Training on recycling waste into marketable products at the “Taman Resik Lestari central waste bank and Sanggar Pawuhan” Bantul

Authors

  • Trio Ardhian Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta, Indonesia
  • Heri Maria Zulfiati Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta, Indonesia
  • Azfa Mutiara Ahmad Pabulo Universitas Mercu Buana, Yogyakarta, Indonesia
  • Elyas Djufri Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.20414/transformasi.v21i2.14278

Keywords:

recycling training, waste banks, creativity, simple technology, public awareness

Abstract

[Bahasa]: Sampah merupakan salah satu persoalan lingkungan mendesak di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bantul, yang hingga kini masih didominasi praktik pengumpulan dan pemilahan sederhana tanpa memberikan nilai tambah ekonomi. Program pengabdian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan keterampilan dan kreativitas mitra dalam mendaur ulang sampah menjadi produk inovatif bernilai jual tinggi, (2) memberikan akses pada teknologi sederhana untuk mendukung efisiensi produksi, dan (3) meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, aksi, observasi, dan refleksi secara partisipatif. Mitra kegiatan, yaitu Bank Sampah Induk “Taman Resik Lestari” dan Sanggar Pawuhan Kelola Sampah Jadi Berkah, terlibat aktif sejak tahap identifikasi permasalahan dan kebutuhan pelatihan, pelaksanaan pelatihan daur ulang, penggunaan teknologi sederhana, hingga evaluasi hasil dan perumusan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan mitra, khususnya keterampilan teknis dan kreativitas dalam mengolah plastik bekas menjadi produk kalung dengan variasi desain, anyaman, dan warna yang lebih estetik. Akses terhadap teknologi sederhana seperti mesin pencacah plastik dan alat cetak manik-manik berhasil meningkatkan efisiensi produksi, ditandai dengan waktu pengerjaan yang lebih singkat, kualitas produk yang lebih baik, dan kapasitas produksi yang meningkat dua kali lipat. Temuan utama dari program ini adalah terbentuknya ekosistem pengelolaan sampah berbasis komunitas yang tidak hanya menekankan pada aspek teknis produksi, tetapi juga mencakup pemberdayaan sosial, dukungan kelembagaan, dan strategi pemasaran digital. Implikasi dari kegiatan ini adalah perlunya replikasi model pelatihan dan pemberdayaan ini di komunitas lain sebagai upaya memperkuat ekonomi sirkular berbasis masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian SDG 12 tentang konsumsi dan produksi berkelanjutan serta SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Kata Kunci: pelatihan daur ulang, bank sampah, kreativitas, teknologi sederhana, kesadaran masyarakat

[English]: Waste is a major environmental challenge in Indonesia, including Bantul Regency, where waste management remains dominated by basic collection and sorting with limited economic value. This community service programme aims to (1) improve partners’ skills and creativity in recycling waste into marketable products, (2) provide access to simple technologies to enhance production efficiency, and (3) increase public awareness of sustainable waste management. The programme applied a Participatory Action Research (PAR) approach through iterative stages of planning, action, observation, and reflection. Partners, namely the “Taman Resik Lestari” Central Waste Bank and Sanggar Pawuhan Kelola Sampah Jadi Berkah, were actively involved from problem identification and training design to implementation and evaluation. The results show significant improvements in partners’ technical skills and creativity in producing recycled plastic necklaces with better designs and colour variations. The use of simple technologies, including plastic shredders and bead-moulding tools, reduced production time, improved product quality, and doubled production capacity. Overall, the programme contributed to the development of a community-based waste management ecosystem that integrates technical, social, and economic empowerment, supporting SDG 12 and SDG 8.

Keywords: recycling training, waste banks, creativity, simple technology, public awareness

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdillah, A., Widianingsih, I., Buchari, R. A., & Nurasa, H. (2024). Trends community-based waste management practice through waste bank in Indonesia: Towards local environmental resilience. Local Environment, 29(8), 1004–1007. https://doi.org/10.1080/13549839.2024.2353043

Asgari, A., & Asgari, R. (2021). How circular economy transforms business models in a transition towards circular ecosystem: The barriers and incentives. Sustainable Production and Consumption, 28, 566–579. https://doi.org/10.1016/j.spc.2021.06.020

Atmojo, M. E., Mutmainah, N. F., & Pratiwi, V. P. (2022). Penguatan Kelembagaan dan Peningkatan Kualitas SDM dalam Pengelolaan Sampah. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 7 (Special-1), 178–186. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v7iSpecial-1.2445

Aulia, W., Santosa, I., Drsas, M. I., & Nugraha, A. (2025). Aligning Local Conditions with Innovative Waste Solutions: A Study on Community Adoption in Indonesia. Journal of Posthumanism, 5(5). https://doi.org/10.63332/joph.v5i5.1346

Bilderback, S. (2024). Integrating training for organizational sustainability: The application of Sustainable Development Goals globally. European Journal of Training and Development, 48(7/8), 730–748. https://doi.org/10.1108/EJTD-01-2023-0005

Dewi, Y. S. C., & Harsono, D. (2024). Implementation Of Bantul Bersih Sampah Tahun 2025 (Bantul Bersama) In Bantul District. Journal of Public Policy and Administration Research, 2(5), 13. https://doi.org/10.21831/joppar.v2i5.22419

Fitriani, A., Windusari, Y., & Putri, W. A. E. (2024). Community-Based Waste Management in The Township PT. Bukit Asam, Tanjung Enim, Indonesia. Indonesian Journal of Environmental Management and Sustainability, 8(2), 71–81. https://doi.org/10.26554/ijems.2024.8.2.71-81

Irawansyah, A., Ani Agus Puspawati, & Prihantika, I. (2025). Governance Community Empowerment Through the EMAK.ID Waste Bank Program in Bandar Lampung City. Journal Governance Bureaucratic Review, 2(1), 56–65. https://doi.org/10.31629/jgbr.v2i1.7472

Joleha, J., Cintami, A. A., Syamsudin, A. N., Azizi, F., Septiani, H. C., Nisa, K., Aini, N. H., Lubis, P. N. S., Julita, R. D., Pratama, S. G., & Pratama, T. H. C. (2024). Strengthening community participation in waste management through education and innovation. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 9(4), 990–1002. https://doi.org/10.26905/abdimas.v9i4.14285

Kaliongga, A., Iriani, A., & Mawardi, M. (2023). Reintegrasi dan Kontekstualisasi Kearifan Lokal Sintuwu Maroso: Upaya Menjawab Tantangan Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0 Menuju Society 5.0. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 2, 117–127. https://doi.org/10.24246/j.js.2023.v13.i2.p117-127

Khoiruman, M., Ningrum, N. L., Satriyo, G., Istiari, N. R., Pratiwi, Y. M., Irawan, D. H., Rohman, S., Suwarso, S., Janoko, J., Ahmad, F., & Nurdian, Y. H. (2024). Penyuluhan dan Pelatihan Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik Menjadi Berkah di Dusun Gunung Remuk Ketapang Kalipuro Banyuwangi. Journal Of Human And Education (JAHE), 4(4), 193–201. https://doi.org/10.31004/jh.v4i4.1201

Konietzko, J., Bocken, N., & Hultink, E. J. (2020). A Tool to Analyze, Ideate and Develop Circular Innovation Ecosystems. Sustainability, 12(1), 417. https://doi.org/10.3390/su12010417

Lazuardi, S., Herdiansyah, H., Olatunji, R., Agustina, H., & Utari, D. (2023). The driving factor for raising urban community awareness in waste management, to reduce waste during the COVID-19 pandemic. Spatium, 50, 55–65. https://doi.org/10.2298/SPAT230615011L

Majid, S., Zhang, X., Khaskheli, M. B., Hong, F., King, P. J. H., & Shamsi, I. H. (2023). Eco-Efficiency, Environmental and Sustainable Innovation in Recycling Energy and Their Effect on Business Performance: Evidence from European SMEs. Sustainability, 15(12), 9465. https://doi.org/10.3390/su15129465

Nurhayati, E., & Nurhayati, S. (2023). Community waste management education: Strategies and impacts. Jurnal Dimensi, 12(3), 677–686. https://doi.org/10.33373/dms.v12i3.5582

Simondinata, G., Widjaja, R., & Ciawi, H. (2025). Empowering Local Communities Through Circular Economy: Transforming Cement Paper Waste into Eco-Friendly Packaging and Handicrafts. Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 508–518. https://doi.org/10.55824/jpm.v4i3.572

Sulistiyani, R. (2022). Pelatihan Daur Ulang Sampah Botol Plastik Sebagai Media Pembelajaran Pengelolaan Sampah Dan Kreativitas. Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS, 1(1), 10–21. https://doi.org/10.35960/pimas.v1i1.736

Suwerda, B., Sudibiyakto, S., & Kurniawan, A. (2018). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Masyarakat dalam Mengelola Sampah Berbasis Bank Sampah di Kabupaten Bantul. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 9(3), 100–104. https://doi.org/10.29238/sanitasi.v9i3.762

Sya’diyah, S., Pranoto, & Utami, T. (2025). Effectiveness of waste bank management in Kapanewon Bantul. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1489(1), 012055. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1489/1/012055

Thakur, P., & Wilson, V. H. (2023). Circular innovation ecosystem: A multi-actor, multi-peripheral and multi-platform perspective. Environment, Development and Sustainability, 26(6), 14327–14350. https://doi.org/10.1007/s10668-023-03196-y

Trevisan, A. H., Castro, C. G., Gomes, L. A. V., & Mascarenhas, J. (2022). Unlocking the circular ecosystem concept: Evolution, current research, and future directions. Sustainable Production and Consumption, 29, 286–298. https://doi.org/10.1016/j.spc.2021.10.020

Yandri, P., Budi, S., & Putri, I. A. P. (2023). Waste sadaqah: A new community-based waste-management practice in Java, Indonesia. Sustainability: Science, Practice and Policy, 19(1), 2212510. https://doi.org/10.1080/15487733.2023.2212510

Downloads

Published

2025-12-31