Main Article Content

Abstract

Abstrak: Kegiatan manajemen hubungan masyarakat mencakup fungsi-fungsi pokok manajemen secara umum, berfungsi dan bertujuan menciptakan dan mengembangkan persepsi terbaik bagi suatu organisasi lembaga pendidikan yang kegiatannya langsung ataupun tidak langsung mempunyai dampak bagi masa depan organisasi lembaga pendidikan itu. Penelitian ini dilakukan untuk menggali dan menggambarkan "Manajemen Hubungan Masyarakat dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Sekitar di MA At-Tahzib Kekait Gunungsari" dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana konsep manajemen hubungan masyarakat di MA At-Tahzib Kekait Gunungsari, bagaimana kondisi umum bentuk partisipasi masyarakat di MA At-Tahzib Kekait Gunungsari dan bagaimana model peran manajemen humas dalam meningkatkan partisipasi masyarakat sekitar di MA At-Tahzib Kekait Gunungsari. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan metode pengumpulan datanya menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Kemudian data tersebut dianalisa dengan tiga tahap yaitu verifikasi data, display data dan reduksi data. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep manajemen hubungan madrasah dengan masyarakat internal yang efektif memberikan konstribusi terhadap kelancaran hubungan madrasah dengan masyarakat eksternal. Melalui kebebasan berkomunikasi dilingkungan internal madrasah, semua warga madrasah mempunyai kesempatan yang sama untuk berkreasi dan mengeluarkan pendapat. Dengan demikian, lahirlah sejumlah kegiatan hubungan madrasah dengan masyarakat untuk menggalang partisipasi masyarakat. Kondisi umum bentuk partisipasi masyarakat melalui manajemen humas dimulai dengan perencanaan partisipatif dan pengorganisasian dalam bentuk panitia pelaksana dengan melibatkan semua unsur madrasah yang terkait. Proses selanjutnya adalah pengaktifan dalam bentuk komunikasi dan pelaksana kegiatan. Komunikasi yang paling akrab dilakukan madrasah dengan komite madrasah yang bertujuan menyerap aspirasi ide, dan kebutuhan masyarakat. Proses terakhir manajemen humas adalah pengendalian yang dilakukan terhadap proses kegiatan dan hasil kegiatan humas. Model peran manajemen humas dalam meningkatkan partisipasi masyarakat sekitar di MA At-Tahzib Kekait Gunungsari difasilitasi dan digalang oleh komite madrasah. Partisipasi masyarakat dalam bentuk pengambilan keputusan, pelaksanaan program, pengambilan manfaat,dan evaluasi.


Abstract: Public relations management activities cover the main functions of management in general, functioning and aims to create and develop the best perception for an organization of educational institution whose activities directly or indirectly have an impact on the future of the educational institution organization. This research was conducted to explore and describe "Public Relations Management in Increasing the Participation of Surrounding People in MA At-Tahzib Kekait Gunungsari" with the aim to know how is the concept of public relations management in MA At-Tahzib Kekait Gunungsari; how are the general conditions of community participation in MA At Tahzib Kekait Gunungsari; and how is the role model of public relations management in increasing the participation of surrounding communities in MA At-Tahzib Kekait Gunungsari. This type of research uses a qualitative approach, and the method of data collection uses in-depth interviews, participant observation, and documentation. Then the data is analyzed in three stages namely data verification, data display and data reduction. The results of this study indicates that the concept of madrasah relationship management with an effective internal society contributes to the smoothness of madrasah relationships with external communities. Through the freedom of communication within the internal madrasah, all madrasah residents have the equal opportunity to be creative and to express their opinions. Thus, a number of madrasah relationship activities were established with the community to mobilize the community participation. The general condition of community participation’s form through public relations management is begun with participatory planning and organizing in the form of the organizing committee by involving all elements of the related madrasah. The next process is the activation of communication form and executing activities. The most familiar communication of madrasahs with madrasah committees aimed at absorbing the aspirations of ideas, and the needs of society. The last process of public relations management is the control performed on the process of activities and the results of public relations activities. The role model of public relations management in increasing the participation of surrounding communities in MA At-Tahzib Kekait Gunungsari is facilitated and mobilized by the madrasah committee. While the community participations are shown in decision-making, program implementation, benefit-taking, and evaluation.


 


Kata Kunci: manajemen, humas, partisipasi, masyarakat


 


 


 

Article Details

References

Abdurrahmansyah, Wacana Pendidikan Islam, Khazanah Filosofis dan Implementasi Kurikulum, Metodologi dan Tantangan Pendidikan Moralitas. Yogyakarta: Global Pustaka Utama,2004.
Ahmed, Akbar S. Postmodernism and Islam. New York: Routledge,1992.
Azzet, Ahmad Muhaimin. Urgensi Pendidikan Karakter di Indonesia.Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2010.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka, 1995.
Fajar, A. Malik et.al. Platform Reformasi Pendidikan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Logos, 2001.
Goleman, Daniel. Kecerdasan Emosi untuk Mencapai Puncak Prestasi.Jakarta: Gramedia, 1999.
Hitami, Munzir. Mengonsep Kembali Pendidikan Islam. Pekanbaru:Infinite Press,2004.
Hornby, AS. Oxford Advanced Learner’s Dictionary of Current English.tt: Oxford University Press, 1995.
Kulsum, Umi. Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis PAIKEM (Sebuah Paradigma Baru Pendidikan di Indonesia). Surabaya: GenaPratama Pustaka, 2011.
“Model Pendidikan Karakter Bangsa” dalam http://www.scribd.com/doc/50719355/Model-PendidikanKarakter-Bangsa
Munir, Abdullah. Pendidikan Karakter, Membangun Karakter Anak Sejak dari Rumah. Yogyakarta: Pedagogia, 2010.
Nata, Abuddin. Manajemen Pendidikan: Mengatasi Kelemahan Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana, 2003.
Shimogaki, Kazou. Kiri Islam Antara Modernisme dan Postmodernisme; Telaah Kritis atas Pemikiran Hasan Hanaffi, ter. M. Imam Aziz dan M.Jadul Maula. Yogyakarta: LKiS, 2000.
Sudrajat, Akhmad. “Tentang Pendidikan Karakter” dalamhttp://akhmadsudrajat. wordpress.com/2010/09/15/konseppendidikan-karakter/
Suyatno. “Peran Pendidikan sebagai Modal Utama MembangunKarakter Bangsa” makalah disampaikan dalam Sarasehan Nasional “Pendidikan Karakter” yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Kopertis Wilayah III Jakarta, 12Januari 2010.
Tim Penyusun. Pembinaan Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Pertama.Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.
Yani, M. Turhan. “Pendidikan Karakter Berbasis Agama”, Makalah,Disampaikan dalam seminar di STAIN Pamekasan pa da tanggal 29 September 2011.