From training to practice: A community-based mentoring model for implementing Kurikulum Merdeka

Authors

  • Ega Gradini Institut Agama Islam Negeri Takengon, Takengon, Indonesia
  • Putri Wulan Dhari Institut Agama Islam Negeri Takengon, Takengon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.20414/transformasi.v21i1.13153

Keywords:

kurikulum merdeka, community-based participatory research, teacher autonomy, student-centered learning, mentoring model

Abstract

[Bahasa]Kurikulum Merdeka sangat penting karena mengedepankan otonomi guru dan pembelajaran yang berpusat pada siswa, namun kerangka kerjanya yang bersifat terbuka sering kali menimbulkan tantangan dalam penerapannya secara konsisten di tingkat sekolah. Untuk mengatasi masalah ini, inisiatif pengabdian masyarakat ini berupaya mengembangkan dan menilai model pendampingan berbasis masyarakat dengan menggunakan pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR). Tujuannya adalah untuk menciptakan kerangka kerja yang terukur yang secara efektif mendukung guru dan pemimpin sekolah saat mereka menerjemahkan prinsip-prinsip kurikulum ke dalam praktik di kelas. Proses ini melibatkan sesi pendampingan kolaboratif di mana para pemimpin sekolah dipandu dalam merancang Kurikulum Operasional Madrasah (KOM), sementara para guru menerima dukungan langsung dalam mengembangkan rencana pelajaran, membuat alat penilaian, dan melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil Alamin (P5RA). Umpan balik yang berulang dan diskusi reflektif memastikan bahwa proses pendampingan bersifat adaptif terhadap kebutuhan peserta, menumbuhkan rasa kepemilikan dan mendorong praktik pedagogi yang berkelanjutan. Model ini menunjukkan keefektifannya di dua sekolah menengah pertama Islam, di mana Sekolah B secara konsisten mengungguli Sekolah A dalam hal perencanaan, pengajaran, dan penilaian. Selain itu, sesi refleksi kolaboratif secara khusus meningkatkan efikasi diri guru, dengan 92% peserta menyatakan peningkatan kepercayaan diri dalam kemampuan mereka untuk mengimplementasikan kurikulum. Pendekatan pendampingan ini juga menghasilkan peningkatan partisipasi aktif siswa sebesar 25%, yang mengindikasikan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterlibatan siswa di kelas. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan yang terstruktur dan berbasis masyarakat dapat menjembatani kesenjangan antara pelatihan teoritis dan penerapan praktis, menawarkan kepada para pemangku kepentingan pendidikan sebuah kerangka kerja yang kuat untuk mengubah kegiatan pelatihan yang terisolasi menjadi komunitas praktik yang berkelanjutan.

Kata kunci: kurikulum merdeka, penelitian partisipatif berbasis masyarakat, otonomi guru, pembelajaran yang berpusat pada siswa, model pendampingan

[English]: Kurikulum Merdeka is highly significant because it prioritizes teacher autonomy and student-centered learning, yet its open-ended framework often poses challenges for consistent implementation at the school level. To address these issues, this community service initiative sought to develop and assess a community-based mentoring model using a Community-Based Participatory Research (CBPR) approach. The goal was to create a scalable framework that effectively supports teachers and school leaders as they translate the curriculum's principles into actual classroom practices. The process involved collaborative mentoring sessions in which school leaders were guided in designing the Kurikulum Operasional Madrasah (KOM). At the same time, teachers received hands-on support in developing lesson plans, crafting assessment tools, and implementing Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil Alamin (P5RA) projects. Iterative feedback and reflective discussions ensured that the mentoring process was adaptive to participants' needs, cultivating a sense of ownership and fostering sustainable pedagogical practices. The model demonstrated its effectiveness across two Islamic junior high schools, where School B consistently outperformed School A in planning, instruction, and assessment. Moreover, collaborative reflection sessions notably enhanced teacher self-efficacy, with 92% of participants expressing increased confidence in their ability to implement the curriculum. This mentoring approach also resulted in a 25% rise in active student participation, indicating a significant boost in classroom engagement. The findings suggest that structured, community-driven mentoring can bridge the gap between theoretical training and practical application, offering educational stakeholders a robust framework for transforming isolated training events into enduring communities of practice.

Keywords: kurikulum merdeka, community-based participatory research, teacher autonomy, student-centered learning, mentoring model

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisyah, A., Helviana, H., & Ramdan, A. (2025). Antara Kertas dan Realita?: Penilaian Autentik dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pedagogi & Teknologi (Jiptek), 3(2), 56–65. https://doi.org/10.70217/jiptek.v3i2.288

Ali, A. D. A., & Adel, L. A. (2020). The impact of mentoring program on in-service teachers’ perceptions and self-efficacy. ???? ???? ??????? ?? ?????? ????????, 44(4), 13-48.?

Aliyah, A., Sari, D. P., & Warlizasusi, J. (2024). Analisis Permasalahan dan Kebutuhan Pelatihan Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar (Studi Pada Guru PAI SDIT Annajiyah Lubuklinggau) [Pascasarjana IAIN Curup]. https://e-theses.iaincurup.ac.id/5897/

Almarisi, A. (2023). Kelebihan dan Kekurangan Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Sejarah dalam Perspektif Historis. MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, Dan Ilmu-Ilmu Sosial, 7(1), 111–117. https://doi.org/10.30743/mkd.v7i1.6291

Almulla, M. A. (2020). The effectiveness of the Project-Based Learning (PBL) Approach as a Way to Engage Students in Learning. Sage Open, 10(3), 1–15. https://doi.org/10.1177/2158244020938702

Alsubaie, M. A. (2016). Curriculum Development: Teacher Involvement in Curriculum Development. Journal of Education and Practice, 7(9), 106–107. https://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1095725.pdf

Annisah, S., Wildaniati, Y., Andrian, F., Madkur, A., Sujana, S., Imeilda, Y., Febriyanti, A., & Naimah, R. (2024). Pendampingan Penguatan Kemampuan Melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru Madrasah Ibtidaiyah. DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 65–72. https://doi.org/10.32332/dedikasi.v6i1.8891

Arifin, J., & Hanif, M. (2024). Manajemen Program Komunitas Belajar Sekolah untuk Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(3), 1421–1432. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i3.1112

Aufa, A., Ardina, K., Buti Sarma, S., Iga Nailah Aulia Br, L., Nur, A., & Wafi, H. (2024). Urgensi Perubahan Kurikulum K13 dengan Kurikulum Merdeka Serta Pengaruhnya di SDN 064037 Medan Tembung. Perspektif: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Bahasa, 2(3), 68–75. https://doi.org/10.59059/perspektif.v2i3.1453

Azzarkasyi, M. (2024). Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Fisika di Sekolah Menengah Atas. Journal of Technology and Literacy in Education, 3(2), 117–123. https://jurnal.serambimekkah.ac.id/index.php/jtle/article/view/2999

Bandura, A. (2014). Self-Efficacy Mechanism in Psychobiologic Functioning. In Self-Efficacy (pp. 355–394). Taylor & Francis.

Bulqis, D. B. Q. (2023). Persepsi Guru Terhadap Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti (BP) di Sekolah Penggerak SMPN 1 Kemang Bogor. Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Cahayani, A., Widiasari, N., & Gunawan, A. S. (2023). Pembelajaran yang Berpusat pada Peserta Didik Melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 16(2), 123–130. https://doi.org/10.24832/jpkp.v16i2.780

Chang, Y., Choi, J., & ?en-Akbulut, M. (2024). Undergraduate Students' Engagement in Project-Based Learning with An Authentic Context. Education Sciences, 14(2), 168. https://doi.org/10.3390/educsci14020168

Coombe, C. M., Schulz, A. J., Brakefield-Caldwell, W., Gray, C., Guzman, J. R., Kieffer, E. C., Lewis, T., Reyes, A. G., Rowe, Z., & Israel, B. A. (2020). Applying Experiential Action Learning Pedagogy to an Intensive Course to Enhance Capacity to Conduct Community-Based Participatory Research. Pedagogy in Health Promotion, 6(3), 168–182. https://doi.org/10.1177/2373379919885975

Damiati, M., Junaedi, N., & Asbari, M. (2024). Prinsip Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Journal of Information Systems and Management (JISMA), 3(2), 11–16. https://doi.org/10.4444/jisma.v3i2.922

Darling-Hammond, L., Cobb, V., & Bullmaster, M. (2021). Professional Development Schools as Contexts for Teacher Learning and Leadership 1. In Organizational learning in schools (pp. 149–175). Taylor & Francis. https://doi.org/10.1201/9781003077459-9

Dendodi, D., Nurdiana, N., Astuti, Y. D., Aunurrahman, A., & Warneri, W. (2024). Dampak dan Tantangan terhadap Transformasi Kurikulum di Satuan Pendidikan. Journal of Education Research, 5(2), 1071–1080. https://doi.org/10.37985/jer.v5i2.960

Ervia, E., Harahap, R. D., & Chastanti, I. (2024). Analisis Perkembangan Kurikulum Biologi dari Kurikulum 1984 Sampai dengan Kurikulum Merdeka. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(1), 927–936. https://doi.org/10.58230/27454312.491

Fauzi, A., Putri, N. N., Nisa, A. C., Rohmah, A. Q., Daroja, F. Z., Ronan, H. A., Ningsih, I. S., Ainiyah, M., Fitri, V. A., & Shalsabila, S. (2023). Penguatan Masyarakat Literasi Melalui Komunitas Literasi “Karsa” Dengan Pendekatan Community Based Participatory Research (Cbpr). As-Sidanah?: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 163–176. https://doi.org/10.35316/assidanah.v5i1.163-176

Gumilar, G., Rosid, D. P. S., Sumardjoko, B., & Ghufron, A. (2023). Urgensi Penggantian Kurikulum 2013 menjadi Kurikulum Merdeka. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 5(2), 148–155. https://doi.org/10.36232/jurnalpendidikandasar.v5i2.4528

Habibullah, J. A., Norvaizi, I., Eka, D., & Dewi, C. (2025). Implementasi Mixed Methods dalam Penelitian Pendidikan?: Konsep dan Aplikasinya. Peradaban Journal of Interdisciplinary Educational Research, 3(1), 17–31. https://doi.org/10.59001/pjier.v3i1.245

Hadiawati, N. M., Prafitasari, A. N., & Priantari, I. (2024). Pembelajaran Teaching at the Right Level sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Teknologi Pendidikan, 1(4), 1–8. https://doi.org/10.47134/jtp.v1i4.95

Handa, M.C. (2019). Leading differentiated learning for the gifted. Roeper Review, 41(2), 102–118. https://doi.org/10.1080/02783193.2019.1585213

Heriyanto, H. (2018). Thematic Analysis sebagai Metode Menganalisa Data untuk Penelitian Kualitatif. Anuva, 2(3), 317–324. https://doi.org/10.14710/anuva.2.3.317-324

Indah, R. (2021). Freire, dialogic feedback, and power issues: An authoethnography. Current Issues in Comparative Education, 23(2).

Israel, B. A., Lachance, L., Coombe, C. M., Lee, S.-Y. D., Jensen, M., Wilson-Powers, E., Mentz, G., Muhammad, M., Rowe, Z., & Reyes, A. G. (2020). Measurement approaches to partnership success: Theory and methods for measuring success in long-standing community-based participatory research partnerships. Progress in Community Health Partnerships: Research, Education, and Action, 14(1), 129–140.

Juandi, D. (2018). The Development of Student Teacher Professional and Pedagogical Competencies Through Workshop Subject Specific Pedagogy: A Cyclic Model for Teacher Professional Education. Jurnal Pengajaran MIPA: Journal of Mathematics and Science Teaching, 23(2), 1–10. https://doi.org/https://doi.org/10.18269/jpmipa.v23i2.15482

Kurniawan, A., Sanapiah, S., & Mursali, S. (2024). Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Program Pendidikan Guru Penggerak: Pendekatan Coaching dan Mentoring. Bakti Sekawan?: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 18–24. https://doi.org/10.35746/bakwan.v4i1.549

Lestari, P. D. J. P., Bahrozi, I., & Yuliana, I. (2023). Kompetensi Pedagogik Guru dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Jurnal Review Pendidikan Dasar?: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitian, 9(3), 153–160. https://doi.org/10.26740/jrpd.v9n3.p153-160

Maghfirah, N. (2024). Impacts and Challenges In The Implementation of The Merdeka Belajar Policy at SDN 2 Sengkang , Wajo Regency Kebijakan Belajar Merdeka di SDN 2. Mandat: Journal of Politics, Government, and Public Administration, 1(1), 53–68. https://jurnal.budhimulia.com/index.php/mandat/article/view/12

Makrif, M., Sari, N., Muhardini, S., Ratu, T., & Erfan, M. (2023). Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Guru SDN 1 Banyumulek Tahun 2023. Jurnal Warta Desa (JWD), 5(3), 202–212. https://doi.org/10.29303/jwd.v5i3.283

Muhardini, S., Sudarwo, S., Anam, K., Bilal, A. I., Mayasari, D., Haifaturrahmah, H., Winata, A., Haeruni, H., Husnah, A., Pratiwi, N. M. S., Nurjannah, N., Hidayanti, N., Fitri, R., Susilawati, S., Milandari, B. D., & Ibrahim, I. (2023). Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Pengembangan Perangkat Pembelajaran Di Gugus 5 Kota Mataram. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(2), 839–843. https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i2.14580

Mullen, C. A., & Fallen, M. S. (2022). "Navigating Uncharted Waters": New Teacher Mentoring and Induction. Research in Educational Administration and Leadership, 7(4), 751–785. https://doi.org/10.30828/real.1165667

Nafi’ah, J., Dukan Jauhari, F., & Siti, M. (2023). Karakteristik Pembelajaran Pada Kurikulum Merdeka Belajar Di MI. Jurnal Auladuna, 5(1), 1–12. https://doi.org/10.62097/ad.v5i1.1248

Pertiwi, A. D., Nurfatimah, S. A., & Hasna, S. (2022). Menerapkan Metode Pembelajaran Berorientasi Student Centered Menuju Masa Transisi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 8839–8848. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i2.3780

Rahmadhani, D.D., Hazimah, G. F., Parameswara, M. C., Fatimah, S., & Prihantini. (2023). Analisis Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 6(4), 1688–1692. https://doi.org/10.31004/jrpp.v6i4.20971

Rosidah, C. T., Pramulia, P., & Susiloningsih, W. (2021). Analisis Kesiapan Guru Mengimplementasikan Asesmen Autentik Dalam Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(01), 87–103. https://doi.org/10.21009/JPD.012.08 ANALISIS

Salsinha, C. N., Murwaningtyas, C. E., Rudhito, M. A., Julie, H., Stanislaus, A., Nahak, S., & Bete, H. (2024). Pelatihan Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Guru-guru Matematika di Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 204–214. https://doi.org/10.31604/jpm.v7i1

Silva, A. Da, Hariyati, N., Karwanto, K., Khamidi, A., & Wulandari, A. (2025). Penerapan Coaching dan Mentoring dalam supervisi Akademik sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Guru. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(3), 2680–2686. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i3.7225

Sucipto, S., Sukri, M., Patras, Y. E., & Novita, L. (2024). Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Systematic Literature Review. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 12(1), 277–287. https://doi.org/10.20961/jkc.v12i1.84353

Suharyani, S., Suarti, N. K. A., & Astuti, F. H. (2023). Implementasi Pendekatan Teaching At The Right Level (TaRL) dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Numerasi Anak. Jurnal Teknologi Pendidikan?: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pembelajaran, 8(2), 470–479. https://doi.org/10.33394/jtp.v8i2.7590

Suryani, E. (2024). The Development of P5 Interactive Module Based on Sumbawa Local Wisdom in the Implementation of Merdeka Curriculum. Jurnal Profesi Keguruan, 10(2), 92–104.

Susilowati, W. A., Sukartiningsih, W., & Muhimmah, H. A. (2025). Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Peran Komunitas Belajar Intrasekolah dalam Mengoptimalkan Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Dasar. ELSE (Elementary School Education Journal), 9(1), 97–106. https://doi.org/10.30 651/else.v9i1.24927

Tobondo, Y. A. (2024). Challenges and Solutions in the Implementation of Educational Policies in Indonesia: A Literature Analysis of Merdeka Belajar Kampus Merdeka and Teacher Reform. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(1), 1157–1164. https://doi.org/10.62775/edukasia.v5i1.997

Tomlinson, C. A. (2017). Differentiated instruction. In Fundamentals of gifted education (pp. 279–292). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315639987-26

Tupamahu, M. S., Pietersz, I. T., Suryana, C. T. D., Rembang, P. Z., & Atty, A. A. J. (2025). Effectiveness of Professional Development Programs in Indonesia: A Survey of Educators' Perspectives on Training and Support. INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa, 12(1), 112–132. https://doi.org/https://doi.org/10.36232/interactionjournal.v12i1.1645

Yestina, R., Lestari, P., & Ardian Nugraha, D. (2023). Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Melalui Pendampingan Pembelajaran Program Linear Berbantuan Media Metode Community Based Participatory Action Research. Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Pengajaran Matematika, 9(2), 1–8. https://doi.org/10.37058/jp3m.v9i2.

Zoutendijk, N., & Mpisi, A. (2022). Mentorship programmes in public primary schools: Beginner teachers' perspectives. International Journal of Scientific Research and Management (IJSRM), 10(1), 2147–2158. https://doi.org/10.18535/ijsrm/v10i1.el09

Zulaiha, S., Meisin, M., & Meldina, T. (2023). Problematika guru dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar. Terampil: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 9(2), 163–177. https://doi.org/10.24042/terampil.v9i2.13974

Downloads

Published

2025-06-30