Innovations in the processing of local food-based supplementary feeding programs (PMT) at the posyandu in Astambul sub-district Banjar Regency
DOI:
https://doi.org/10.20414/transformasi.v21i2.14388Keywords:
nutrition education, local food, supplementary feeding programs (PMT)Abstract
[Bahasa]: Posyandu memiliki peran penting dalam pemantauan tumbuh kembang balita dan pencegahan stunting, namun partisipasi masyarakat di Kecamatan Astambul masih rendah. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya inovasi dalam pemberian makanan tambahan (PMT). Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan aktivitas posyandu melalui pemanfaatan pangan lokal, yaitu daun kelor (Moringa oleifera) dan ikan patin (Pangasius sp.). Metode pelaksanaan yaitu penyuluhan kesehatan, pelatihan pengolahan PMT lokal, serta uji organoleptik dengan melibatkan 55 ibu balita. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest–posttest. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan ibu setelah intervensi. Nilai rata-rata pretest 59,25 ± 12,75 meningkat menjadi 85,41 ± 8,36 (p = 0,000; Cohen’s d = 2,45). Penyuluhan tentang PMT berbasis pangan lokal juga meningkatkan nilai rata-rata dari 61,80 ± 11,32 menjadi 87,25 ± 7,94 (p = 0,000; Cohen’s d = 2,33). Uji organoleptik menunjukkan penerimaan tinggi terhadap nugget ikan patin daun kelor dan bubur nasi daun kelor, terutama pada aspek rasa dan warna. Temuan ini membuktikan bahwa inovasi PMT berbasis pangan lokal dapat diterima masyarakat dan berpotensi diterapkan secara berkelanjutan di posyandu. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita, tetapi juga memperkuat layanan posyandu dalam mendukung perbaikan gizi dan pencegahan stunting.
Kata Kunci: Posyandu, edukasi gizi, pangan lokal, Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT)
[English]: Posyandu plays a crucial role in monitoring child growth and development and in preventing stunting; however, community participation in Astambul Subdistrict remains low. One contributing factor is the limited innovation in supplementary feeding programs (PMT). This community service program aimed to enhance Posyandu activities by utilizing local food resources, specifically moringa leaves (Moringa oleifera) and catfish (Pangasius sp.). The program was implemented through health education, training on local food–based PMT processing, and organoleptic testing involving 55 mothers of toddlers. Evaluation was conducted using a pretest–posttest design. The results showed a significant increase in maternal knowledge following the intervention, with mean pretest scores of 59.25 ± 12.75 increasing to 85.41 ± 8.36 (p = 0.000; Cohen’s d = 2.45). Education on local food–based PMT also significantly improved knowledge scores from 61.80 ± 11.32 to 87.25 ± 7.94 (p = 0.000; Cohen’s d = 2.33). Organoleptic evaluation indicated high acceptance of moringa–catfish nuggets and moringa rice porridge, particularly in terms of taste and color. These findings demonstrate that local food–based PMT innovations are well accepted by the community and have strong potential for sustainable implementation in Posyandu. The program not only improved maternal knowledge and skills but also strengthened Posyandu services in supporting nutritional improvement and stunting prevention.
Keywords: Posyandu, nutrition education, local food, supplementary feeding programs (PMT)
Downloads
References
Amaliyah, E., & Mulyati, M. (2020). Effectiveness of Health Education and Nutrition Rehabilitation Toward Community Empowerment for Children Aged Less Than 5 Years with Stunting: A Quasi-Experimental Design. Jurnal Ners, 15(2), 173–177. https://doi.org/10.20473/jn.v15i2.19494
Ambarwati, R., Rahmawati, V. A., Gizi, J., Kementrian, P., & Semarang, K. (2023). Nutrient Density Cookies Rutf (Ready to Use Therapeutic Food) dari Pangan Lokal Untuk Intervensi Balita Wasting. 12(April), 179–183.
Aswan, Y., & Harahap, M. A. (2021). Pendidikan Kesehatan Tentang Pentingnya Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi di Posyandu Desa Sigumuru Kecamatan Angkola Barat Universitas Aufa Royhan di Kota Padangsidimpuan Jurnal Peng. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa, 2(2).
Atik, N. S., & Susanti, R. (2020). Hubungan Pengetahuan Ibu Balita Dengan Perilaku Kunjungan Balita Ke Posyandu. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 11(2), 236. https://doi.org/10.26751/jikk.v11i2.820
Ayupir, A. (2021). Pendidikan Kesehatan dan Terapi Tablet Zat Besi (Fe) terhadap Hemoglobin Remaja Putri. Journal Of Public Health Research And Development, 5(3), 441–451.
Bridgman, G., & von Fintel, D. (2022). Stunting, double orphanhood and unequal access to public services in democratic South Africa. Economics and Human Biology, 44, 101076. https://doi.org/10.1016/j.ehb.2021.101076
Chandra, F., Junita, D. D., & Fatmawati, T. Y. (2019). Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Ibu Hamil dengan Status Anemia. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 9(04), 653–659. https://doi.org/10.33221/jiiki.v9i04.398
Damayanti, M., Nurul Aini Suria Saputri, Vina Jayanti, & Ika Susanti. (2024). Effectiveness of E-Posyandu Health (Epok) Application on Knowledge and Skills of Posyandu Cadres in Monitoring Growth and Development of Toddlers. International Journal of Social Science, 3(5), 627–634. https://doi.org/10.53625/ijss.v3i5.7417
Farhat, Y. (2018). Hubungan Cita Rasa Makanan, Jenis Kelamin dan Lama Hari Rawat dengan Sisa Makanan Pasien Rumah Sakit. Jurnal Riset Pangan dan Gizi, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.31964/jr-panzi.v1i1.28
Hanum, F. N., Maulida, F., & Suryani, L. (2022). Upaya Peningkatan Pemahaman Masyarakat melalui Penyuluhan Pentingnya Imunisasi pada Anak Usia Sekolah. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 306–310. https://doi.org/10.24036/abdi.v4i2.319
Kalselprov. (2024). Dinkes Gelar Rapat Evaluasi Lintas Sektor Kesehatan Ibu dan Anak termasuk Masalah Gizi Tingkat Provinsi KALSEL. Website Resmi Provinsi Kalimantan Selatan.
Kemenkes RI. (2022). PETUNJUK TEKNIS Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal untuk Balita dan Ibu Hamil. Kemenkes, June, 78–81. https://kesmas.kemkes.go.id/assets/uploads/contents/others/20230516_Juknis_Tatalaksana_Gizi_V18.pdf
Kurniawan, Y. (2019). Pengaruh Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera) dibandingkan Methyl Prednisolone terhadap Gambaran Vaskulitis Pulmo dan Kadar Il-6 pada Mencit Model Lupus dengan Induksi Pristan. Universitas Sebelas Maret.
Lumongga, N., Sudaryati, E., & Theresia, D. (2020). The Relationship of Visits to Posyandu with the Nutrition Status of Toddlers in Amplas Health Center. Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences, 3(3), 2165–2173. https://doi.org/10.33258/birci.v3i3.1149
Mudhawaroh, N, S. F., & Prihartanti, N. G. (2020). Pengaruh Kegiatan Posyandu Ayah terhadap Pencapaian SKDN di Posyandu Desa Pulo Gebang dan Posyandu Desa Gubus Banaran Wilayah Kerja Puskesmas Tembelang Kabupaten Jombang. Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery), 6(1), 53–60.
Noorhasanah E. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas Tatah Makmur Kabupaten Banjar. Jurnal Of Midwifery and Reproduction, 4(1), 13–17.
Priyanto, Y., Christijanti, W., & Marianti, A. (2023). Life Science Aktivitas Antioksidan Daun Kelor ( Moringa oleifera ) pada Tikus Diabetik. 12(1), 97–106.
Rahma, A., & Nuradhiani, A. (2019). Peningkatan pengetahuan tentang pemberian asi eksklusif dan pendampingan balita gizi buruk dan stunting di Gresik, Jawa Timur. Ghidza Media Jurnal, 1(1), 63. https://doi.org/10.30587/ghidzamediajurnal.v1i1.1081
Suhendra, A. D., Asworowati, R. D., & Ismawati, T. (2020). Rutinitas Kunjungan Posyandu Terhadap Peningkatan Berat Badan Balita. Akrab Juara, 5(1), 43–54. Retrieved from: http://www.akrabjuara.com/index.php/akrabjuara/article/view/919
Widaryanti, R., & Rahmuniyati, M. E. (2019). Evaluasi pelatihan pemberian makan bayi dan anak (PMBA) pada kader posyandu terhadap peningkatan status gizi bayi dan balita. Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati, 4(2), 163. https://doi.org/10.35842/formil.v4i2.273
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sari Wahyunita, Eka Rusliana, Aulia Ramadhani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



