Analisis Gender Peran Ganda Perempuan Pekerja (Studi Kasus di Keluahan Pancor, Lombok Timur, NTB)

Authors

  • Lalu Azmi a:1:{s:5:"en_US";s:31:"Universitas Islam Negeri Matara";}

DOI:

https://doi.org/10.20414/qawwam.v16i1.5256

Keywords:

Gender, Isteri Pekerja, Peran Ganda, Domestik, Publik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami fakta empirik para isteri yang berperan ganda di Kelurahan Pancor, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Secara singkat, hasil penelitian menunjukan bahwa para isteri memilih ikut berperan di ranah publik karena faktor ekonomi dan masyarakat sekitar sudah mulai terbuka akan hal itu, tidak terlalu mengekang perempuan tidak boleh bekerja di luar, walaupun ranah domestiknya harus tetap diemban sehingga membuatnya memiliki beban berlipat. wilayah Pancor yang terhitung sebagai pusat administrasi dan perkantoran berbagai instansi membuat warga sekitar mulai menerima perempuan berhak mengaktualisasikan diri di ranah publik. Fenomena ini diteliti dengan dengan pandangan Feminimsme Modern dan pemikiran Dr. Zaitunah Subhan yang berkesimpulan bahwa tidak seharusnya isteri mengemban beban berlibat karena ranah domestik bukan fitrah atau kodrat gender tertentu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ummi Sumbulah dkk, Spektrum Gender: Kilasan Inklusi Gender di Perguruan Tinggi, (Malang: UIN Malang Press, 2008)

Zaitunah Subhan, Perempuan dan Politik dalam Islam, (Yogyakarta: Pustaka Pesantren, 2004)

Quraish Syihab, Wawasan Alquran: Tafsir Tematik atas Pelbagai Persoalan Umat, Edisi Kedua, (Bandung: Mizan Media Utama, 2013)

Muhammad Syahrur, Prinsip dan Dasar Hermeneutika Hukum Islam Kontemporer, (Yogyakarta: elSAQ, 2007)

Nasrudin Umar, Argumen Kesetaraan Gender Perspektif Al-Qur’an, (Jakarta: Paramadina, 2001)

Quraish Syihab, Membumikan Al-Qur’an, (Bandung: Mizan, 1992)

Muhammad Baqir, Fikih Praktis Al-Qur’an, as-Sunnah dan Pendapat Para Ulama, (Bandung: Mizan, 2002)

Nasaruddin Umar, Kodrat Perempuan Dalam Islam, (Jakarta: Lembaga Kajian Agama dan Gender, 1999)

Nasitotul Jannah, “Telaah Buku Argumentasi Kesetaraan Gender Perspektif Al-Qur’an Karya Nasaruddin Umar,” Sawwa 12, Nomor 2 (April 2017)

Julia C. Mosse, Gender dan Pembangunan, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1996)

Zaitunah Subhan, Al-Qur’an dan Perempuan Menuju Kesetaraan Gender Dalam Penafsiran, (Jakarta: Prenadamedia Group, 2015

Mufidah Ch, Gender di Pesantren Salaf Why Not, (Malang: UIN-Maliki Press, 2013)

Jalaluddin Al-Suyuthi dan Jalaluddin Al-Mahalli, Tafsir Al-Jalalain, (Mesir: Dar al-Hadis, 2000)

Al-Qurtubi, Al-Jami li Al-Quran, Jilid XIV, (Mesir: Dar al-Hadis, 1997)

Baehaqi, “Posisi Perempuan Perspektif Ulama Klasik”, Ulumuna Jurnal Studi Keislaman, 12 Nomor 1, (Juni 2008)

Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari, (Beirut: Dar Ibnu Katsir, 2002)

Maria Ulfah Puspitasari, “Pemikiran Hukum Islam Prof. Dr. Hj. Zaitunah Subhan Tentang Relasi Gender”, (Skripsi: UIN Syarif Hidayatullah, 2017)

Nurussakinah Daulay, “Transformasi Perempuan Perspektif Islam dan Psikologi”, Al-Tahrir Jurnal Pemikiran Islam, Vol. 1 Nomor 2 (November 2012)

Zaitunah Subah, Tafsir Kebencian: Studi Bias Gender dalam Tafsir Al-quran, (Yogyakarta: Pustaka Pesantren, 2016)

Supartiningsih, “Peran Ganda Perempuan, Sebuah Analisis Filosofis Kritis”, Jurnal Filsafat, Jilid 33, Nomor 1, (April 2003)

Downloads

Published

2022-12-15