IMPLEMENTASI KEBIJAKAN LINGKUNGAN DAN DISTRIBUSI BANTUAN SOSIAL-EKONOMI PADA KOMUNITAS NELAYAN PESISIR: STUDI KASUS DESA SENTELUK, KABUPATEN LOMBOK BARAT

Authors

  • NATILA RIZKA SAFITRI Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • LALU MOH NAZAR FAJRI Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • NINING AYU SEPTIANI Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • MIFTAHUL JANNAH Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • ARDI SUDARMAN AZIS Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • AIPAN SAEPANNI Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • M SURYANA Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • M. FADHIL MAULANA Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

DOI:

https://doi.org/10.20414/politea.v9i1.15044

Keywords:

kebijakan lingkungan, nelayan pesisir, bantuan sosial-ekonomi, keadilan distribusi, tata kelola desa

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan lingkungan dan distribusi bantuan sosial-ekonomi pada komunitas nelayan di Desa Senteluk, Kabupaten Lombok Barat. Pendekatan kualitatif digunakan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumen untuk memahami pengalaman penerima dan non-penerima bantuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bantuan, seperti penyediaan sarana produksi dan dukungan UMKM pesisir, memberi manfaat nyata bagi sebagian nelayan, tetapi aksesnya belum sepenuhnya merata akibat keterbatasan kuota, kapasitas administratif, dan pengaruh jaringan sosial. Ketidakmerataan ini menimbulkan persepsi ketidakadilan serta berpotensi melemahkan legitimasi tata kelola desa. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan publik di wilayah pesisir tidak hanya ditentukan oleh keberadaan program, tetapi juga oleh transparansi, partisipasi bermakna, dan keadilan distribusi manfaat bagi masyarakat nelayan.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Allison, E. H., & Ellis, F. (2001). The livelihoods approach and management of small-scale fisheries. Marine Policy, 25(5), 377–388. https://doi.org/10.1016/S0308-597X(01)00023-9

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Dahuri, R. (2003). Keanekaragaman hayati laut: Aset pembangunan berkelanjutan Indonesia. Gramedia Pustaka Utama.

Fauzi, A. (2010). Ekonomi sumber daya alam dan lingkungan: Teori dan aplikasi. Gramedia Pustaka Utama.

Hill, M., & Hupe, P. (2014). Implementing public policy: An introduction to the study of operational governance (3rd ed.). SAGE Publications.

Howlett, M., & Ramesh, M. (2014). Studying public policy: Principles and processes (3rd ed.). Oxford University Press.

Kusnadi. (2002). Nelayan: Strategi adaptasi dan jaringan sosial. LKiS.

Kusnadi. (2007). Kemiskinan nelayan: Problem dan upaya pemberdayaannya. Graha Ilmu.

Nasution, Z. (2003). Pengelolaan wilayah pesisir terpadu. Pustaka Pelajar.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative research and evaluation methods (4th ed.). SAGE Publications.

Retnowati, E. (2011). Dinamika kemiskinan nelayan dalam perspektif sosial budaya. Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 24(2), 101–111.

Satria, A. (2009). Ekologi politik nelayan. LKiS.

Suyanto, B. (2013). Sosiologi ekonomi: Kapitalisme dan konsumsi di era masyarakat post-modern. Prenada Media.

Downloads

Published

2026-02-01