KEDUDUKAN DAN KEKUATAN HUKUM JUAL BELI TANAH DI BAWAH TANGAN PRESPEKTIF ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK

Main Article Content

Icha Afrianti
Gufran
Muhammad Amin

Abstract

Dalam praktik, jual beli tanah di bawah tangan tidak jarang berujung pada sengketa hukum, baik antara penjual dan pembeli maupun dengan pihak ketiga. Penelitian  ini  bertujuan  untuk menganalisis kedudukan dan kekuatan hukum jual beli tanah di bawah tangan prespektif asas kebebasan berkontrak. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan  pendekatan  peraturan  perundang-undangan  dan  konseptual  melalui  studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan hukum jual beli tanah di bawah tangan ditinjau dari asas kebebasan berkontrak menurut KUHPerdata  yaitu dimana jual beli tanah di bawah tangan, meskipun sah berdasarkan asas kebebasan berkontrak , tidak dapat memindahkan Hak Milik atas tanah. Perjanjian tersebut hanya menimbulkan hubungan hutang-piutang. Peralihan hak yang sah harus melalui Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan didaftarkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). Akta jual beli di bawah tangan tidak memiliki kekuatan pembuktian sempurna dalam sengketa kepemilikan tanah. Akta ini hanya dianggap sebagai permulaan bukti tertulis. Peralihan hak atas tanah yang sah secara hukum harus melalui Akta Jual Beli (AJB) yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Adriansa, M. Zaky, dkk.. Kekuatan Hukum Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah Dibuat di Bawah Tangan. Jurnal Hukum. Vol.16. No.2 (Desember 2022).

Apriandra, D. S., dkk.. Keabsahan Perjanjian Jual Beli Tanah Tanpa Akta Notaris dalam Perspektif Hukum Perdata. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik. Vol.5 No.5 (Juni 2025).

Arba, Muhammad. (2019). “Implementasi Asas Terang dan Tunai dalam Jual Beli Tanah Menurut Hukum Adat dan UUPA”. Jurnal Hukum Agraria, 5(2).

Azizah, Nur, Anggraeni Endah Kusumaningrum dan Benny Bambang Irawan Nitinegoro. Perlindungan Hukum bagi Pembeli yang Beritikad Baik dalam Perjanjian Jual Beli Tanah di Bawah Tangan. Jurnal Akta Notaris. Vol.2. No.1 (Juni 2023).

Cahyadi, Monica Lidiyana dan Mella Ismelina Farma Rahayu. Keabsahan Jual Beli atas Rumah dengan Perjanjian di Bawah Tangan yang Hendak di Buatkan Akta Jual Beli Tanpa Adanya Pihak Penjual. Recital Review. Vol.3. No.2 (Desember 2021).

Damayanti, Dwi Aprilia Arum, Josina Emelie Londa dan Alsam Polontalo. Perjanjian Jual Beli Tanah yang Tidak Dilakukan di Hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), Lex Privatum. Vol.8. No.2 (Agustus 2020).

Fauziannor, Ahmad, dkk.. Perbandingan Kekuatan Pembuktian antara Akta Otentik dan Akta di Bawah Tangan dalam Sengketa Perdata. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory. Vol.3. No.2 (Juni 2025).

Firman, Handy dan Gunawan Gunawan. Perlindungan Hukum terhadap Jual Beli Tanah yang Dilakukan dengan Itikad Baik. UNES Law Review. Vol.6. No.2 (Januari 2024).

Hamdaliah. Perlindungan Hukum bagi Pihak Pembeli yang Beritikad Baik dalam Jual Beli Tanah. Lambung Mangkurat Law Journal. Vol.1. No.2 (September 2016).

Kareliana, Ary, dkk.. Analisis Kedudukan Hukum Perjanjian Perikatan Jual Beli (PPJB) dalam Proses Pendaftaran Peralihan Hak atas Tanah. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora. Vol.3. No.1 (Januari 2024).

Latiful, T. dan Marlia Sastro. Perlindungan Hukum terhadap Pembeli yang Beritikad Baik (Studi Putusan Nomor 67/Pdt/2015/PT BNA). Suloh. Vol.11. No.2 (Oktober 2023).

Mahesa, K. Hendra, Muhamad Jodi Setianto dan Komang Febrinayanti Dantes. Perlindungan Hukum dalam Jual Beli Tanah di Bawah Tangan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis. Vol.3. No.4 (Oktober 2023).

Rahma, Fathia Firli, dan Prihati Yuniarlin. Pengesahan Perjanjian Jual Beli Tanah di Bawah Tangan melalui Pengadilan untuk Balik Nama Sertipikat Hak Milik. Unes Law Review. Vol.6. No.1 (September 2023).

Riansyah, Ahmad, dkk. Penerapan Asas Itikad Baik dalam Pelaksanaan Perjanjian Jual Beli Tanah. Consensus: Jurnal Ilmu Hukum. Vol.1. No.2 (November 2022).

Safatullah, Afdal Aperta dan Mahlil Adriaman. Urgensi Perjanjian Pengikatan Jual Beli dalam Menjamin Perlindungan Hukum bagi Penjual dan Pembeli dalam Transaksi Tanah. Jurnal Ilmu Hukum. Vol.3. No.1 (April 2025).

Setiawan, Asta Tri, Sri Kistiyah dan Rofiq Laksamana. Problematika Keabsahan Jual Beli Tanah di Bawah Tangan Tanah di Kawasan Transmigrasi. Jurnal Tunas Agraria. Vol.4. No.1 (Januari 2021).

Sutedi, Adrian. (2021). “Kekuatan Hukum Akta di Bawah Tangan dalam Peralihan Hak Atas Tanah”. Jurnal Ilmu Hukum Jurisprudensi, 12(1).

Wicaksono, Bambang. (2020). “Kebebasan Berkontrak vs Kepastian Hukum dalam Pendaftaran Tanah di Indonesia”. Mimbar Hukum, 32(3).

Wulandari, F. (2025). Penyelesaian Konflik Warisan Secara Shuluh Oleh Masyarakat Di Kantor Desa Pandan Wangi Kecamatan Jerowaru. Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram, 17(2), 229-253.