SYNTHESIS AND CHARACTERIZATION OF SILICA USING RICE HUSK WASTE WITH MODIFIED REAGENTS
DOI:
https://doi.org/10.20414/spin.v7i2.14343Keywords:
Reagent Modification, Rice Husk, Silica SynthesisAbstract
Synthesize and characterize silica using the sol-gel method from rice husk waste by varying acid reagents, as an effort to utilize agricultural waste in a sustainable and environmentally friendly manner. Rice husks were combusted at 800°C to obtain silica-rich ash, then extracted with 1N NaOH to form sodium silicate. Silica precipitation was carried out using acetic acid, hydrochloric acid, and citric acid until a neutral pH was achieved. The synthesized silica was characterized by FTIR spectroscopy, moisture content, and humidity testing. Results indicated that acid variation significantly influenced silica properties. Silica produced with citric acid exhibited the lowest moisture content (0.0842%) and the most stable humidity (62%), indicating a compact structure and high purity. In contrast, silica obtained with HCl showed the highest moisture content (0.3212%) and humidity up to 95%, suggesting a porous and hygroscopic structure. FTIR spectra confirmed these findings through differences in –OH and Si–O–Si band intensities. Therefore, citric acid is the most effective reagent for producing high-quality and eco-friendly silica.
ABSTRAK
Penelitian ini berfokus pada sintesis dan karakterisasi silika dari limbah sekam padi melalui metode sol-gel dengan variasi pereaksi asam sebagai upaya pemanfaatan limbah pertanian berkelanjutan. Sekam padi dibakar pada suhu 800°C untuk menghasilkan abu silika, lalu diekstraksi menggunakan larutan NaOH 1N membentuk natrium silikat. Presipitasi dilakukan menggunakan asam asetat, asam klorida, dan asam sitrat hingga pH netral. Karakterisasi meliputi analisis FTIR, kadar air, dan kelembaban. Hasil menunjukkan variasi pereaksi asam memengaruhi sifat silika yang diperoleh. Silika dengan asam sitrat memiliki kadar air terendah (0,0842%) dan kelembaban paling stabil (62%), menandakan struktur lebih kompak dan murni. Sebaliknya, silika dengan HCl menunjukkan kadar air tertinggi (0,3212%) serta kelembaban hingga 95%, mengindikasikan sifat berpori dan higroskopis. Data FTIR memperkuat temuan ini melalui varias i intensitas pita –OH dan Si–O–Si. Dengan demikian, asam sitrat dinilai paling efektif menghasilkan silika berkualitas tinggi sekaligus ramah lingkungan.
Downloads
References
Arief, M. D., Utami, H. H., Salawali, R. T., Ramadhan, A. F., Hasmarini, & Windi. (2025). Synthesis of silica from rice husk waste using NaOH as a reagent. Innovative, 5, 814–821. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6
Fathurrahman, M., Taufiq, A., Widiastuti, D., & Hidayat, F. D. F. (2020). Sintesis dan karakterisasi silika gel dari abu tongkol jagung sebagai adsorben ion logam Cu(II). Jurnal Kartika Kimia, 3(2), 89–95. https://doi.org/10.26874/jkk.v3i2.66
Kirk, R. E., Othmer, D. F., Grayson, M., & Eckroth, D. (2004). Encyclopedia of chemical technology (Vol. 5). Wiley.
Kristianingrum, S., Siswani, E. D., & Fillaeli, A. (2011). Pengaruh jenis asam pada sintesis silika gel dari abu bagasse dan uji sifat adsorptifnya terhadap ion logam tembaga (II). Dalam Prosiding Seminar Nasional Kimia Universitas Negeri Yogyakarta (hlm. 281–292). Universitas Negeri Yogyakarta.
Meliyana, R. C., & Handayani, L. (2019). Sintesis nano silika dari abu sekam padi dengan metode sol-gel. Dalam Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu Universitas Asahan Ke-3 (hlm. 800–807). Universitas Asahan.
Prameswara, G., Diana, S., & Amalia, R. (2023). Studi kinetika ekstraksi silika dari abu sekam limbah penggilingan padi pada Kabupaten Gowa. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(4), 974–979. https://doi.org/10.14710/jil.21.4.974-979
Pujotomo, I. (2017). Potensi pemanfaatan biomassa sekam padi untuk pembangkit listrik melalui teknologi gasifikasi. Energi & Kelistrikan, 9(2), 1–23. https://doi.org/10.33322/energi.v9i2.44
Putri, R., Mulyawan, R., Nurlaila, R., & Malikussaleh, U. (2022). Karakteristik silika dari sekam padi berdasarkan variasi waktu dan suhu pembakaran. Dalam Prosiding Seminar Nasional Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh (hlm. 906–911). Universitas Malikussaleh.
Riza, M., Fachraniah, F., & Syafruddin, S. (2022). Pembuatan silika gel dari abu sekam padi dengan pereaksi asam kuat dan asam lemah menggunakan variasi jumlah abu silikat. Jurnal Teknologi, 22(2), 55. https://doi.org/10.30811/teknologi.v22i2.3116
Rosmiyani, T., Sari, T. K., Alizar, A., & Mulia, M. (2023). Metode sol-gel untuk mengekstraksi silika dari abu sekam padi. Periodic, 12(3), 67. https://doi.org/10.24036/periodic.v12i3.118458
Sholikha, I., Friyatmoko, W. K., Dewi, E., & Utami, S. (1972). Sintesis dan karakterisasi silika gel dari limbah abu sekam padi (Oryza sativa) dengan variasi konsentrasi pengasaman. Jurnal Teknologi, 1–13. http://dx.doi.org/10.30811/teknologi.v22i2.3116
Utari, N. P. S. N., Sudiarta, I. W., & Suarya, P. (2020). Sintesis dan karakterisasi silika gel dari abu vulkanik Gunung Agung melalui teknik sol-gel. Jurnal Kimia, 14(1), 30. https://doi.org/10.24843/jchem.2020.v14.i01.p06
Yudhistira, H., W. K., & Hidayarto, A. (2011). Kajian dampak kerusakan lingkungan akibat kegiatan Gunung Merapi. Jurnal Ilmu Lingkungan, 9(2), 76–84. https://doi.org/10.14710/jil.9.2.76-84
Yusrin, A. F., Susatyo, E. B., & Mahatmanti, F. W. (2014). Perbandingan kemampuan silika gel dari sabut kelapa dan abu sekam padi untuk menurunkan kadar logam Cd²⁺. Jurnal MIPA, 37(2), 105–114. https://doi.org/10.33369/atp.v2i1.4709
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




