ANALISIS YURIDIS PERJANJIAN PISAH HARTA SEBELUM PERKAWINAN SEBAGAI INSTRUMEN PERLINDUNGAN EKONOMI DALAM PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA DI INDONESIA

Main Article Content

Rinaldin
Lila Alwyah
Gazali
Muhammad Mutawali

Abstract

Perjanjian pisah harta atau perjanjian pranikah adalah suatu perangkat hukum yang mengatur hak serta kewajiban ekonomi antara calon suami dan istri sebelum pernikahan dilaksanakan. Penelitian ini mengkaji permasalahan mendasar dalam hukum keluarga Indonesia, yakni sejauh mana perjanjian pisah harta dapat memberikan perlindungan hukum terhadap kepentingan ekonomi kedua pihak dan bagaimana kerangka hukum yang berlaku mengatur perjanjian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji landasan yuridis dari perjanjian pisah harta di Indonesia, menilai efektivitasnya sebagai instrumen perlindungan ekonomi, dan mengidentifikasi hambatan hukum dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif melalui pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Bahan hukum primer diperoleh dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata), Kompilasi Hukum Islam (KHI), serta putusan Mahkamah Konstitusi yang relevan. Adapun bahan hukum sekunder mencakup jurnal hukum, buku, serta putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian pisah harta di Indonesia diatur dalam Pasal 29 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Pasal 139–154 KUH Perdata, dan diakui sebagai instrumen hukum yang sah dalam melindungi kepentingan ekonomi masing-masing pihak. Namun, beberapa hambatan masih ditemukan, antara lain rendahnya kesadaran masyarakat, interpretasi yudisial yang formalistik, dan inkonsistensi dalam praktik kenotariatan. Penelitian ini juga menemukan bahwa Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015 telah memperluas cakupan perjanjian pisah harta sehingga dapat dibuat selama perkawinan berlangsung, yang semakin memperluas perlindungan ekonomi untuk pasangan suami istri di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

Afifa, Erina Nur, and Dwi Aryanti Ramadhani. “Penyelesaian Sengketa Pemisahan Harta Bersama Setelah Dibuatnya Perjanjian Kawin Dalam Masa Perkawinan.” JURNAL USM LAW REVIEW 8, no. 3 (December 15, 2025): 2314–31. https://doi.org/10.26623/JULR.V8I3.12993.

Agustine, Oly Viana. “Politik Hukum Perjanjian Perkawinan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015 Dalam Menciptakan Keharmonisan Perkawinan.” Jurnal Rechtsvinding: Media Pembinaan Hukum Nasional 6, no. 1 (May 29, 2017): 53–67. https://doi.org/10.33331/RECHTSVINDING.V6I1.121.

Almakki, H. M. Arsyad. “Stigma Sosial Dan Hambatan Normatif Terhadap Implementasi Perjanjian Pra-Nikah Di Indonesia Telaah Hukum Islam Dan Hukum Positif.” Jurnal Psikososial Dan Pendidikan 1, no. 2 (June 21, 2025): 1326–43. https://doi.org/10.59833/gbxye596.

Amelia, Fuji Nur Rizqi. “Perjanjian Pranikah Dalam Perspektif Islam : Apakah Kafaah Sudah Diatur Sebelumnya ?” Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ) 3, no. 3 (2025): 403–12.

Annur, Cindy Mutia. “75% Kasus Perceraian Di Indonesia Diajukan Pihak Istri.” katadata. Accessed May 24, 2026. https://databoks.katadata.co.id/demografi/statistik/e120450c03592e7/75-kasus-perceraian-di-indonesia-diajukan-pihak-istri.

Batu, Gabe Putra Lumban, and Roida Nababan. “Analisis Yuridis Legalitas Perjanjian Perkawinan Pisah Harta Sebagai Perlindungan Hukum Bagi Pasangan Suami Dan Istri Dalam Proses Perceraian.” JOURNAL OF ADMINISTRATIVE AND SOCIAL SCIENCE 7, no. 1 (January 5, 2026): 68–78. https://doi.org/10.55606/JASS.V7I1.2194.

BeritaSatu. “Sandra Dewi Dan Suami Pisah Harta, Begini Kekuatannya Di Mata Hukum.” Accessed May 28, 2026. https://www.beritasatu.com/nasional/2996188/sandra-dewi-dan-suami-pisah-harta-begini-kekuatannya-di-mata-hukum.

Dainori. “Analisis Yuridis Terhadap Sistem Penyelesaian Sengketa Dalam Ekonomi Syariah.” Tashfir Terateks : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Syariah 2, no. 1 (March 31, 2026): 25–37. https://ejournal.staimsumenep.ac.id/index.php/tashfir/article/view/102.

Dewi, Annisa Candra, Hartono, and Zulkifli. “Tinjauan Yuridis Mengenai Perjanjian Pra-Nikah Dalam Prespektif Hukum Perdata Di Indonesia: A Legal Review of Prenuptial Agreements from a Civil Law Perspective in Indonesia.” Journal of Indonesian Comparative of Syari’ah Law 9, no. 1 (May 3, 2026): 49–62. https://doi.org/10.21111/JICL.V9I1.17.

Fazacholil, M. Ghufron, Rakha Nindya Sugondo, Nabila Noviana Putri Rahmadani, Angelika Rusydina Putri, Laura Ayu Putri Henindra, Dafina Al-Yuan Nurhaliza Putri Setiadin, and Astika Nurul Hidayah. “Perjanjian Pranikah Sebagai Mekanisme Hukum Pengatur Harta Dan Pelindung Hak Pascaperceraian.” Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3, no. 3 (June 26, 2025): 1780–88. https://doi.org/10.61104/ALZ.V3I3.1441.

Firdausi, Ulya Shafa, Dian Rosita, Arina Novitasari, and Maslikan Maslikan. “Harta Benda Dalam Perkawinan.” Politika Progresif : Jurnal Hukum, Politik Dan Humaniora 1, no. 4 (December 31, 2024): 233–44. https://doi.org/10.62383/PROGRES.V1I4.1372.

Hidayah, Nur, and Nurmiati Muhiddin. “Analisis Yuridis Perjanjian Pra Nikah Dan Akibat Hukumnya.” Jurnal Pustaka Cendekia Hukum Dan Ilmu Sosial 1, no. 1 (October 15, 2023): 95–102. https://doi.org/10.70292/PCHUKUMSOSIAL.V1I1.44.

Isnaida, Sri. “Tinjauan Yuridis Perjanjian Kawin (Prenuptial Agreement) Terhadap Perlindungan Harta Bersama Dalam Pailit.” Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 4, no. 2 (April 3, 2026): 6828–38. http://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/AlZayn/article/view/5240.

jamarudin, ade, Imam Sucipto, Didin Komarudin, Ofa Ch Pudin, and Osman bin Md Rasip. “Kedudukan Harta Bersama Dalam Kewarisan Islam (Studi Komparatif Pemikiran Ulama Klasik Dan Praktik Hukum Keluarga Di Indonesia).” Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal Al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram 18, no. 1 (May 13, 2026): 70–85. https://doi.org/10.20414/ALIHKAM.V18I1.15375.

Kharisma, Ayudinda Pilar. “Kedudukan Hukum Kreditor Separatis Atas Jaminan Kebendaan Milik Guarantor Yang Telah Pailit Dalam Kepailitan Debitor Pailit.” PERSPEKTIF: Kajian Masalah Hukum Dan Pembangunan 28, no. 2 (May 25, 2023): 73–82. https://doi.org/10.30742/PERSPEKTIF.V28I2.850.

Mahkamah Agung Republik Indonesia. “Putusan PN SEMARANG Nomor 23/Pdt.Sus-PKPU/2018/PN Niaga Smg .” Accessed May 28, 2026. https://putusan3.mahkamahagung.go.id/direktori/putusan/166edabe555dc5ba11d159dd02646a6a.html.

Masri, Esther, Sri Wahyuni, Jakarta Raya, Jl Raya Perjuangan, Marga Mulya, Bekasi Utara, and Jawa Barat. “Implementasi Perjanjian Perkawinan Sebelum, Saat Dan Sesudah Perkawinan.” Jurnal Kajian Ilmiah 21, no. 1 (January 15, 2021): 111–20. https://doi.org/10.31599/JKI.V21I1.310.

Maulana, Iqbal, Dian Septiandani, Dharu Triasih, and Dhian Indah Astanti. “Implementasi Perjanjian Perkawinan Dan Kepastian Hukum Di Semarang: Implementation of Marriage Agreements and Legal Certainty in Semarang.” Semarang Law Review (SLR) 7, no. 1 (March 31, 2026): 269–88. https://doi.org/10.26623/SLR.V7I1.13558.

Muhammad, Hanifah Salma, Mochamad Dhimas Danindra Putra, and Malik Ibrahim. “Tinjauan Sosiologi Hukum Terhadap Faktor Kegagalan Mediator Dalam Penyelesaian Perkara Perceraian: Studi Kasus Pengadilan Agama Ciamis Tahun 2022.” Al-IHKAM Jurnal Hukum Keluarga Jurusan Ahwal Al-Syakhshiyyah Fakultas Syariah IAIN Mataram 17, no. 1 (June 29, 2025): 1–20. https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/alihkam/article/view/12388.

Munah, Fatma, and Fitra Deni. “Perlindungan Hukum Istri Dalam Kepailitan Suami.” Binamulia Hukum 13, no. 1 (July 28, 2024): 277–88. https://doi.org/10.37893/JBH.V13I1.834.

Muzni, Irfan, and Herinawati. “Analisis Faktor Penyebab Meningkatnya Cerai Gugat Di Mahkamah Syar’iyah Takengon.” JURNAL SULOH: Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh 12, no. 2 (2024): 465–80.

Nugroho, Hibnu. “Kedudukan Taklik Talak Menurut Hukum Fikih Dan Kompilasi Hukum Islam.” Al-Bayyinah 2, no. 1 (December 29, 2018): 73–90. https://doi.org/10.35673/AL-BAYYINAH.V2I1.40.

Pratitis, S A, and Rehulina. “Keabsahan Perjanjian Pra Nikah Dan Akibat Hukumnya Ditinjau Dari Perspektif Hukum.” Jurnal Hukum, Politik Dan Ilmu Sosial 2, no. 2 (2023): 56–73. https://ejurnal.politeknikpratama.ac.id/index.php/jhpis/article/view/1593.

Putri, Amanda Rosalia, Mirtelli Luisa, and Farchan Ramadhan Wansita Adhi. “Perlindungan Harta Dalam Perkawinan Pentingnya Pencatatan Perjanjian Perkawinan Di Indonesia.” Jurnal Panorama Hukum 10, no. 1 (June 30, 2025): 34–44. https://doi.org/10.31933/UNESREV.V6I4.

Rochaeti, Etty. “Analisis Yuridis Tentang Harta Bersama (Gono Gini) Dalam Perkawinan Menurut Pandangan Hukum Islam Dan Hukum Positif.” Jurnal Wawasan Yuridika 28, no. 1 (2015): 650–61. https://doi.org/10.25072/JWY.V28I1.61.

Sabrianti, Yuvirani, Maman Sudirman, and Benny Djaja. “Perlindungan Hukum Terhadap Harta Perkawinan Dengan Pembuatan Akta Perjanjian Pra Nikah Menurut Undang-Undang No. 1 Tahun 1974.” Jurnal Ilmiah Global Education 7, no. 1 (January 31, 2026): 440–49. https://doi.org/10.55681/JIGE.V7I1.4679.

Saiin, Asrizal. “Marriage Agreements in Indonesia: A Comparative Analysis of Civil Law and Islamic Law after the Constitutional Court Decision .” Indonesian Journal of Law and Syariah 1, no. 2 (2025). https://doi.org/10.58524/ijls.v1i2.43.

Salsabila, Nazma Tsania. “Kajian Hukum Islam Tentang Perjanjian Pra Nikah Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Terhadap Harta Perkawinan.” Journal of Syntax Literate 9, no. 11 (November 1, 2024): 6301. https://doi.org/10.36418/SYNTAX-LITERATE.V9I11.50097.

Samsidar, Marilang, and Andi Muhammad Akmal. “Hukum Islam Dalam Perkawinan Di Indonesia: Telaah Sosial Budaya Dan Implikasinya.” Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum Dan Pendidikan 24, no. 1 (June 11, 2025): 62–80. https://doi.org/10.30863/EKSPOSE.V24I1.9517.

Sari, Farida Novita, and Umar Ma’ruf. “Perlindungan Hukum Terhadap Harta Dalam Akta Perjanjian Kawin Yang Dibuat Oleh Notaris Bagi Warga Negara Indonesia Yang Beragama Islam.” Jurnal Akta 4, no. 2 (June 10, 2017): 445529. https://doi.org/10.30659/AKTA.V4I2.1796.

Sriono. “Perjanjian Kawin Sebagai Bentuk Perlindungan Terhadap Harta Kekayaan Dalam Perkawinan.” JURNAL ILMIAH ADVOKASI 4, no. 2 (September 15, 2016): 69–80. https://doi.org/10.36987/JIAD.V4I2.336.

Utami, Safira Maharani Putri, and Siti Nurul Intan Sari Dalimunthe. “Penerapan Teori Keadilan Terhadap Pembagian Harta Bersama Pasca Perceraian.” JURNAL USM LAW REVIEW 6, no. 1 (June 25, 2023): 433–47. https://doi.org/10.26623/JULR.V6I1.6899.

Yosephine Adinda Dwika Sandra, and Anjar Sri Ciptorukmi Nugraheni. “Implikasi Perjanjian Perkawinan Sebagai Perlindungan Harta Bersama Dan Hak Pada Suami Istri Sebagai Pelaku Usaha Persekutuan Komanditer (Cv).” Jembatan Hukum : Kajian Ilmu Hukum, Sosial Dan Administrasi Negara 1, no. 3 (2024): 126–38. https://doi.org/10.62383/jembatan.v1i3.449.

Zuhairoh, Silvia Handayani, Sudiarto Sudiarto, and I Gusti Agung Wisudawan. “Kedudukan Hukum Pisah Harta Antara Suami Dan Istri Dalam Kepailitan.” Commerce Law 2, no. 1 (June 27, 2022). https://doi.org/10.29303/COMMERCELAW.V2I1.1342.