Telaah Atas Pemikiran Amina Wadud Muhsin dalam “Inside the Gender Jihad

Women's Reform in Islam

Authors

  • Erlan Muliadi UIN MATARAM

DOI:

https://doi.org/10.20414/qawwam.v11i2.741

Keywords:

Amina Wadud, al-qur‟an, gender

Abstract

Amina Wadud Muhsin adalah seorang perempuan dan sekaligus sebagai cendikiaw an  yang  terus memperjuangkan  hak-hak  perempuan  sebagai  upaya  menuju kesetaraan dan keadilan gender. Ia telah belajar di beberapa perguruan tinggi yang ada di luar  negeri,  di  antaranya  di  American  University,  Cairo  University,  dan  Al-Azhar University.  Aksi  Amina  Wadud  untuk  terus  memperjuangkan  hak-hak  perempuan, beraw al   dari   fenomena   yang   menunjukkan   bahw a   terjadinya   marjinalisasi   dan ketidakadilan peran perempuan dalam kehidupan sosial. Adanya budaya patriarki yang berpengaruh  terhadap   penafsiran  para  mufassir  terhadap  ayat-ayat  al-Qur?an  yang berkaitan dengan perempuan sehingga penafsiran tersebut tidak terlepas dari unsur-unsur subjektifitas   dan   kondisi   mufassir   itu  sendiri.   Maka   Amina   Wadud   melakukan reinterpretasi  terhadap  masalah  tersebut  dengan  menggunakan  metode  hermeneutik, yaitu menafsirkan  ayat-ayat  al-Qur`an  secara  kereatif  dan inovatif.  Artinya, suatu teks tidak  hanya  direproduksi  maknanya, tetapi juga perlu ada produksi makna baru yang seiring  dengan kondisi  budaya  yang  terjadi,  sehingga  teks itu selalu hidup dan selaras dengan perkembangan  zaman (kontekstual). Penelitian Amina Wadud ini memberikan kontribusi keilmuan yaitu memberikan pemahaman yang komprehenshif tentang konsep keadilan sosial dan kesetaraan derajat manusia dan prinsip -prinsip dasar Islam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad Fudhaili, Perempuan di Lembaran Suci: Kritik atas Hadits-Hadits dan Al-Qur`an

(Yogyakarta: Pilar Relegia, 2005)

Amin Abdullah dalam pengantar, Khaled M. Abou El Fadl, Atas Nama Tuhan; dari fiqih Otoriter ke Fiqih Otoritatif, terj. R. Cecep Lukman (Jakarta; Serambi.

.

Amina Wadud, “On Belonging as a Muslim Women” dalam Gloria Waide -Gaeles

(ed), My Soul is a Witness: African-American Women’s Spirituaility (Boston: Beacon Press, 1995).

_____, “ American Muslim Identity: Race and Ethnicity in Progressive Islam”

dalam Omit Safi (ed), Progressive Muslim: On Justice, Gender and Pluralism

(England: Oneworld Publications, 2004).

_____, In search of Woman’s Voice in Qur’anic Hermeneutic, dalam, Jurnal Concilium,

No. 3, 1998.

_____, Inside The Geder Jihad: Women`s Reform in Islam, (England: Oneworld

Oxpord, 2006).

_____, Qur`an and Woman, (New York: Oxford University Press, 1999).

Asma Barlas, “ Amina Wadud?s Hermeneutic?s of the Qur?an: Women Rereading Sacred Texts” dalam Taji al-Faruqi (ed), Modern Muslim Intellectuals and the Qur’an (Oxford: Oxford University Press, 2004).

Charles Kurzaman (ed), Liberal Islam (New York: Oxford university Press, 1999).

Fazlur Rahman, Major Themes of The Qur`an, (Minneapolis: Bibliotheca Islamica,

.

Gufran A. Ibrahim, dkk, Pemikiran Islam Kontemporer Di Indonesia ,( Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005).,

http//:www.sistersinIslam.org.my.

Jhon L. Esposito, Masa Depan Islam; Antara Tantangan Kemajemukan Dan Benturan

Dengan Barat (Bandung ; Mizan, 2010).

Khaled Abou El Fadl, Speaking in God`s Name: Islamic Law, Authority and Women, (Oxford: Oneworld Publication, 2001).

Kurdi, dkk, Hermeneutika Al-Qur`an dan Hadis (Yogyakarta: eLSAQ Press, 2010).

Muhyar Fanani, Fiqih Madanai;Konstruksi Hukum Islam Didunia Modern, (Yogyakarta; LKiS. 2010).

Tholhah Choir dan Ahwan Fanani, Islam Dalam Berbagai Pembacaan Kontemporer,

(Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009).

Yayasan Penyelenggara Penterjemah Al-Qur?an, Al-Qur’n dan terjemahannya

(Bandung: Sinar Baru algensindo Offset, 2009).

Downloads

Published

2019-03-01