jakarta. Gramedia Pustaka Utama.
Majalah Jiwaraga DPRD Kota Salatiga Edisi perdana, Edisi1 tahun 2009, Edisi II tahun 2014
“Zipper System dan Eksistensi Peran Perempuan dalam Koncah Politik”, http://google.co.id, diakses tanggal 8 Maret 2011.
Rush, Michael & Phillip Althoff. 2005. Pengantar Sosiologi Politik. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.
S. Nasution. 2002. Metode Research Penelitian Ilmiah. Jakarta. Bumi Aksara
Akbar & Usman. 2009. Metode Penelitian Sosial. Jakarta. Bumi Aksara.
Basrowi & Suwandi. 2008. Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta. Rineka Cipta.
Pawito. 2007. Penelitian Komunikasi Kualitatif. Yogyakarta. Pelangi Aksara.
Huzaemah Tahido Yanggo, Fikih Perempuan Kontemporer, (Jakarta: Ghalia Indonesia, 2009).
Andriana, N. e. 2012. Perempuan, Partai Politik, dan Parlemen: Studi Kinerja Anggota Legislatif Perempuan di Tingkat Lokal. Jakarta. PT Gading Intri Prima
Sastriyani, Siti Hariati. 2009. Gender and Politic. Yogyakarta : Tiara Wacana.
Mukarom, Z. (2008). Perempuan dan Politik: Studi Komunikasi Politik tentang keterwakilan Perempuan di Legislatif. Media Tor.Vol. 9. No. 2, Desember: 257-269.
Maran, Rafael Raga. 2001. Pengantar Sosiologi Politik. Jakarta : PT. Rineka Cipta.