Hubungan Antara Gaya Pengasuhan dengan Eksplorasi dan Komitmen dalam Pencapaian Status Identitas Peran Gender

Studi pada Remaja akhir Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Authors

  • Ulfiah Ulfiah Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

DOI:

https://doi.org/10.20414/qawwam.v11i1.713

Keywords:

Gaya Pengasuhan, Status Identitas Peran Gender

Abstract

Penelitian  ini  dilatarbelakangi  oleh rendahnya  pemahaman  tentang  identitas peran gender  di sektor  publik maupun dom estik di kalangan mahasisw a UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan adanya gaya pengasuhan orangtua yang cenderung berbeda terhadap anak laki-laki dan perempuan, yakni ada orangtua yang memberikan dukungan dan kesempatan kepada anaknya untuk melakukan eksplorasi dan membuat keputusan sendiri terhadap  identitas  peran gender  yang  dipilihnya, juga ada orangtua yang tidak memberikan  dukungan  dan kesempatan  kepada  anaknya  untuk  melakukan eksplorasi tentang berbagai peran gender serta membuat keputusan sendiri terhadap per an gender yang akan dipilihnya. Penelitian ini bertujuan   untuk mengetahui hubungan antara gaya pengasuhan orangtua yang enabling dan constraining  dengan eksplorasi dan komitmen dalam   pencapaian status identitas peran gender remaja akhir. Metode penelitian yang digunakan   dalam   penelitian   adalah   korelasional.Subyek   dari  penelitian   ini  adalah mahasisw a   UIN   Sunan   Gunung   Djati   Bandung   Pengambilan  sampel  ditentukan dengancara  tabel  literasi.Penentuan  remaja  akhir  dilakukan  dengan  alokasi proporsional.Alat  ukur  yang  digunakan    untukmengumpulkan  data  penelitian  adalah dengan kuesioner yang telah diuji tingkat validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data untuk  uji hipotesis  adalah statistik non parametik dengan uji korelasi Rank Spearman. Penelitian   ini   menyimpulkan   bahw a   gaya   pengasuhan   orang   tua   yang   enabling mendukung  aktivitas  eksplorasi  dan komitmen  remaja  akhir  dalam  pencapaian status identitas   peran   gender.   Adapun   gaya   pengasuhan   orangtua   yang   constraining menghambat  aktivitas eksplorasi dan komitmen remaja akhir dalam pencapaian status identitas peran gender.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Archer, L. Sally. 1994. Interventions for Adolescent Identity. Stage Publication, Newbury Park.

Adelson Joseph. 1980.Hand Book of Adolescent Psychology. Interscience Publication, New York.

Dacey John and Maureen Kenny. 1997. Adolescent Development.Mc Graw-Hill

Companies, New york.

de Beauvoi, Semone. 1988. The Second Sex. London: Pan books Ltd. Erikson EH.1968.Identity : Youth and Crisis, Norton, New York.

Erikson EH. 1980. Identity and The Life Cycle : A Reissue, Norton, New York. Fuhrmenn, 1990.Adolescence Adolecents. London, England.

Hurlock BE. 1980. Development Psychology. Mc Graw-Hill, New York.

IAIN Sunan Gunung Djati. 2002.Data Mahasiswa Tahun Akademik 2002/2003,

Bandung.

Imelda L. & Saifuddin Azwar. 1995. Peran Jenis Anrogini dan KonflikPeran Ganda Ibu Pekerja, Jurnal Psikologi, Tahun XXII No. 2, Fak. Psikologi UGM Yogyakarta.

Ingersol, MG. 1989. Adolescent, Secon Edition Scott. Foresman/Little Brown

Higher Education, Prentice, Inc, New Jesrey

Katjasungkana, Nursyahbani. 2000. Gender dalam Penilaian Demokratisasi di

Indonesia.Jakarta: International IDEA.

Lerner, M. Richard and David F. Hultsch, 1983. Human Development, A.Life

Span Perspective, Mc. Graw Hill Company New York.

Mansour Fakih. 1997. Analisis Gender dan Transformasi Sosial, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Marcia JE. 1983. Ego Identity Status Interview late Adolescent Form, Simon Fraser

University Burnaby, British Columbia, Canada.

--------. 1993. Ego Identity A Handbook for Psychological Research. Springer-Verlag, New York.

Marcia JE, A.S. Waterman; DR. Matteson; SL. Archer; JL.Orlofsky, 1993. Ego

Identity, A. Handbook for Psychosocial Research. Springer-Verlag, New York. Mosse, J.C. 1996. Gender dan Pembangunan, Kerjasama Rifka Annisa Women?s

Crisis Centre dengan Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Mulia, S. M. 2009.Islam & Inspirasi Kesetaraan Gender, Yogyakarta: Kibar Press. Mulia, Musdah. 2003. Panduan Training of Trainer Gender dan Kesehatan

Reproduksi Perempuan.

Mussen, 1979.Child Development and Personality. Harper and RowPublisher, New York. Melani. H U Pikiran Rakyat. Bandung, 13 Januari 2003

Parwati, S. 1988. Pengaruh Perkembangan Psikolo gi Wanita terhadap Perilaku

Wanita Masa Depan.Makalah pada Dies Natalis XXVII dan Hari

Sarjana.Bandung : UNPAD.

Rice, P.L. 1999. Stress and Health. United States of America: Brooks/Cole Publishing

Company.

Sarwono, Wirawan, Sarlito. 1991. Psikologi Remaja. Jakarta: Rajawali Pres Santrock, John W., 1998. Adolescence, Mc Graw- Hill Companies New york. Singarimbun M, 1989. Metode Penelitian Survey. LP3ES, Jakarta.

Susan Golombok, Robyn Fivush, 1994. Gender Development, Gambridge University

Press.

Suara Rahima, 2000 Edisi I, Jakarta.

Shaffer David R, 1994, Social and Personality Development, Pacific Grove, California

Steinberg. L, 1993. Adolescence, Mc Graw-Hill Inc, New York, Toronto.

Stowaser Barbara Freyer, 1994, Woman in the Qur?an, Tradision andInterpretation (Alih Bahasa, Mokhtar Zoerni, 2001, Reinterpretasi Gender), Pustaka Hidayah Bandung.

Syafiq Hasyim, 2001, Hal-Hal Yang Tak Terfikirkan Tentang Isu-IsuKeperempuanan

dalam Islam, Mizan, Bandung.

Sugiyono, 1997, Statistika Untuk Penelitian, Alfabeta, Bandung

Tarabishi, Georges, 1988, Women against Her Sex, Alih Bahasa, Ihsan Ali Fauzi dan

Rudi Harisyah Alam.Wanita Versus Wanita. 2001. Mizan: Bandung. Waterman, A.S. 1993, Overview of The Identity Status Scoring Criteria, Dalam JE.

Marcia, et. Al. Ego Identity : A Handbook forPsychosocial Research. Springer-

Verlaq, New York Inc.

Downloads

Published

2017-06-30