Improving the quality of inclusive education through the assessment process of students with special needs

Authors

  • Fathiya Nur Rahmi Universitas Pembangunan Jaya, Tangerang Selatan, Indonesia
  • Sri Wijayanti Universitas Pembangunan Jaya, Tangerang Selatan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.20414/transformasi.v21i1.12810

Keywords:

inclusive education, assesment, children with special needs

Abstract

[Bahasa]: Program pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh minimnya kemampuan guru khususnya di wilayah rural untuk melakukan identifikasi kondisi siswa dalam pelaksanaan pendidikan inklusif. Program ini dilakukan secara berkelanjutan dari program terdahulu dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan guru Lembaga PAUD di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, dalam melalukan proses assesment yang terdiri dari wawancara dan observasi, pengisian instrumen, dan evaluasi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang meliputi tahap Define Problem, Action (pelatihan), Observe (pendampingan), dan Reflect (evaluasi). Pada tahap pelatihan dan pendampingan tim pelaksana melibatkan tenaga ahli dari bidang Psikologi sebagai mentor dan narasumber. Hasil dari program menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru dalam melakukan assessment, dengan rata-rata peningkatan pemahaman sebesar 35%. Penggunaan pendekatan Appreciative Inquiry dan penerapan Uncertainty Reduction Theory pada proses identifikasi kondisi siswa dapat menunjang pelaksanaan program berupa pelatihan dan pendampingan, sehingga efektif dalam mengatasi permasalahan mengenai minimnya aksesibilitas informasi guru di wilayah rural untuk menunjang pelaksanaan pendidikan inklusif. Saran bagi program pengabdian masyarakat selanjutnya adalah perlu dilakukan penyuluhan lanjutan dengan meningkatkan kemampuan guru dalam melakukan terapi bagi siswa berkebutuhan khusus untuk menunjang proses pengajaran sehingga membutuhkan dukungan dari para pemangku kepentingan terutama tenaga ahli. Selain itu proses assessment siswa dapat dikembangkan melalui penggunaan platform digital pada penggunaan instrument pra skrining untuk menunjang aksesibilitas pemantauan kondisi siswa.

Kata Kunci: pendidikan inklusif, assesmen, anak berkebutuhan khusus

[English]: This community service program was implemented in response to the limited ability of teachers to identify students’ needs in implementing inclusive education, particularly within rural contexts. This program aims to build on the previous program, which has been carried out continuously, to enhance teachers' assessment skills in early childhood education institutions in the Cipanas District, Cianjur Regency. The program will involve conducting interviews and observations, completing questionnaires, and evaluations. This program employed a Participatory Action Research (PAR), which includes the Define Problem, Action, Observe, and Reflect stages. At the training and mentoring stage, the implementation team involves experts from Psychology as mentors and speakers. The program's results show a significant improvement in teachers' understanding and skills in conducting assessments, with an average increase in understanding of 35%. The use of the Appreciative Inquiry approach and the application of Uncertainty Reduction Theory in the process of identifying students' conditions can support the implementation of programs in the form of training and mentoring, so that it is effective in overcoming the problem of lack of access to teacher information in rural areas to support the implementation of inclusive education. The suggestion for the next community service program is that it is necessary to conduct further counseling by enhancing the ability of teachers to provide therapy for students with special needs, thereby supporting the teaching process and requiring support from stakeholders, especially experts. In addition, the student assessment process can be enhanced through digital platforms and pre-screening instruments to support the accessibility of monitoring student progress.

Keywords: inclusive education, assesment, children with special needs

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbar, A., Utami, T., Pauziah, P., & Andriani, O. (2024). Pendidikan Segregasi, Integrasi Dan Inklusi. Bahasa Dan Ilmu Sosial, 2(2), 54–61. https://doi.org/10.61132/nakula.v2i2.550

Aulia, A., Ali, R., & Mirnawati. (2021). Pengaruh Mata Kuliah Pendidikan Inklusif Terhadap Pemahaman Mahasiswa PGSD FKIP di Universitas Lambung Mangkurat Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus. SPECIAL?: Special and Inclusive Education Journal, 2(1). https://doi.org/10.36456/special.vol2.no1.a3887

Fatmawiyati, J., & Permata, R. S. R. E. (2023). Implementasi Pendidikan Inklusif di PAUD. Flourishing Journal, 2(8). https://doi.org/10.17977/um070v2i82022p567-582

Fauzi, A. R., Sunarni, N., & Solihah, R. (2023). Kuesioner pra skrining perkembangan (KPSP) berbasis android sebagai media pembelajaran. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 7(1). https://doi.org/10.32536/jrki.v7i1.196

Febriani, N. W., & Iqbal, F. (2015). Strategi pengurangan ketidakpastian dalam sistem komunikasi interpersonal. Jurnal Komunikasi Profetik, 08(02), 65–80. https://ejournal.uin-suka.ac.id/isoshum/profetik/article/view/1094/1008

Fuadi, K. (2015). Analisis Kebijakan Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif di Provinsi DKI Jakarta. HIKMAH Journal of Islamic Studies, 11(1), 1–28.

Ghuzali, M. A., & Ritonga, F. U. (2022). Tingkatkan Kemampuan Belajar Anak di Desa Paya Bakung Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.54082/jamsi.301

Hafiz, A. (2017). Sejarah dan Perkembangan Pendidikan Inklusif di Indonesia. Jurnal As-Salam, 1(3).

Haryani, S., Astuti, A. P., Minardo, J., & Sari, K. (2022). Implementasi Deteksi Perkembangan Anak Melalui Pelatihan KPSP ( Kuesioner Pra Skrining Perkembangan) pada Guru TK Islam Nurul Izzah. Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE), 4(1). https://doi.org/10.35473/ijce.v4i1.1622

Hidayat, A. (2018). Meta analisis: pentingnya self dan peer assesment dalam pembelajaran. Jurnal Basicedu, 2(1). https://doi.org/10.31004/basicedu.v2i1.30

Lahti, M., Elicker, J., Zellman, G., & Fiene, R. (2015). Approaches to validating child care quality rating and improvement systems (QRIS): Results from two states with similar QRIS type designs. Early Childhood Research Quarterly, 30(PB). https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2014.04.005

Lase, D. R., Iriani, A., & Waruwu, M. (2023). Implementasi Appreciative Inquiry dalam Perencanaan Strategis untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Sekolah Dasar. Elementary School Journal PGSD FIP UNIMED, 13(2). https://doi.org/10.24114/esjpgsd.v13i2.44318

Nuraeni, & Gunawan, I. M. S. (2022). Sosialisasi Pendidikan Inklusif Dalam Rangka Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Community?: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 119–123. https://doi.org/10.51878/community.v1i2.856

Pratiwi, A., Jaetuloh, A., Handayani, A. P., Tamyis, A. R., Wulandari, A. S., Primadata, A. P., Tsaputra, A., Ambarwati, A., Arina, Wardhani, B. R. K. K., Chazali, C., Devika, D. A., Sari, D. K., Afrianty, D., Mariana, D., Widiyanto, D. J., Oceani, D. N., Widyaningsih, D., Sutamto, E., … Susilo, W. (2022). Kesetaraan Gender , Disabilitas dan Inklusi Sosial dalam Praktik. In Pengalaman Riset dan Advokasi Mitra: Knowledge Sector Initiative. https://www.ksi-indonesia.org/assets/uploads/original/2022/03/ksi-1646712875.pdf

Purnasari, P. D., Saputro, T. V. D., Silvester, & Sadewo, Y. D. (2023). Primary Teacher Working Group Assistance in the Indonesia-Malaysia Border Area to Design the Annual Work Program. Dinamisia?: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(3), 636–643. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v7i3.14519

Purworini, D., Pamungkas, E. W., Naidoo, G. M., Rahmadiva, L. A., Maryam, Chasana, R. R. B., Setyawan, S., Astuti, W., & Haryanti, Y. (2024). Enhancing digital literacy in early childhood school teachers: Technology and analysis approaches based on social cognitive theory. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 20(2), 401–412. https://doi.org/10.20414/transformasi.v20i2.10605

Rahma, U. H., & Zumaroh, A. S. (2023). Appreciative Inquiry, Can It Build a Sense of Community? Psikostudia?: Jurnal Psikologi, 12(2), 176. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v12i2.10248

Rahmi, F. N., Wijayanti, S., & Bryan Karipui, I. (2024). Optimalisasi Penerapan Pendidikan Inklusif Pada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Di Wilayah Desa Sindanglaya. Diseminasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 67–78. https://doi.org/10.33830/diseminasiabdimas.v6i1.6847

Rahmi, F. N., Wijayanti, S., Novianty, S. M., & Utami, I. P. T. (2023). Edukasi Pola Komunikasi Keluarga dalam Menghadapi Pandemi Covid-19 pada Lembaga Anak Usia Dini. Wikrama Parahita?: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2). https://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/parahita/article/view/5572

Richard, W., & Turner, L. H. (2017). Pengantar Teori Komunikasi: Analisis dan Aplikasi. Salemba Humanika.

Salsabila, S. A., Wahyuni, Z., Ramadhani, N. P., & Azurawati, N. (2025). Analisis Efektivitas Implementasi Pendidikan Inklusif pada Sekolah di DKI Jakarta. Jurnal Pendidikan Sultan Agung, 5(1), 76. https://doi.org/10.30659/jp-sa.v5i1.42198

Utama, A. H. (2021). Model Desain Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif. Edudikara: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(3). https://doi.org/10.32585/edudikara.v6i3.244

Waters, L., & White, M. (2015). Case study of a school wellbeing initiative: Using appreciative inquiry to support positive change. International Journal of Wellbeing, 5(1), 19–32. https://doi.org/10.5502/ijw.v5i1.2

Wati, D. E. (2017). Pengetahuan Guru PAUD Tentang KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan) sebagai Alat Deteksi Tumbuh Kembang Anak. Jurnal VARIDIKA, 28(2). https://doi.org/10.23917/varidika.v28i2.3028

Wibowo, H., Rusyidi, B., & Irfan, M. (2020). Workshop Appreciative Inquiry dan Pelatihan Kewirausahaan untuk Menbangun Etos Wirausaha Islam Pelaku UMKM Desa Cibodas Kabupaten Bandung. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2). https://doi.org/10.24198/kumawula.v3i2.26491

Wijayanti, S., Rahmi, F. N., & Moningka, C. (2024). Strategi Pengurangan Ketidakpastian pada Komunikasi Guru dengan Siswa Berkebutuhan Khusus. Komunikatif: Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(2), 223–234. https://doi.org/10.33508/jk.v13i2.5958

Yuliandari, W. R., Anita, A., Akmadi, & Purwanta. (2024). Optimising child development through smart education strategy in Pelemsewu Panggungharjo village. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 20(2), 291–302. https://doi.org/10.20414/transformasi.v20i2.11077

Downloads

Published

2025-06-30