PENGUATAN PERAN PEREMPUAN SEBAGAI “CADIAK PANDAI” DAN “BUNDO KANDUANG” DALAM PEMBERDAYAAN KEGIATAN DIDIKAN SUBUH

perempuan:

Authors

  • irwandi irwandi IAIN Batusangkar

DOI:

https://doi.org/10.20414/qawwam.v14i1.2353

Keywords:

Kata kunci: Perempuan, pemberdayaan, Adat, pendidikan

Abstract

Abstrak

 

 

keterlibatan perempuan dalam kegiatan didikan subuh sangat singnifikan karena mereka berada pada posisi “cadiak pandai” dan “Budo Kanduang” dalam tatanan kehidupan sosial keagamaan, termasuk kegiatan didikan subuh yang di laksanakan disetiap masjid/mushalla/surau yang ada di Kabupaten Tanah Datar. Untuk melihat peran dan fungsi perempuan sebagai “cadiak pandai” dan “Bundo Kanduang” di Minangkabau dalam kegiatan didikan subuh maka metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dangan pendekatan destkriptif dengan teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini adalah di Kabupaten Tanah Datar. Hasil dari penelitian di dapatkan bahwa peran perempuan dalam kegiatan didikan subuh ini sebagai berikut; Perempuan sebagai anggota “cadiak pandai”, Perempuan sebagai “Bundo Kanduang” dalam Kegiatan Didikan Subuh dan perempuan sebagai “bundo Kanduang organisasi”

 

Kata kunci: Perempuan, pemberdayaan, Adat, pendidikan

 

Abstract

the involvement of women in dawn education activities is very significant because they are in the position of "smart cadiak" and "Budo Kanduang" in the social and religious life structure, including dawn education activities carried out in every mosque / mushalla / surau in Tanah Datar District. To see the role and function of women as "smart cadiak" and "Bundo Kanduang" in Minangkabau in dawn training activities, the research method used is a qualitative research method with a descriptive approach with data collection techniques by interviewing, observing and documenting. The location of this research is in Tanah Datar District. The results of the study found that the role of women in these early morning education activities was as follows; Women as members of the "smart cadiak", Women as "Bundo Kanduang" in the Early Dawn Education Activities and women as "Bunduang Kanduang organizations"

 

Keywords: Women, empowerment, custom, Education

Downloads

Download data is not yet available.

References

Santoso, Raja Junaidi, (2019) “peran program didikan subuh dalam pengembangan karakter kemandirian beribadah anak”, Jurnal Islamika Vol. 2, No. 2

Ahmad Kosasi. (2013) “Upaya Penerapan Nilai-Nilai Adat dan Syarak Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Nagari”, Jurnal Humanus.

Alqur’an, Kementerian Agama Republik Indonesia

Peraturan Daerah Sumatera Barat No.7 tahun 2018 Tentang Nagari (lembaran Daerah

Propinsi Sumatera Barat No.7 tahun 2018)

Usman Qadri Makanisi (2010) , “Wanita di Mata Nabi:, Tipe Manakah Anda?, Yogyakarta: Madania,

Wilda Wisnofa Anggraini, Isnarmi,(2018) “Guru Perempuan Dalam Pembentukan Karakter Anak (Studi TPA/MDA Masjid Taqwa Nagari Malai III Koto Kecamatan Sungai Geringging)”, Journal of Civic Education Volume 1 No. 3

Yuli Amran, (2013) “Peran Keluarga, masyrakat dan media sebagai sumber informasi kesehatan reporduksi pada mahasiswa”, Indonesian Journal of Reproductive Health,

Zulkarnaini,(2016) “Adat Basandi Syarak Syarak Basandi Kitabullah”, Sumbar; Media Dakwah

Downloads

Published

2020-07-21