QUALITY OF HAND SOAP WITH ADDITION KITOLOD LEAF EXTRACT (Isotoma longiflora (L.) C. Presi.)

KUALITAS SEDIAAN SABUN CUCI TANGAN DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN KITOLOD (Isotoma longiflora (L.) C. Presi.)

Authors

  • Nurul Azila Romdani Tadris Kimia, Universitas Islam Negeri Mataram
  • Multazam Tadris Kimia, Universitas Islam Negeri Mataram
  • Baiq Ayu Aprilia Mustariani Tadris Kimia, Universitas Islam Negeri Mataram

DOI:

https://doi.org/10.20414/spin.v6i1.8879

Keywords:

Daun Kitolod, Kualitas fisik, Sabun cuci tangan

Abstract

Menggunakan sabun cuci tangan adalah salah satu cara untuk mencegah terjadinya penyakit karena bakteri. Daun kitolod dipercaya mengandung antiseptik alami sebagai zat aktif yang memiliki khasiat antibakteri. Kandungan alkaloid, flavonoid dan saponin pada ekstrak daun kitolod dapat dimanfaatkan sebagai zat aktif pada sabun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak daun kitolod terhadap kualitas sabun cuci tangan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Uji kualitas sediaan sabun cuci tangan yaitu organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, dan tinggi busa. Sampel daun kitolod diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan etanol 96%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan ekstrak daun kitolod mengandung alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin. Hasil uji kualitas organoleptik tertinggi terdapat pada F0 dengan besaran 3,6; 3,85; dan 4 untuk masing-masing uji warna, uji aroma dan tekstur. Berdasarkan uji homogenitas, semua formulasi mengalami homogen, pH tertinggi didapatkan pada F0 yaitu 9,75, uji busa tertinggi didapat pada F3 sebesar 86,12%, viskositas tertinggi didapat pada F0 dengan nilai 16,071 cPs. Kualitas sabun yang didapatkan sudah sesuai dengan standar SNI kecuali pada uji viskositas. Adapun hasil yang didapatkan menunjukkan adanya pengaruh dari konsentrasi ekstrak daun kitolod terhadap kualitas sabun cuci tangan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Gupta, N., Jain, V., Joseph, M. R., & Devi, S. (2020). Asian Journal of Pharmaceutical Research and Development. Asian Jurnal of Pharmaceutical Research and Development. 8(1). 86–93.

Hartono, I. “Bahaya Kandungan Triclosan dan Triclocarban Pada Sabun Antiseptik”, dalam http//www.alomedika.com diakses tanggal 21 Desember 2022, pukul 21.17.

Hasanah, Y. M. M., Yahdi., & Dewi, Y. K. (2020). Studi Komparasi Kualitas dan Daya Antibakteri E. coli Handsoap Berbahan Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle Linn), Daun Sirih Merah (Piper crocatum) dan Daun Sirih Cina (peperomia pellucida), Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia. 2(2). 195.

Korompis, F., Yamlean, P., & Widya Astuti L. (2022). Formulasi dan Uji Efektivitas Antibakteri Sediaan Sabun Cair Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia Calabura L.) Terhadap Bakteri Staphlococcous Epidermis. Pharmacon. 9(1). 31.

Kursia, S., Lebang J. S., & Nursamsiar. (2016). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etilasetat Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus epidermis. Indones J PharmSci Technol. 3(2).

Mangalu, M. A., Henry, E. I., & Suoth, E. J. (2022). Standarisasi Parameter Spesifik Ekstrak Buah Pinang Yaki (Areca vestiaria). Pharmacy Medical Journal. 5(1). 24.

Meigaria, K. M. (2016). Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Aseton Daun kelor (Moringa oleifera). Jurnal Wahana Matematika dan Sains. 10(2). 9.

Permana, A., Aulia, S. D., Azizah, N. N., Ruhdiana., T., Suci, S. E., ..., & Wahyudi., S. A. (2022). Artikel Review: Fitokimia Dan Farmakologi Tumbuhan Kitolod (Isotoma longiflora Presi), Jurnal Buana Farma. 2(3). 23.

Purnama, E. F. (2022). Efektivitas Formulasi Sabun Cuci Tangan Cair Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (piper crocatum Ruiz & Rav) dan Daun Iler (Coleus scutellarioides Linn.) Terhadap Pertumbuhan Mikroba. Skripsi, FST UIN Sunan Ampel Surabaya, Surabaya. 6.

Sapra, A., Khairi, N., Margaretha., Aisyah, A. N., Indrisari, M., Jumaetri., F., Fauziah, N., & Marwati. (2021). Formulasi Sediaan Sabun Cuci Tangan Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) dan Efektifitasnya Sebagai Antiseptik. Journal of Pharmaceutical and Medicinal Sciences. 6(2). 45.

Sarlina. (2017). Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Gel Ektrak Daun Sereh (Cymbopogon nardus L. Rendle) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Penyebab Jerawat. Jurnal Farmasi Galenika. 3(2). 146.

Venna, B. M. (2020). Formulasi Sabun Cair Cuci Tangan Minyak Atsiri Daun Kemangi (Ocimun basilicum L.) dan Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Staphylococcus aureus Secara In Vitro. Skripsi. Program Studi Farmasi , Fakultas Farmasi, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Wiyono, A. E., Herlina, Mahardika, N. S., & Fernanda, C. F. (2020). Karakterisasi Sabun Cair Dengan Variasi Penambahan Ekstrak Tembakau (Nicotiana tabacum L.). Jurnal Agroteknologi. 14(2). 181.

Yasser, M., Ilham Nurdin, & Amri. (2022). Skrining Fitokimia Senyawa Flavonoid, Alkaloid, Saponin, Steroid dan Terpenoid Dari Daun Kopasanda (Chromoloena odorata L.). Prosiding Seminar Nasional Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat.

Downloads

Published

2024-07-13

Most read articles by the same author(s)