PEMIKIRAN POLITIK ISLAM TUAN GURU KYAI HAJI MUHAMMAD ZAINUDDIN ABDUL MAJID

Authors

  • Chaidir Amry
  • Zakaria Ansori zakariaansori@uinmataram.ac.id

DOI:

https://doi.org/10.20414/jurkom.v11i1.2277

Keywords:

Pemikiran, Politik Islam, Tuan Guru

Abstract

Semangat keagamaan diwujudkan dengan bagitu banyak varian, lebih-lebih jika kepercayaan akan agama sudah mengakar di dasar hati. Agama menawarkan suatu cara pandang hidup yang mampu meng-cover setiap tindakan, perbuatan yang mengarah pada pembentukan manusia seutuhnya.  Islam demikian juga, membuat aturan baku untuk setiap umatnya—yang dalam hal ini mengatur setiap sisi-sisi kehidupan baik dalam setiap aspeknya, baik sosial, budaya, hukum dan model khilafah (sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Nabi saw). Agama dan pemerintahan (politik) dua sisi yang dianggap bersebrangan. “agama” sebagai dasar berpolitik, dalam melestarikan keyakinan yang anut terkadang mengalami hambatan, karena pemerintah menggangap sebagai salah batu sandungan yang mampu menggeser ketahanan pemerintahan. Sebagaiman aktivitas politik Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid akan terlihat jelas pasca kemerdekan dengan mengikuti partai politik dan menentukan arah bangsa Indonesia dengan mewakili kaum muslimin di Pulau Lombok. Karir politik Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid dimulai sejak diangkat sebagai Konsulat Nahdlatul Ulama (NU) Sunda Kecil pada tahun 1950.  Pada tahun 1952  beliau diangkat menjadi Ketua Badan Penasihat Partai Masyumi untuk daerah Lombok, ini disebabkan pada waktu itu Nahdlatul Ulama dan beberapa ormas lainnya tergabung dalam partai Masyumi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifuddin Adnan, Diktat Pelajaran Ke-NW-an, (Pancor: Biro Dakwah Yayasan Pendidikan Hamzanwadi, 1983)

Alfons Van Der Kraan, Lombok: Penaklukan, Penjajahan, dan Keterbelakangan 1870-1940, (Yogyakarta: Lengge, 2009)

Azyumardi Azra, Renaisanse Islam Asia Tenggara, (Bandung: Remaja Rosda Karya, 1999)

Biografi TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid Sebagai Pahlawan Nasional Republik Indonesia; Dalam Pendidikan, Politik dan Transformasi Sosial Masyarakat Indonesia”, dalam Naskah Akademik Pengusulan Gelar Pahlawan Nasional Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, 2017.

Burhan D. Magenda, “ Dinamika Peranan Politik Keturunan Arab di Tingkat Lokal”, Antropologi Indonesia, Vol. 29, Nomor 2, 2005

Kapitsa M.S dan Maletin N.P, Soekarno; Biografi Politik, terj. B. Soegiharto, (Bandung: Ultimus, 2009).

Mahmud Yunus, Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia, (Jakarta: Hidakarya Agung, 1996).

Masykuri Abdillah “Negara Ideal Menurut Islam dan Implementasinya Pada Masa Kini” dalam Komaruddin Hidayat (ed), Islam, Negara,& Civil Society, (Jakarta: Paramadina, 2005)

Masykuri Abdillah, Demokrasi di Persimpangan Makna; Respons Intelektual Muslim Indonesia Terhadap Konsep Demokrasi (1966-1993), terj. Wahib wahab, cet. Ke-2, ( Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya, 2004).

Masnun, Tuan Guru KH Muhammad Zainuddin Abdul Majid; Gagasan dan Gerakan Pembaharuan Islam di Nusa Tenggara Barat (Jakarta: Pustaka al-Miqdad, 2007).

Mohammad Noor, dkk, Visi Kebangsaan Religus; Refleksi Pemikiran dan Perjuangan TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid 1904-1997 (Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 2004).

Nurcholis Madjid, Dialog Keterbukaan; Artikulasi Nilai Islam Dalam Wacana Sosial Politik Kontemporer, (Jakarta: Paramadina, 1998).

Nurcholish Madjid, Islam, Kemoderenan, dan Keindonesiaan, cet. Ke-6, (Bandung: Mizan,1994).

Patompo Adnan, TGH Abdul Hafidz Sulaiman 1898-1983; Ilmu Bening Sebening Hati Guru-Sebuah Biografi, (Lombok Barat: Mujahid Press, 2013)

Sahal Mahfudh, Nuansa Fiqih Sosial, (Yogyakarta: LKiS, 2004)

Sukron Kamil, Pemikiran Politik Islam Tematik; Agama Dan Negara, Demokrasi, civil Society, Syariah dan HAM, Fundamentalisisme, dan Antikorupsi, (Jakarta: Kencana Prenada Media Gorup, 2004).

Syarifuddin Jurdi, Pemikiran Politik Islam di Indonesia: Pertautan Negara, Khilafah, Masyarakat Madani dan Demokrasi (Yogyakqarta: Pustaka Pelajar, 2008)

Tuan Turu Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid, Wasiat Renungan Masa Pengalaman Baru, (Lombok Timur: Pengurus Besar Nahdlatul Wathan, 2002)

Downloads

Published

01-06-2019