Mangrove planting in the coastal area of the Pelauw village, Haruku Island, Maluku as an effort to prevent seawater intrusion
DOI:
https://doi.org/10.20414/transformasi.v21i2.14365Keywords:
groundwater, seawater intrusion, mangroves, substrate sediment, Haruku IslandAbstract
[Bahasa]: Keberadaan aktivitas masyarakat pesisir dan perubahan iklim global dapat menimbulkan permasalahan jangka panjang di wilayah pesisir, seperti abrasi dan intrusi air laut. Permasalahan ini dijumpai di Negeri Pelauw, Pulau Haruku, Maluku yang menunjukan adanya indikasi intrusi air laut di beberapa lokasi sumur. Beberapa studi terdahulu menunjukan bahwa pengaruh intrusi air laut semakin kecil ketika eksosistem mangrove semakin lebar. Atas dasar itu kegiatan pengabdian ini mencoba melakukan penanaman mangrove dalam upaya mengurangi dampak intrusi air laut dan abrasi. Kegiatan ini dilandaskan pada metode community based participatory research (CBPR) yang melibatkan partisipasi aktif kelompok nelayan dan pemerintah setempat. Sebanyak 500 bibit diperoleh dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Waihapu Batu Merah, Ambon dan ditanam di dua lokasi yaitu, di Teluk Namaea (100 buah) dan Tanjung Pesona (400 buah). Dua lokasi penanaman tersebut ditentukan berdasarkan hasil diskusi bersama dengan mitra dan pemerintah desa, analisis citra satelit, dan karakteristik sedimen. Kegiatan penanaman mangrove dilaksanakan selama dua hari pada Juli 2025 dengan mempertimbangkan kondisi pasang surut sekitar pantai. Penanaman hari pertama di Teluk Namaea pada pagi hari dan dianjutkan pada sore hari di Tanjung Pesona dengan keterlibatan mitra dan pemerintah desa. Hari kedua penanaman dilanjutkan di Tanjung Pesona yang dibantu juga oleh aparat TNI. Setelah penanaman, monitoring pertumbuhan mangrove dilakukan melalui komunikasi dengan perwakilan masyarakat Pelauw. Hasil evaluasi pertumbuhan mangrove pada bulan pertama, menunjukkan pertumbuhan yang baik, hanya ditemukan beberapa pohon yang mati. Kegiatan ini berharap mangrove bisa tumbuh dan berkembang serta mampu menurunkan dampak intrusi air laut, meskipun dalam jangka waktu yang panjang.
Kata Kunci: air tanah, intrusi air laut, mangrove, sedimen substrat, Pulau Haruku
[English]: Coastal community activities and global climate change may lead to enduring issues in coastal regions, including erosion and seawater intrusion. We identified this issue at Negeri Pelauw, Haruku Island, Maluku, where we observed seawater intrusion in some dug wells. Prior studies have demonstrated that the impact of seawater intrusion diminishes as the mangrove ecosystem expands. This community service initiative aimed to plant mangroves to mitigate the effects of seawater intrusion and erosion. This project utilized the Community-Based Participatory Research (CBPR) methodology, engaging fisherman groups, coastal communities, and governmental entities. A total of 500 seedlings were acquired from “Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS),” Waihapu, Batu Merah, Ambon, and planted at two sites: Namaea Bay (100 seedlings) and Tanjung Pesona (400 seedlings). The two planting locations were determined based on discussions with community members and the village government, satellite imagery analysis, and sediment characteristics. The mangrove planting activities were carried out over two days in July 2025, taking into account tidal conditions around the coast. The first day's planting took place in the morning at Namaea Bay, followed by the afternoon at Tanjung Pesona, with partners and the local government involved. The second day's planting continued in Tanjung Pesona, also assisted by Indonesian National Armed Forces (TNI) personnel. The first month's monitoring on mangrove growth showed that it was growing well, with only a few dead trees. Perhaps the mangrove ecosystem will continue to expand and develop, potentially mitigating the impact of seawater intrusion.
Keywords: groundwater, seawater intrusion, mangroves, substrate sediment, Haruku Island
Downloads
References
Aurilia, M. F., & Saputra, D. R. (2020). Analisis fungsi ekologis mangrove sebagai pencegahan pencemaran air tanah dangkal akibat intrusi air laut. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), 424–437. https://doi.org/10.36813/jplb.4.1.424-437
Ayu, S. M., Najib, N. N., Yumna, Witno, Maria, Liana, Sada, N. H., & Pitra (2023). Soil physial characteristics of the mangrove ecosystem in Bone Bay, Palopo City. Planta Tropika, 11(2), 70-79. https://doi.org/10.18196/pt.v11i2.16646
Bahri, S., Tualepe, D., Batlolona, Y. T., Ramadhan, A., & Parnadi, W. W. (2024). Vertical electrical sounding method and Dar Zarrouk analysis to identify the distribution of seawater intrusion in Pelauw Village, Maluku. Journal of Degraded and Mining Lands Management, 11(4), 6089–6097. https://doi.org/10.15243/jdmlm.2024.114.6089
Collins SE, Clifasefi SL, Stanton J, The Leap Advisory Board, Straits KJE, Gil-Kashiwabara E, Rodriguez Espinosa P, Nicasio AV, Andrasik MP, Hawes SM, Miller KA, Nelson LA, Orfaly VE, Duran BM, Wallerstein N. (2018). Community-based participatory research (CBPR): Towards equitable involvement of community in psychology research. Am Psychol, 73(7), 884-898. https://doi.org/10.1037/amp0000167
Duke, M. (2020). Community-Based Participatory Research. Oxford Research Encyclopedia of Anthropology. Retrieved 20 Jan. 2026, from https://oxfordre.com/anthropology/display/10.1093/acrefore/9780190854584.001.0001/acrefore-9780190854584-e-225
Fauziyah, N. L., Wahyu Setyaningsih, Dewi Liesnoor Setyowati, & Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq. (2024). Distribusi Spasial dan Ketebalan Hutan Mangrove terhadap Intrusi Air Laut di Kecamatan Cilacap Tengah. Indonesian Journal of Conservation, 13(1), 8–17. https://doi.org/10.15294/ijc.v13i1.5127
Hilmi, E., Kusmana, C., Suhendang, E., & Iskandar. (2017). Correlation Analysis Between Seawater Intrusion and Mangrove Greenbelt. Indonesian Journal of Forestry Research, 4(2), 151–168. https://doi.org/10.20886/IJFR.2017.4.2.151-168
Masganti, M., Abduh, A. M., Rina D., Y., Alwi, M., Noor, M., & Agustina, R. (2023). Pengelolaan Lahan dan Tanaman Padi di Lahan Salin. Jurnal Sumberdaya Lahan, 16(2), 83. https://doi.org/10.21082/jsdl.v16n2.2022.83-95
Purnomo, M. andy D., Nadhiroh, S. R., & Rachmah, Q. (2023). Hubungan Usia, Lama Melaut, Asupan Natrium, dan Kalium dengan Kejadian Hipertensi pada Nelayan di Desa Blimbing, Paciran Lamongan. Media Gizi Kesmas, 12(2), 827–832. https://doi.org/10.20473/mgk.v12i2.2023.827-832
Putri, L. D. M., Isman, M., Lapong, M. I., Fathuddin, Nobu, S., & Furkan, A. (2025). Hubungan tekstur sedimen terhadap vegetasi mangrove di Sungai Marana Desa Marannu Kecamatan Lau Kabupaten Maros. Jurnal Akuatiklestari, 9(1), 8-14. https://doi.org/10.31629/akuatiklestari.v9i1.7444
Rumpakwakra, E., Jaya, G. W., Bahri, S., Ramahdan, A., Zulfiah, Z., Thohirah, A., & Taipabu, M. I. (2024). Identification of seawater intrusion based on geochemical data in Pelauw-Kariu Region, Maluku. Journal of Degraded and Mining Lands Management, 11(3), 5575–5583. https://doi.org/10.15243/jdmlm.2024.113.5575
Rusli, T. S., Boari, Y., Amelia, D., Rahayu, D., Setiaji, B., Suhadarliyah, Syarfina, Ansar, Syahruddin, Amiruddin, & Yuniwati, I. (2024). Pengantar Metodologi Pengabdian Masyarakat. https://www.researchgate.net/publication/378870237
Setyabudi, H. E. P., Purwoto, S., & Husaini, H. T. (2020). Removal Natrium (Na+), Klorida (Cl-), dan Kesadahan Air Payau dengan Resin Penukar Ion. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 18(1), 7–14. https://doi.org/10.36456/waktu.v18i1.2305
Shammi, M., Rahman, Md. M., Bondad, S. E., & Bodrud-Doza, Md. (2019). Impacts of Salinity Intrusion in Community Health: A Review of Experiences on Drinking Water Sodium from Coastal Areas of Bangladesh. Healthcare, 7(1), 50. https://doi.org/10.3390/healthcare7010050
Windusari, Y., Sarno, Saleh, E., & Hanum, L. (2014). Substrate characteristics and its impact on distribution of mangrove species: a case study in Sungai Barong Kecil in the Sembalun National Park at Banyuasin, South Sumatra. Journal of Biological Researches, 19, 82-86. https://berkalahayati.org/files/journals/1/articles/799/submission/799-2350-1-SM.pdf
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zulfiah, Samsul Bahri, Delpina Nggolaon, Stevi Silahooy, Gede Wiratma Jaya, Aditya Ramadhan, Ervina Rumpakwakra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



