Eksistensi Janda dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga Perspektif Gender (Studi di Desa Batu Bangka Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa)
DOI:
https://doi.org/10.20414/qawwam.v16i1.5258Keywords:
Janda , Ekonomi KeluargaAbstract
Eksistensi Janda Dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga Perspektif Gender di Desa Batu Bangka Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa. Artikel ini untuk mengetahui kondisi kehidupan para janda dalam meningkatkan ekonomi keluarga dan pengolahan kehidupan janda dalam keluarganya, serta tantangan dan kendalanya. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif.Subyek penelitian adalah janda di Desa Batu Bangka Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa kehidupan para janda dalam meningkatkan ekonomi keluarga dilandasi atas tiga kondisi yaitu, kondisi yang ditinggal mati oleh suami dengan berusaha dan bekerja secara mandiri demi menyambung hidup dan masa depan anak-anaknya, kondisi yang di tinggal cerai oleh suami dengan bekerja memenuhi kebutuhan rumah tangga tanpa campur tangan suami, janda ditinggal suami tanpa alasan yang kondisinya memprihatinkan terlebih memiliki anak. Pengolahan janda dalam kehidupannya dengan mendirikan usaha dan tambahan dari anak yang sudah bekerja. Tantangan dari janda adalah pembagian waktu untuk keluarga dan persaingan usaha. Kendala yang dihadapin adalah adanya resiko yang didapat oleh janda setiap bentuk atau tindakan yang dipilih.
Downloads
References
Anwar, 2020. Kesetaraan Gender Dalam Hukum Islam. Yogyakarta: LKiS.
Engineer, A.A., 2007. Pembebasan Perempuan, Cet. 2. Yogyakarta: LKiS.
Faqih, M., 2010. Analisis Gender dan Transpormasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hajar, I., 1995. Terjemah Buluqul Maram. Surabaya: Mutiara Ilmu.
Hasan, M., 2011. Pengantar Hukum Keluarga. Bandung: CV Pustaka Setia.
Madani, 2016. Hukum Keluarga Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana.
Marwing, A., 2020. Keluarga Islam Gender. Yogyakarta: LKiS.
Muchtar, K., 1974. Asas-Asas Hukum Islam tentang Perkawinan. Jakarta: Bulan Bintang.






