Main Article Content

Abstract

Tourism is a growing and increasingly specific industry. one of which is halal tourism. NTB as a province that won world awards through halal tourism, makes policies in the form of regional regulations as guidelines for implementing halal tourism. Aside from being an implementation guide, the policy is a da'wah containing material or messages of Islamic da'wah. This research is a field research with a qualitative approach, with descriptive data presentation. Article by article in the regional regulation on halal tourism reflects an invitation, as well as motivates the goodness and safety of the hereafter. This is in line with the notion of da'wah which in terms is an attempt to invite others to embrace Islam, practice the creed and shari'ah. In conclusion, the implementation of halal tourism continues to be optimized by local governments. Although the message of da'wah in halal tourism policies contains messages of faith, muamalah, sharia and morals, the community as tourism actors carry out many halal tours because of their habits and characteristics, the majority of whom are Muslims.

Keywords

Halal Tourism Halal Tourism Policy Message of Da'wah

Article Details

How to Cite
Wirawan, A. (2021). PESAN DAKWAH DALAM KEBIJAKAN PARIWISATA HALAL PADA PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT. KOMUNIKE: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam, 13(2), 163–182. https://doi.org/10.20414/jurkom.v13i2.3607

References

  1. A. Muri Yusuf, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan, Jakarta, Kencana, 2014.
  2. Ahmad Rosyidi Syahid, “Peringkat Destinasi Wisata Halal Dunia – Versi GMTI 2016,” diakses 6 Juli 2020,https://studipariwisata.com/referensi/peringkat-destinasi-wisata-halal-dunia-gmti-2016/
  3. Albi Anggito dan Johan Setiawan, Metodologi penelitian kualitatif, Sukabumi: Jejak, 2018.
  4. Ani Mardatila. Makanan Halal Menurut Konsep Islam dan Dalil yang Mendasarinya. Diakses pada 29 Mei 2020, Merdeka.com,.
  5. Asfi Manzilati, Metodologi Penelitian Kualitatif : Paradigma, Metode dan Aplikasi, Malang: Universitas Brawijaya Press, 2017.
  6. Badan Pusat Statistik, Kecamatan Sembalun Dalam Angka 2020 Lombok Timur : CV. Maharani, 2020.
  7. Eko Sugiarto, Menyusun Proposal Penelitian Kualitatif: Skripsi dan Tesis. Yogyakarta: Suaka Media, 2015.
  8. Fathul Bahri An-Nabiry. Meniti Jalan Dakwah Belak Perjuangan Para Da’I. Jakarta: Sinar Grafika Offset, 2008.
  9. Harfin Zuhdi, Muhammad & Anwar, Samsul, dll. Lombok Mirah Sasak Adi (Sejarah Sosial, Islam, Budaya, Politik, dan Ekonomi Lombok. Jakarta. Imsak Press, 2011.
  10. Irwan Kelana, “Wisata Halal, Bisnis Miliaran Dolar,” Republika.co.id, 20 Juni 2017, diakses 5 Juli 2020, https://www.republika.co.id/berita/kolom/fokus/17/06/20/ortpof374-wisata-halal-bisnis-miliaran-dolar
  11. Jajat Burhanudin, Islam Dalam Arus Sejarah Indonesia. Jakarta: Kencana, 2017.
  12. Jajat Burhanudin. Islam Dalam Arus Sejarah Indonesia, 2017.
  13. Juliansyah Noor, Metodologi Penelitian: Skripsi, Tesis, Disertasi & Karya Ilmiah. Jakarta, Kencana, 2011.
  14. Karnia Septia, “Lombok Segera Punya Pantai Halal,” Kompas.com, 18 Maret 2016, diakses 5 Juli 2020, https://travel.kompas.com/read/2016/03/18/090300227/Lombok.Segera.Punya.Pantai.Halal
  15. Komunitas al-Katib Mahasiswa PAI. Islamologi IV Tafsir Islam Warna-Warni. Kurnia Alam Semesta Yogyakarta, Alam Tara Institut Mataram, 2012.
  16. M. Amir Mahmud dan Muhammad Endy Fadlullah, WISATA SYARI’AH: Studi Pelaksanaan Wisata Syari’ah. Banyuwangi: Januari 2018.
  17. M. Munir & Ilaihi Wahyu. Manajemen Dakwah. Jakarta: PeranadaMedia Group, 2015.
  18. M. Munir. Metode Dakwah. Jakarta: Kharisma Putra Utama, 2015.
  19. Muh. Fitrah dan Luthfiyah, Metodologi Penelitian Penelitian Kualitatif, Tindakan Kelas dan Studi Kasus, Sukabumi: Jejak, 2017.
  20. Nirmala Jumala. Nilai Spiritual Dalam Perspektif Islam. http://man1acehvesar.sch.id/publikasi/Nilai-Spiritual-dalam-Perspektif-Islam, diakses 27 Juni 2021, pukul 5.32 Wita.
  21. Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Parawisata Halal. Penjelasan Secara Umum.
  22. Perda Prov NTB nomor 2 tahun 2016, Pariwisata Halal, Mataram : 2016.
  23. Pramdia Arhando, “Ini Penyumbang Devisa Nomor Dua Terbesar Indonesia, Nilainya Rp 246 Triliun,” lifepal.co.id, 18 Maret 2019, diakses 15 Oktober 2020, https://lifepal.co.id/media/pariwisata-salah-satu-motor-penyumbang-devisa-indonesia/
  24. Sandu Siyoto dan Muhammad Ali Sodik, Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publishing, 2015.
  25. Taufiq Yusuf Al-Wa’iy. Fiqih Dakwah Iallah. Jakarta Timur: Al-Istiqomah Cahaya Umat, 2012.
  26. TGB. Zainul Majdi. Forum Masjid dan Mushala BSD dan sekitarnya (FMMB) serta rombongan dari Alumni Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB. Jalan Pejanggik, Mataram, NTB.
  27. The Holy Qur’an Al-Fatih. Al-Qur’anul Karim Tafsir Perkata Tajwid Kode Arab.
  28. Winengan, Politisasi Kebijakan Pengembangan Kawasan Pariwisata Relasi Kekuasan Aktor Politik Lokal, Mataram: Sanabil, 2019.
  29. Winengan, Seni Mengelola Dakwah. Mataram: Sanabil, 2018.
  30. Zawanah Binti Muhammad dan Haji Munir Bin Haji Md. Salleh dan Abdul Muhaimin Bin Mahmood, “Halal: Antara Tuntutan Agama Dan Strategi Ekonomi” myjurnal.my 21, 2008.