Kesetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Bidang Ekonomi pada Masyarakat Tradisional Sasak di Desa Bayan Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara

Authors

  • Siti Nurul Khaerani UIN MATARAM

DOI:

https://doi.org/10.20414/qawwam.v11i1.723

Keywords:

ekonomi, kesetaraan, ketidakadilan dan gender.

Abstract

Artikel ini membahas tentang kesetaraan gender, bentuk ketidakadilan gender dan upaya  pemerintah  dalam mew ujudkan kesetaraan gender dalam bidang ekonomi pada masyarakat tradisional Sasak di Desa Bayan Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Kesetaraan Gender merupakan kesamaan kondisi bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh kesempatan serta hak-haknya sebagai manusia serta kesamaan dalam menikmati hasil pembangunan baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan politik. Artikel ini membuktikan bahw a kesetaraan gender belum terw ujud dalam bidang ekonomi pada masyarakat tradisional Bayan, karena partisipasi, akses dan manfaat belum sepenuhnya  dinikmati  oleh  perempuan.  Pada  masyarakat  Bayan terjadi ketidakadilan gender baik dalam bentuk pelabelan atau stereotype, penomorduaan (subordination), pemiskinan (marginalisation), dan beban ganda (double bourden). Beberapa upaya telah dilakukan  oleh  aparat  desa  untuk  mew ujudkan kesetaraan  gender  akan tetapi masih bersifat  netral gender, belum ada upaya untuk mereformasi tradisi untuk menetapkan kesetaraan hak dan kesempatan bagi perempuan dan laki-laki sehingga dapat lebih mendorong  partisipasi,  kontrol dan manfaat dalam bidang ekonomi bagi perempuan yang saat ini masih minim.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anwas M Oos., Pemberdayaan Masyarakat di Era Global, (Bandung: Alfabeta, 2013). Djunaedi, Wawan dan Iklilah Muzayyanah, Pendidikan Islam Adil Gender di

Madrasah, Cet I, (Jakarta: Pustaka STAINU bekerjasama dengan LP3M

STAINU Jakarta dan European Union, 2008).

Handayani, Trisakti dan Sugiarti, Konsep dan Teknik Penilaian Gender, Cet II (Malang, UPT. Penerbitan Universitas Muhammadiyah Malang: 2006 ).

KPPPA Pembangunan Manusia Berbasis Gender 2011,2012 dan 2013.

J,Creswell, 1994. Research Desgin, dalam Ulber Silalahi, Metode Penelitian Sosial

(Bandung:PT. Refika Aditama, 2010). Lombok Utara Dalam Angka 2013,BPS KLU

Muawanah Elfi, Pendidikan Gender Dan Hak Asasi Manusia,Cet I,(Yogyakarta:

Teras, 2009).

Mufidah, Bingkai Sosial Gender:Islam, Strukturasi & Konstruksi Sosial , Cet II (Malang: UIN-Maliki Press,2010).

Mulia, Siti Musdah dkk, Keadilan dan Kesetaraan Gender( Perspektif Islam) , Cet II

(Jakarta: Lembaga Kajian Agama dan Gender, 2001).

Mansoer Faqih, Menggeser Konsepsi Gender dan Transformasi Sosial ,(Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1996).

Mosse, Julia Cleves, Gender & Pembangunan, Cet V (Yogyakarta: Rifka Annisa

Women’s)

Nugroho, Riant, Gender dan Administrasi Publik: Studi Tentang Kualitas Kesetaraan

Gender dalam Administrasi, Cet I (Yogyakarta:Pustaka Pelajar, 2008). Nikmatullah dan Erma Suriani, Pengantar Studi Gender, (LKIM IAIN Mataram:

.

Pofil Data Ketenagakerjaan Umum Provinsi, Pusdatinaker, Balitfo, Kemenakertrans 2014.

Profil Gender Kabupaten Lombok Utara, diterbitkan oleh AIPD, Jakarta, 2014,

Remiswal, Menggugah Partisipasi Gender di Lingkungan Komunitas Lokal ,Cet I (Yogyakarta: Graha Imu,2013).

The International Bank for Reconstruction and Development/The World Bank, Engendering Development, Alih Bahasa T.Marlita dengan judul Engendering Development: Pembangunan Berperspektif Gender, Melalui Perspektif Gender dalam Hak, Sumberdaya, dan Aspirasi, Cet 1 (Jakarta: Dian Rakyat, 2005).

Todaro, Michel P., Stephen C. Smith, Pembangunan Ekonomi, Edisi 11 (Erlangga, Jakarta:2009).

Downloads

Published

2017-06-30