Improving students' health independence through healthy student cadre training at the Bin Baz Islamic boarding school
DOI:
https://doi.org/10.20414/transformasi.v21i2.14373Keywords:
health independence, student cadres, adolescent health post, pesantren, health trainingAbstract
[Bahasa]: Pesantren sebagai ekosistem pendidikan berasrama memiliki potensi besar sekaligus tantangan kesehatan, mulai dari penyakit menular berbasis lingkungan hingga isu kesehatan remaja putri seperti anemia dan kebersihan personal. Kondisi ini menuntut model penguatan kemandirian kesehatan berbasis komunitas melalui kader internal pesantren. Kader berperan sebagai pendamping sebaya yang memperkuat Poskestren maupun Posyandu Remaja, memastikan program berjalan rutin, terukur, serta selaras kebijakan sekolah-sehat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemandirian kesehatan santri melalui Pelatihan Kader Santri Sehat di Pesantren Islamic Center Bin Baz. Kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 30 santri putri kelas XI dan XII. Metode pelatihan meliputi ceramah, diskusi kelompok, simulasi, praktik, serta peer support. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, dengan analisis uji statistik paired sample t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan kesehatan reproduksi (rata-rata pre-test 80,13 menjadi 96,17; p = 0,000) dan keterampilan pemeriksaan dasar seperti pengukuran berat badan, LILA, lingkar perut, dan tekanan darah (p < 0,05). Mayoritas peserta memiliki tingkat kematangan emosional sedang hingga tinggi, yang mendukung peran mereka sebagai kader santri sehat. Kegiatan ini menegaskan bahwa pelatihan kader santri sehat efektif meningkatkan kemandirian kesehatan santri di pesantren. Program ini berpotensi dijadikan model intervensi berkelanjutan dengan dukungan kelembagaan pesantren dan kolaborasi tenaga kesehatan.
Kata kunci: kemandirian kesehatan; kader santri; posyandu remaja; pesantren; pelatihan kesehatan.
[English]: Islamic boarding schools (pesantren) possess significant potential as educational environments but also encounter health issues, ranging from infectious diseases transmitted through the environment to distinct female health concerns like anaemia and personal hygiene. Therefore, it is crucial to enhance community health independence via internal Islamic boarding school cadres. This community service initiative sought to enhance students' health autonomy via the Healthy Student Cadre Training at the Bin Baz Islamic Centre in Islamic boarding schools. Using a Participatory Action Research (PAR) methodology, the initiative engaged 30 female students in 11th and 12th grades. Training techniques involved lectures, group discussions, simulations, hands-on sessions, and peer assistance. Assessment was carried out using pre- and post-tests, followed by statistical analysis using paired-samples t-tests. Findings indicated a notable increase in reproductive health knowledge (80.13 to 96.17; p < 0.001) and an improvement in fundamental examination skills, including weight, MUAC, waist circumference, and blood pressure assessments (p < 0.05). The majority of participants exhibited moderate to high levels of emotional maturity, reinforcing their position as health cadres. The results indicate that cadre training significantly improves the health independence of Islamic boarding school students and shows promise as a sustainable intervention model with the backing of institutional and professional healthcare.
Key words: health independence, student cadres, adolescent health post, pesantren, health training
Downloads
References
Akhriani, M., Wati, D. A., & Muharammah, A. (2023). Skrining Lingkar Lengan Atas (Lila) Yang Berkorelasi Dengan Index Massa Tubuh (Imt) Dan Edukasi Citra Tubuh Positif Pada Remaja Di SMAN 2 Pringsewu. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu (ABDI KE UNGU), 5(3), 183–187. https://doi.org/10.30604/abdi.v5i3.1459
Amalia, R. B., Wittiarika, I. D., & Jayanti, R. D. (2020). Strategies to improve the adolescentâ€TM s reproductive health knowledge in the traditional Islamic Boarding School in Sidoarjo, Indonesia. Journal of Midwifery, 5(2), 14–21. https://doi.org/10.25077/jom.5.2.14-21.2020
Asri, Y., Priasmoro, D. P., Ardiyanti, S. E., & Febriyantie, Y. Y. (2023). Pembentukan Pos Kesehatan Pesantren (POSKESTREN) di Pondok Pesantren Darul Mukhlisin Kota Malang. DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 162–170. https://doi.org/10.58545/djpm.v2i2.188
Chaerani, E., Widyaastuti, E. E., & Djuria, S. A. (2024). Edukasi PHBS melalui Pemberdayaan Santri di Pondok Pesantren Modern Daarul Abror Bangka. Jurnal of Community Health Development, 4(2), 130–139. https://doi.org/10.20884/1.jchd.2023.4.2.7278
Darsini, D., Hamidah, H., Notobroto, H. B., & Cahyono, E. A. (2020). Health risks associated with high waist circumference: A systematic review. Journal of Public Health Research, 9(2), jphr-2020.
Elna, N. P., Novita, M., Yusnaini, Y., & Syahradesi, Y. (2025). Inovasi Program Kesehatan Reproduksi Remaja: Edukasi dan layanan untuk menunjang kesehatan seksual. Room of Civil Society Development, 4(3), 509–520. https://doi.org/10.59110/rcsd.750
Faisal, A., & Asnawi, F. M. (2025). Dari Pesantren untuk Peradaban Indonesia: Menginternalisasi Moderasi Beragama di Lingkungan Santri. wawasan Ilmu.
Handayani, S., Nurwati, I., Subandono, J., Muthmainah, M., Hermawan, D., Budiani, D. R., Hakim, F. A., Pakha, D. N., & Sunggoro, A. J. (2024). Pelatihan Kader Kesehatan dalam Pemberdayaan Poskestren di Pondok Pesantren Al Amaanah Karanganyar. Smart Society Empowerment Journal, 5(2), 44–53. https://doi.org/10.20961/ssej.v5i2.94068
Jannah, R. J. (2014). Strategi pendidikan sebaya meningkatkan kesehatan reproduksi remaja di pesantren. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan, 2(1), 79–90. https://doi.org/10.55681/saintekes.v2i1.28
Livesey, P. V. (2017). Goleman-Boyatzis model of emotional intelligence for dealing with problems in project management. Construction Economics and Building, 17(1), 20–45.
Maedy, F. S., Permatasari, T. A. E., & Sugiatmi, S. (2022). Hubungan status gizi dan stres terhadap siklus menstruasi remaja putri di Indonesia. Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF), 3(1), 1–10. https://doi.org/10.24853/mjnf.3.1.1-10
Mardliyah, I. K., Rusli, M., & Purwanti, S. (2023). Implementasi program santri husada dalam upaya kemandirian pesantren bidang kesehatan di Pondok Pesantren Riyadlotut Thalabah Sedan Rembang. LENTERNAL: Learning and Teaching Journal, 4(1), 29–39. https://doi.org/10.32923/lenternal.v4i1.3256
Muharrina, C. R., Yustendi, D., Sarah, S., Herika, L., & Ramadhan, F. (2023). Kesehatan reproduksi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 5(1), 26–29. https://doi.org/10.26714/jpmk.v5i1.11507
Palupi, T. D., Pristya, T. Y. R., & Novirsa, R. (2020). Myths about Menstrual Personal Hygiene among Female Adolescents. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal), 15(2). https://doi.org/10.21109/kesmas.v15i2.2719
Savitri, W., Yulyana, N., & Baska, D. Y. (2024). Posyandu Remaja: Tingkatkan Pengetahuan Gaya Hidup dan Peran sebagai Konselor Sebaya. Penerbit NEM.
Setyawan, A. A., Desembrianita, E., Santoso, M. H., & Kalalo, R. R. (2025). Pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kemandirian ekonomi lokal: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 1494–1503. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1769
Sharma, M. (2021). Theoretical foundations of health education and health promotion. Jones & Bartlett Learning.
Stephen Kemmis, S. K., & Robin McTaggart, R. M. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-4560-67-2_6
Supiyani, A., & Sukmawati, D. (2023). Peningkatan kesadaran dan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja putri di SMP Islam At-Tawwabiin Cilangkap Tapos Depok. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 19(1), 13–21. https://doi.org/10.20414/transformasi.v19i1.5790
Triana, A., & Marlina, H. (2022). Pelatihan Kader Kesehatan Remaja Pada Konselor Sebaya. ARSY: Jurnal Aplikasi Riset Kepada Masyarakat, 3(1), 30–35. https://doi.org/10.55583/arsy.v3i1.271.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ery Fatmawati, Dyah Muliawati, Surip Haryani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



