REINTERPRETASI HAKIM ATAS KETENTUAN PEMBAGIAN HARTA WARIS 2 : 1 (Studi putusan no.1642/pdt.g/2020/pa.jp)
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini mengkaji Putusan Nomor 1642/Pdt.G/2020/PA.JP yang mendistribusikan harta waris antara anak laki-laki dan anak perempuan dengan proporsi 1:1. Keputusan hakim ini menyimpangi atau bertentangan dengan ketentuan Pasal 176 Kompilasi Hukum Islam dan Qs. An Nisa ayat 11. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi argumentasi hakim dalam melakukan reinterpretasi terhadap ketentuan pembagian waris 2:1 serta menganalisis legitimasi metodologis ijtihad dan contra legem hakim. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan yuridis normatif, melalui analisis isi terhadap putusan pengadilan dan pengkajian terhadap sumber-sumber hukum Islam dan hukum positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, majelis hakim dalam putusan a quo membangun reinterpretasi terhadap ketentuan waris 2:1 dengan mengaitkan Q.S. An-Nisa ayat 11 dengan Q.S. An-Nisa ayat 34 melalui pendekatan teleologis yang menempatkan pembagian waris dalam relasi antara hak dan tanggung jawab keluarga. Kedua, dalam perspektif hukum positif dan hukum Islam, pertimbangan hakim dapat dipahami sebagai bentuk contra legem, judicial activism, dan ijtihad kontekstual berdasarkan kondisi faktual para pihak. Akan tetapi, argumentasi putusan masih menyisakan problem metodologis karena belum menjelaskan secara eksplisit parameter tanggung jawab yang digunakan sebagai dasar penyimpangan penerapan norma serta belum menguraikan secara tegas metode istinbāṭ al-aḥkām yang digunakan dalam menghubungkan Q.S. An-Nisa ayat 11 dengan Q.S. An-Nisa ayat 34. Penelitian ini menunjukkan bahwa reinterpretasi norma kewarisan dalam putusan pengadilan dapat dianalisis sebagai bagian dari dinamika penemuan hukum, namun tetap memerlukan argumentasi metodologis yang lebih sistematis dan terukur agar penerapannya dapat dipertanggungjawabkan secara akademik serta menjaga kepastian hukum
Downloads
Article Details
References
Abdurrahman. Kompilasi Hukum Islam Di Indonesia. 4th ed. Jakarta: CV Akademika Pressindo, 2015.
Aini, Nurul, Abdul Rahman Maulana Siregar, Raditya Wiguna, and Razi Fajri Asyari Siregar. “Metode Penafsiran Dalam Penemuan Hukum Oleh Hakim Di Indonesia.” Al - Zayn Jurnal Ilmu Sosial Dan Hukum 4, no. 1 (2026): 1634–43. https://doi.org/https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3303.
As- Suyuthi. Asbabun Nuzul (Sebab Turun Nya Ayat Ayat Al Quran) Edisi Terjemah. 1st ed. Jakarta: Pustaka Al Kautsar, 2014.
Awali, Rubi, Muhammad Amri, and Indo Santalia. “Qath’i Dan Zhanni Serta Peran Akal Dalam Menginterpretasikan Nas.” MUSHAF JOURNAL: Jurnal Ilmu Al Quran Dan Hadis 2, no. 1 (2025): 20–30. https://lawinsight.net/index.php/MUSHAF/article/view/510.
Badan Pusat Statistik. Cerita Data Statistik Untuk Indonesia (Female Breadwinners; Penomena Perempuan Sebagai Pencari Nafkah Utama Keluarga). Jakarta: Badan Pusat Statistik, 2025.
Borotan, Amrin. “Rekonstruksi Konsep Qiwamah (Kepala Keluarga) Dalam Qs.An Nisa 34 Perspektif Maqasid Syari’ah Syaithibi.” Jurnal Syaikh Mudo Madlawan: Kajian Ilmu - Ilmu Keislaman 2, no. 1 (2025): 159–173. ttps://journal.iai-daraswaja-rohil.ac.id/index.php/jsmm/article/view/121.
Fahmi, Labib. “Hermeneutika Emillio Betti Dan Aplikasinyadalam Menafsirkan Sistem Kewarisan 2:1pada Surat an-Nisa Ayat 11.” Ulul Albab: Jurnal Studi Dan Penelitian Hukum Islam 2, no. 1 (2018): 143–73. https://doi.org/10.30659/jua.v2i1.3120.
Haika, Ratu. “KOnsep Qathi Dan Zhanni Dalam Hukum Kewarisan Islam.” MAZAHIB: Jurnal Pemikiran Hukum Islam 15, no. 2 (2016). https://doi.org/10.21093/mj.v15i2.632.
Harahap, M Yahya. Hukum Acara Perdata (Tentang Gugatan, Persidangan, Penyitaan, Pembuktian Dan Putusan Pengadilan). 2nd ed. Bandung: Sinar Grafika, 2019.
Haries, Akhmad. Hukum Kewarisan Islam (Edisi Revisi). 1st ed. Yogyakarta: Ar- Ruzz Media, 2019.
Hasirudin, Noor. Pengantar Ilmu Fiqh. 7th ed. Surabaya: Pena Salsabila, 2019.
Indonesia, Komisi Yudisial Republik. Bunga Rampai Memotret Pertimbangan Putusan Hakim Dari Berbagai Perspektif. 1st ed. Jakarta: Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial Republik Indonesia, 2024.
Iskandar, Dedi, Zulbaidah, Angga Almanda, Iswanda Abdinur, and Devi Yanda Putra. “Perkembangan Teori Dan Penerapan Asas Legalitas Dalam Hukum Pidana Indonesia.” JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin 1, no. 3 (2024): 293–305. https://doi.org/https://doi.org/10.71153/jimmi.v1i3.147.
Keladu, Yosef. “Kesamaan Proporsional Dan Ketidaksamaan Perlakuan Dalam Teori Keadilan Aristoteles.” Diskursus ; Jurnal Filsafat Dan Teologi STF Driyarkara 19, no. 1 (2023): 54–78. https://doi.org/https://doi.org/10.36383/diskursus.v19i1.347.
Kementrian Agama Republik Indonesia. Al Quran Dan Terjemahan Nya Edisi Penyempurnaan. 1st ed. Jakarta: LPMQ (Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran, 2019.
Khallaf, Syeikh Abdul Wahab. Ilmu Ushul Fiqh. 1st ed. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2005.
Kurniasari, Dena, Nabila Rahma Roihani, and Shafriyani Mawarni Nurjannah. “Qathi’ Dan Zhanni Dalam Kewarisan Hukum Islam.” Jurnal Media Syari’ah : Wahana Hukum Islam Dan Pranata Sosial 22, no. 2 (2020). https://doi.org/10.22373.
Marhamah, Mellenia. “Perceraian Di Sebabkan Suami Malas Bekerja Perspektif Teori Struktural Fungsional.” SAKINA: Journal Of Family Law Studies 6, no. 4 (2022). https://doi.org/10.18860/jfs.v6i4.2443.
Marzuki. Pengantar Studi Hukum Islam, Prinsip Dasar Memahami Berbagai Konsep Dan Permasalahan Hukum Islam Di Indonesia. 2nd ed. Yogyakarta: Penerbit Ombak, 2017.
Mubarok, Zamzam, Asmuni, and Ach Faisol. “Reaktualisasi Ijtihad Dalam Sistem Hukum Nasional Indonesia (Telaah Perspektif Teori Ijtihad Dan Tajdid Said Shabbar).” QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora 4, no. 2 (2026): 227–36. https://doi.org/https://doi.org/10.61104/jq.v4i2.5368.
Mukhlas, S Oyo. Hukum Kewarisan Islam Di Indonesia : Norma Dasar, Implementasi, Pembagian Dan Penyelesaian Waris Perspektif Fiqh Faraidh’ Dan Kompilasi Hukum Islam. 2nd ed. Bandung: Gunung Djati Publishing, 2023.
Nofiardi. Hukum Kewarisan Islam Antara Teori Dan Praktek. 1st ed. Bandar Lampung: Pusaka Media, 2020.
Nurmayani, Evina, Nellaviasri Utami, and Muhammad Sukri Malta. “Kehujjahan Al Quran Dalam Ushul Fiqh: Telahah Ayat Qath’i, Zhanni Dan Bentuk Hukum Yang Dikandungnya.” An Najah: Jurnal Pendidikan Islam Dan Sosial Keagamaan 4, no. 6 (2025): 369–80. https://journal.nabest.id/index.php/annajah/article/view/725.
Riyanti. Ijtihad Dan Isu Isu Hukum Kewarisan Islam. 1st ed. Yogyakarta: IERPRO KREASINDO, 2018.
Sa’dan, Saifuddin. “Ijtihad Terhadap Dalil Qath’i Dalam Kajian Hukum Islam.” Samarah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam 1, no. 2 (2017): 479–90. https://doi.org/https://doi.org/10.22373/sjhk.v1i2.2379.
Sahidin, Amir. “Telaah Atas Ijtihad Umar Bin Khaṭṭab Perspektif Maqāṣid Al-Syarī’ah.” Jurnal Penelitian Medan Agama 14, no. 1 (2023): 25–34. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.58836/jpma.v14i1.16553.
Saptoyo, Rosy Dewi Arianti, and Bayu Galih. “Jumlah Perempuan Pekerja Di Sektor Formal.” Kompas.com, 2025. https://www.kompas.com/cekfakta/read/2025/03/10/103853282/jumlah-perempuan-pekerja-di-sektorformal#:~:text=Badan Pusat Statistik %28BPS%29 mencatat%2C pada 2024%2C sebanyak,sektor formal cenderung mengalami kenaikan meski tidak signifikan.
Wulandari, Feby. “Penyelesaianakat Konflik Warisan Secara Shuluh Oleh Masyarakat Kantor Desa Pandan Wangi Kecamatan Jerowaru.” Al - Ihkam: Jurnal Hukum Keluarga 17, no. 2 (2025): 229–53. https://doi.org/https://doi.org/10.20414/alihkam.
Zakiah, Ade Rosi Siti, and Nurfajriyani. “Interpretasi Kontekstual Makna Qawwām Dalam Al-Qur’an Qs. An Nisa’: 34 (Aplikasi Hermeneutika Abdullah Saeed).” AL-QUDWAH Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Hadis 1, no. 2 (2023): 129–46. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24014/alqudwah.v1i2.22972.